Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Kabinet Merah Putih di pemerintahan presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka periode 2024-2029.
Nama Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah nama yang tidak asing lagi di dunia pendidikan Indonesia.
Selama pengabdian Satryo Soemantri Brodjonegoro di dunia pendidikan Indonesia, dia telah menghadapi berbagai masalah dan rintangan dalam usahanya memajukan pendidikan di Indonesia.
Sebagai Direktur Jendral Pendidikan Tinggi atau yang disebut pula Dirjen Dikti, Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi pendidikan Indonesia.
Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah Ketua sekaligus Anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa periode 2018-2023 dan juga Anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa pada Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).
Satryo Soemantri Brodjonegoro mendapatkan gelar Ph.D di bidang teknik mesin dari University of California, Amerika Serikat dan bergabung dengan Institut Teknologi Bandung.
Satryo Soemantri Brodjonegoro lahir dari keluarga yang menggeluti dunia pendidikan.
Satryo Soemantri Brodjonegoro merupakan anak dari Soemantri Brodjonegoro yang pernah menduduki posisi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (1973), membidani lahirnya Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Rektor Universitas Indonesia (1964-1973).
Pengalamannya luas di bidang pendidikan tinggi, yakni dalam hal reformasi dan pembaharuan untuk peningkatan mutu supaya mampu berdaya saing.
Pada tahun 1992, ia dipilih sebagai Ketua Jurusan Teknik Mesin ITB saat mengawali implementasi dari proses self evaluation pada jurusan tersebut. Belakangan, proses ini diadopsi oleh ITB dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Di bawah kepemimpinanya, pembaharuan pendidikan tinggi Indonesia mulai pada Desember 2000 saat institusi pendidikan tinggi yang besar diubah menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN).
Baca: Prof. Dr. Abdul Muti M.Ed.
Satryo Soemantri Brodjonegoro aktif sebagai dosen tamu di bidang teknik mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang dan ITB saat ini.
Sebagai ilmuwan, Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah mengeluarkan berbagai karya tulis ilmiah mencapai lebih dari 99 publikasi.
Satryo Soemantri Brodjonegoro pun pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi atau yang disebut pula Dirjen Dikti pada tahun 1999-2007.
Saat ini Satryo Soemantri Brodjonegoro aktif sebagai dosen tamu di bidang teknis mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang dan ITB.
Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi pendidikan Indonesia.
Di sisi lain dari dilema-dilema yang muncul dalam masa jabatannya sebagai Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Satryo Soemantri Brodjonegoro tidak berhenti berkarya.
Satryo Soemantri Brodjonegoro bergabung dengan tim Japan International Cooperation Agency atau yang lebih dikenal dengan nama JICA, dalam perencanaan gedung fakultas teknik Universitas Hasanudin di Gowa.
Selain Satryo Soemantri Brodjonegoro, dua saudaranya juga aktif di dunia pendidikan.
Irsan Soemantri mengajar di ITB sementara saudara lainnya Bambang Brodjonegoro sempat menjabat sebagai Dekan Fakultas EKonomi UI, Menteri Keuangan, Menteri Ristek dan Menteri Perencanaan/Kepala Bappenas di era Presiden Joko Widodo. (1)(2)(3)(4)
Karier
Bukan hanya tergabung dalam Kementerian Pendidikan, Satryo Soemantri Brodjonegoro pun sempat bergabung dalam tim Japan International Cooperation Agency atau yang lebih dikenal dengan nama JICA, dalam perencanaan gedung fakultas teknik Universitas Hasanudin di Gowa.
Satryo Soemantri Brodjonegoro juga pernah menjabat sebagai Ketua AIPI Periode 2018-2023.
Nama Satryo Soemantri Brodjonegoro ini pun menjadi Anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa AIPI.
Saat ini, Satryo Soemantri Brodjonegoro masih aktif sebagai dosen tamu di bidang teknik mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang dan ITB. (5)
Harta Kekayaan
PENGUMUMAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA
BIDANG : EKSEKUTIF
DATA PRIBADI
1. Nama: SATRYO SOEMANTRI BRODJO- NEGORO
2. Jabatan: DIREKTUR JENDRAL PENDI- DIKAN TINGGI
II. DATA HARTA
A. HARTA TIDAK BERGERAK TANAH & BANGUNAN
Rp. 380.040.000
1. Tanah selum 359 m2, di Kabupaten BANDUNG, yang bera sal dari HASIL SENDIRI, perolehan sahun 1980, NJOP Rp. 57.440.000
2. Tanah seluas 852 m2, di Kabupaten BOGOR, yang berasal dari HASILSENDIRI. persichan tahun 1992, NIOP Rp. 170.400.000
3. Tanah selum 761 m2, di Kolya BANDUNG, yang berasal dari HASILSENDIRI, perokthantahun 1996, NIOP Rp. 152.200.000
b. KAPAL LAUT >10.000 DWT Кр. 0
B. HARTA BERGERAK
ALAT TRANSPORTASI..................................................Rp 240.000.000
1 MOBIL, merk TOYOTA KUANG LSX, tahun pembuatan 1991, yang berasal dan HASIL SENDIRI, perolehan salun 1991, nisi jual Rp. 40.000.000
2. MOBIL, merk TOYOTA KIJANG LEX, tahun pembuatan 1997, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 1997, eilai jual Rp. 80.000.000
3. MOBIL, HONDA CITY EXI, cabun pembuatan 2000, yang berasal dari HASIL, SENDIRI, perolehan tahun 2000, Rp. 120.000.000
b. LOGAM MULIA, BATU MULIA, BARANG-BARANG SENI, BARANG-BARANG ANTIK......................Rp. 30.000.000
1. Yang berasal dei RASIL SENDOLL, peruhan dari tahun 1985
sampai dengan 1990, jual Rp. 30.000.000
c. PETERNAKAN, PERIKANAN, PERKEBUNAN, PERTANIAN KEHUTANAN, PERTAMBANGAN.....................Rp. 0
d. HARTA BERGERAK LAINNYA............................Rp.0
C. Surat Berharga ................Rp. 0
D. Giro dan Setara kas lainnya....................Rp 1.221.935.118 atau USD 193.776
1. Yang berasal dari dengan nilai Rp. 32.901.523
2. Yang berasal dari Hasil Sendiri dengan nilai Rp 785.056.193.USD 7.023
3. Yang berasal dari HIBAH dengan nilai RP. 403.977.402 USD 186.753
E. Piutang ...............Rp 0
Total Harta (II) ...............Rp 1.871.975.118
III. Hutang...................Rp.0
IV. Total Harta Kekayaan (II-III)...............Rp. 1.871.975.118(4)
Profil Singkat
Simak inilah profil singkat Satryo Soemantri Brodjonegoro :
Nama: Satryo Soemantri Brodjonegoro
Tempat Lahir: Delft, Belanda
Tanggal Lahir: 5 Januari 1956
Kepakaran: Mechanical Engineering
Pendidikan Tinggi: Institut Teknologi Bandung, Universitas Tokyo Jepang, University of California Berkeley Amerika Serikat
Jabatan: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (2024-2029)
Karier: Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (1999-2007), Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (2018-2023) (6)
Penghargaan
- Medali Ganesha Bakti Cendekia Utama dari ITB (Maret 2010)
- Bintang tanda jasa The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia (3 November 2016) (7)
Baca berita terkait di sini