Profil Veddriq Leonardo, Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Pertama Asal Indonesia

Editor: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Profil Veddriq Leonardo, Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Pertama Asal Indonesia

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Veddriq Leonardo kini menjadi perbincangan baik di dalam maupun di luar negeri.

Veddriq Leonardo berhasil mengharumkan nama Indonesia di pergelaran dunia dalam debutnya di Olimpiade Paris.

Hal ini lantaran Veddriq Leonardo menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan medali emas di ajang Olimpiade Paris 2024.

Bahkan Veddriq Leonardo berhasil unggul tipis dari lawannya dengan selisih waktu 0,02 detik.

Atlet panjat tebing mengalahkan pemanjat peringkat kedua dunia di nomor speed, Wu Peng (China), pada partai final.

Profil Veddriq Leonardo, Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Pertama Asal Indonesia. Veddriq Leonardo asal Indonesia bertanding dalam babak eliminasi putaran awal kecepatan panjat tebing putra selama Olimpiade Paris 2024 di Venue Panjat Tebing Le Bourget di Le Bourget pada 6 Agustus 2024. Profil Veddriq Leonardo yang merupakan atlet panjat tebing Indonesia yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. (Photo by Jonathan NACKSTRAND / AFP) (AFP/JONATHAN NACKSTRAND)

Itulah yang membuat Veddriq Leonardo keluar sebagai peraih medali emas di cabang

Lantas siapa sosok Veddriq Leonardo sebenarnya ?

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait sosok Veddriq Leonardo yang menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan medali emas di Olimpiade Paris 2024 yang perlu Sobat Wiki tahu:

Veddriq merupakan atlet kebanggaan Indonesia kelahiran Pontianak pada 11 Maret 1997.

Atlet berusia 27 tahun ini mengenal dunia panjat tebing sejak bangku SMA.

Pada awalnya, dia belajar panjat tebing di nomor boulder tetapi kemudian pindah ke speed.

Veddriq Leonardo pertama kali bertanding di tingkat nasional pada lomba yang diselenggarakan di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Baca: Link Live Streaming Argentina vs Maroko Olimpiade Paris 2024, Nonton di TV Ini Jam 20.00 WIB

Veddriq merupakan pemenang Piala Dunia Panjang Tebing dalam tiga edisi berbeda, dari 2021 ke 2023.

Dirinya juga pemenang medali emas Asian Games 2018 dan medali perak di Asian Games 2022 di nomor speed relay. 

Veddriq menjadi manusia pertama dalam sejarah yang memanjat dinding lintasan speed setinggi 15 meter tersebut dengan waktu kurang dari 5 detik, tepatnya 4,79 detik di babak penyisihan Olimpiade Paris 2024.

Biodata Veddriq Leonardo

Nama: Veddriq Leonardo

Tempat/Tanggal Lahir: Pontianak, 11 Maret 1997

Cabang Olahraga: Panjat Tebing

Nomor: Men’s Speed

Prestasi

  • 2023: Medali emas IFSC Climbing World Cup 2023 di Seoul, Korea Selatan
  • 2021: Medali emas IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA) 
  • 2019: Medali emas PRA-PON XX Zona 3 (Sulawesi Selatan)
  • 2019: Medali emas Asian Championship 2019 (Bogor) 
  • 2019: Medali perak Asian Championship 2019 (Bogor) 
  • 2019: Medali emas The Belt and Road ICMT Qinghai (China) 
  • 2018: Medali perunggu IFSC World Cup Moscow (Rusia) 
  • 2017: Medali perunggu Kejurnas FPTI XVI 2017 Yogyakarta 
  • 2016: Medali perunggu Kejurnas Kelompok Umur 2016 Bangka

Sebagai informasi, pemanjat asal Pontianak tersebut  berhasil mengukir sejarah dengan meraih medali emas di ajang bergengsi Olimpiade Paris 2024.

Prestasi ini menjadikannya sebagai penyumbang medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade kali ini, sekaligus mengukuhkan julukannya sebagai "manusia laba-laba tercepat dunia."

Dalam cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra, Veddriq tampil memukau dan berhasil mengalahkan lawannya, Wu Peng dari China, pada partai final yang berlangsung pada Kamis (8/8/2024).

Baca: Samsung Bagi-bagi Ponsel Lipat Galaxy Z Flip 6 Gratis untuk Setiap Atlet di Olimpiade Paris 2024

Veddriq mencatatkan waktu 4,75 detik, hanya unggul tipis 0,02 detik dari Wu Peng yang mencatatkan waktu 4,77 detik.

Kemenangan ini tidak hanya mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam karier Veddriq.

Sebelumnya, kontingen Indonesia hanya berhasil meraih satu medali perunggu dari cabang olahraga badminton sektor tunggal putri yang diraih oleh Gregoria Mariska Tunjung.

Perjalanan Veddriq menuju final juga tidak mudah.

Di babak perempat final, ia berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Prancis, Mawem Bassa, dengan catatan waktu 4,88 detik, unggul dari Bassa yang mencatatkan waktu 5,23 detik.

Kemenangan ini mengantarkannya ke babak semifinal, di mana ia menghadapi pemanjat asal Iran, Ali Pour.

Di babak ini, Veddriq mencatatkan waktu terbaiknya, 4,78 detik, yang lebih cepat dari catatannya di babak eliminasi.

Gigih dan Teguh Pendirian

Perjuangan Veddriq mendapatkan medali emas di Olimpiade Paris 2024 dimulai dengan mengalahkan atlet asal tuan rumah di perempat final dengan atlet panjat tebing Indonesia inii semakin menggila.

Veddriq Leonardo menuntaskan babak tersebut dengan catatan waktu 4,78 detik mengalahkan lawannya Alipour Alireza dari Iran yang hanya mencatatkan waktu 4,84 detik. 

Hasil tersebut membuatnya dirinya melaju ke final.

Tidak berhenti di situ, Veddriq yang sempat menyamai rekor dunia tercepat milik Samuel Watson asal Amerika Serikat.

Veddriq Leonardo menunjukkan kemampuan terbaiknya di babak akhir tersebut, sehingga memastikan dirinya meraih medali emas mengalahkan lawannya Wu Peng asal China dengan waktu terbaiknya 4,75 detik.

(TRIBUNNETWORK/Kompas/TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)

Baca berita terkait Olimpiade Paris di sini



Editor: Ika Wahyuningsih

Berita Populer