Gonzalo tertipu karena ingin menjadi polisi dan berhasil lolos Akademi Kepolisian (Akpol), dengan pelaku penipuan bernama Andi Fatmasari Rahman (AFR).
Ternyata, AFR juga dikenal sebagai dalang unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone pada Juni 2024.
Saat ini, wanita yang dikenal sebagai aktivis antikorupsi tersebut telah ditangkap atas kasus penipuan ini.
Penipuan ini terungkap setelah keluarga Gonzalo melapor ke Polrestabes Makassar pada awal September 2024.
AFR sudah dikenal sebagai sosok kontroversial di lingkungan sekitar, menurut salah satu tetangganya yang meminta namanya dirahasiakan.
"Dia banyak ulah, bahkan pernah dipenjara atas kasus penipuan sebelumnya," kata tetangga tersebut.
Pantauan Tribun Timur pada Rabu (16/10/2024), rumah Andi Fatmasari tampak sepi setelah kasus ini mencuat.
"Hanya ada mobil Alphard yang terparkir, yang setahu saya itu mobil sewaan," ungkap tetangganya.
Dia juga tidak merasa kaget atas kasus yang menjerat aktivis tersebut.
"Saya tidak kaget, karena dari dulu dia dikenal dengan gaya hidup hedonis dan tidak memiliki pekerjaan tetap," jelasnya.
Kasus penipuan ini bermula pada Februari 2024, ketika AFR bertemu dengan keluarga Gonzalo di sebuah kafe di Makassar.
Ia menawarkan jalur khusus agar Gonzalo bisa lolos seleksi Akpol dengan imbalan uang yang terus meningkat hingga mencapai Rp4,9 miliar, termasuk emas batangan dan perhiasan.
Namun, Gonzalo gagal dalam seleksi tersebut, dan akhirnya keluarganya menyadari bahwa mereka telah tertipu.
“Modus operandi pelaku adalah menawarkan jaminan lolos Akpol dengan imbalan uang,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sujana, pada Selasa (15/10/2024) malam.
AFR sudah ditangkap di Bone pada 29 September 2024 dan kini ditahan di Polrestabes Makassar.
Kasus ini menarik perhatian warganet yang menyerbu akun TikTok AFR (@Sashy Olshop) dengan berbagai komentar pedas, mengecam tindakan AFR yang dikenal sebagai aktivis anti-korupsi.
Berbagai komentar muncul, di antaranya:
@Zahwafauzi94: "Habis operasi hidung dari hasil duit nipu, ya?"
@Labubu: "Auu meleleh mi idungnya di penjara ini kodong."