Putrinya, Marsha Chikita Fawzi, mengungkapkan bahwa ibunya sempat menyampaikan permintaan terakhirnya sebelum berpulang, yaitu ingin dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
“Ibuku cuma mau dimakamkan di Tanah Kusir,” tulis Chiki melalui Instagram @chikifawzi, sebagaimana dikutip Kompas.com.
Melalui unggahan tersebut, Chiki juga meminta bantuan netizen untuk mewujudkan keinginan ibunya.
Chiki menyatakan bahwa ia akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi permintaan terakhir sang ibu.
"Caranya gimana. Instagram please do your magic. Mau beri yang terbaik buat ibu. Aku harus apa hubungi apa," tulisnya penuh haru.
Ia juga membagikan momen saat menggenggam tangan Marissa dengan pesan emosional.
"Aku sayang banget sama Ibu."
Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian istri dari aktor dan penyanyi Ikang Fawzi tersebut.
Marissa Haque adalah seorang aktris dan politikus Indonesia.
Ia lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 15 Oktober 1962, dan merupakan kakak dari Soraya Haque serta Shahnaz Haque.
Marissa memiliki darah keturunan Pakistan, Belanda, Perancis, dan Madura.
Di dunia pendidikan, Marissa bergelar Associate Professor Doctor dan mengajar di Indonesia Banking School (IBS) Jakarta.
Karier Marissa di dunia hiburan dimulai melalui sanggar Swara Mahardika yang didirikan oleh Guruh Soekarnoputra, di mana ia belajar menari dan menyanyi.
Debutnya di dunia film dimulai pada tahun 1980 dengan "Kembang Semusim."
Namanya semakin dikenal melalui film "Tinggal Landas Buat Kekasih" (1984) dan "Biarkan Bulan Itu" (1986).
Ia meraih Piala Citra sebagai Aktris Pembantu Terbaik pada tahun 1985 dan Aktris Utama Terbaik pada tahun 1987.
Selain dunia hiburan, Marissa juga berkiprah di dunia politik.
Pada tahun 2004, ia terpilih sebagai anggota DPR RI mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk daerah pemilihan Jawa Barat II.
- Kembang Semusim (1980)
- Bawalah Aku Pergi (1981)
- IQ Jongkok (1981)
- Hukum Karma (1982)
- Tinggal Landas Buat Kekasih (1984)
- Asmara di Balik Pintu (1984)
- Gawang Gawat (1984)
- Serpihan Mutiara Retak (1985)
- Sebening Kaca (1985)
- Yang Kukuh, Yang Runtuh (1985)
- Biarkan Bulan Itu (1986)
- Penginapan Bu Broto (1987)
- Dia Bukan Bayiku (1988)
- Perasaan Perempuan (1990)
- Sepondok Dua Cinta (1990)
- Yang Tercinta (1991)
Marissa bertemu dengan Ikang Fawzi saat keduanya terlibat dalam film "Tinggal Landas Buat Kekasih."
Pasangan ini menikah pada 3 Juli 1986 dan dikaruniai dua putri, Isabella dan Chikita Fawzi.
Marissa meninggal dunia secara mendadak pada 2 Oktober 2024.
Kabar meninggalnya Marissa Haque membawa duka mendalam di kalangan rekan-rekan seprofesinya.
Bella Fawzi, putri sulung Marissa, menyampaikan kabar duka tersebut melalui akun Instagram-nya.
Beberapa rekan artis, seperti Maudy Koesnaedi, Addie MS, dan Dewa Budjana, turut menyampaikan belasungkawa.
Mereka mendoakan agar almarhumah diberikan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
Ucapan duka juga datang dari selebriti lainnya seperti Krisdayanti, Soimah, Inul Daratista, dan Melly Goeslaw.
"Dear @bellafawzi_ turut berduka cita yg mendalam ya. Semoga almh husnul khotimah. Al Fatihah," tulis artis peran Maudy.
"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka cita ya, Bella. Semoga Mama khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan. Aamiin ????????????????????," tulis Addie MS.
"Turut berduka yg dalam atas kepergian Ibunda , diberi ketabahan untuk seluruh keluarga yg ditinggalkan," tulis pula gitaris Dewa Budjana.
Jenazah Marissa direncanakan akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Rabu sore ini.
Hingga saat ini, penyebab kematiannya masih belum diketahui.