Namun, tampaknya tidak semua orang yakin untuk melakukannya, setidaknya pada generasi ini.
Survei terbaru tentang alasan orang tidak mengganti ke iPhone 16 menghasilkan beberapa hasil menarik.
Sekalipun ada orang yang ragu untuk membeli iPhone 16, jajaran produk tersebut diperkirakan akan sukses terjual, seperti yang telah terjadi selama bertahun-tahun.
Namun, menarik untuk mengetahui alasan mengapa banyak orang lebih suka mempertahankan ponsel mereka saat ini.
Baca: Kapan Apple Merilis iPhone 16 ? Berikut Bocoran Tanggal Peluncurannya
SellCell, platform perbandingan harga ponsel, melakukan survei yang ditujukan kepada pengguna iPhone yang tidak akan beralih ke model baru di masa mendatang.
Sebanyak 766 orang berpartisipasi dalam survei tersebut untuk menyampaikan pandangan mereka.
Hasil Survei
Menurut hasil survei, 34,2 persen responden tidak akan memperbarui iPhone 16 karena tidak mampu membelinya. Rupanya, kenaikan harga iPhone model tertentu dalam beberapa tahun terakhir telah membuat beberapa penggemar iPhone tersisih.
Di sisi lain, 34,1 persen responden mengatakan mereka lebih suka menggunakan model iPhone saat ini.
Alasan ini masuk akal mengingat bocoran terbaru yang mengatakan semua tanda mengarah ke iPhone 16 yang mengikuti serangkaian peningkatan yang konservatif.
Baca: 5 Bocoran Terbaru iPhone 17 Slim, Salah Satunya Hadir dengan Sensor Kamera Tunggal
Nilai jual utamanya adalah sedikit lebih banyak tenaga dan Apple Intelligence, tetapi pemilik iPhone 15 Pro juga akan menerima fitur AI yang canggih.
Bahkan jika Anda tidak memiliki iPhone 15 Pro, Anda mungkin juga tidak tertarik dengan Apple Intelligence.
Itu akan membuat Anda memiliki lebih sedikit alasan untuk bertaruh pada ponsel andalan Apple berikutnya.
Sebagai alasan utama ketiga, 12,8 persen responden mengatakan mereka tidak akan mengganti iPhone baru karena masih terikat kontrak.
Terikat kontrak multi-tahun merupakan salah satu cara paling umum untuk mengakses ponsel Apple.
Keempat, 5,5 persen responden mengatakan peningkatan pada iPhone generasi terbaru sangat minim.
Sedangkan bagi mereka yang menunggu seri iPhone 17 untuk beralih, 3,3 persen responden berada dalam situasi tersebut.
Apple sendiri mempertahankan ekspektasi penjualan yang tinggi Bahkan dengan sedikit peningkatan perangkat keras, Apple memiliki ekspektasi penjualan yang optimis.
Laporan sebelumnya menyebutkan produksi 90 juta unit seri iPhone 16 pada tahun 2024 saja.
Tampaknya perusahaan mengandalkan Apple Intelligence sebagai nilai jual utama.
Meski begitu, raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu dapat mengenakan biaya hingga 20 dolar AS per bulan untuk membuat investasinya dalam AI menguntungkan.