Perbuatan inses ibu dan anak membuat geger masyarakat Kuningan.
Ibu yang seharusnya menjaga kehormatan dan menjaga hubungan dengan sang anak justru melakukan perbuatan yang dilarang oleh norma dan agama.
Sang ibu lebih matang secara mental justru menjerumuskan sang anak ke dalam perbuatan maksiat yang terlarang.
Aksi inses keduanya yang tersebar di media sosial dengan judul inses kuningan sontak membuat netizen geger.
Video inses Kuningan yang tersebar di media sosial akhirnya viral dan membuat aparat hukum bertindak.
Kini terungkap motif di balik beredarnya video inses kuning tersebut.
Baca: Video Link Erika Blunder 8 Menit Viral di Twitter & TikTok, Isi Percakapan dengan Ojol Jadi Sorotan
Ternyata video tersebut direkam oleh keponakan pemeran wanita.
Pelaku yang bertugas merekam adegan tersebut justru menyebarkannya ke media sosial karena ingin balas dendam kepada sang tante.
Padahal sebelumnya para pelaku sekongkol merekam aksi inses kuningan itu untuk menghasilkan uang.
Video tersebut nantinya akan dijual dan uang yang dihasilkan akan digunakan ketiganya untuk menyambung hidup.
Kepada pihak kepolisian, sang perekam video mesum bercerita tentang motifnya nekat menyebarkan rekaman yang ia buat kepada publik.
Sang perekam ternyata masih berstatus saudara dari pemeran video mesum tersebut, yakni pria berinisial KS (26).
DIkutip TribunnewsBogor.com, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP I Putu Ika Prabawa, dua pemeran video dan perekam kini resmi jadi tersangka.
"Telah menetapkan tiga tersangka dari kasus ini, SS itu ibunya (36), MR disebut anak (20), ketiga sebagai perekam itu KS (26)," ungkap AKP I Putu Ika Prabawa dilansir dari tayangan TV One News, Jumat (4/10/2024).
Baca: Video 7 Menit Ibu dan Anak Kecil Baju Biru Part 2 Viral di Twitter, Hany Pernah Dicabuli Ayahnya
Lebih lanjut, AKP I Putu Ika Prabawa pun mengungkap motif terekamnya video mesum tersebut.
Ternyata tiga tersangka sengaja melakukan hubungan terlarang tersebut lalu merekamnya.
Tujuan ketiganya adalah untuk mendapatkan uang.
"Motifnya itu memang ketiga tersangka sama-sama menyetujui, secara terencana untuk pembuatan video ini dengan tujuan untuk dijual, jadi motifnya untuk ekonomi," kata AKP I Putu Ika Prabawa.
Kepada pihak kepolisian, ibu dan anak di video mesum tersebut memberikan pengakuan.