Mahasiswa FISIP UNDIP Gelar Program Literasi Media untuk Cegah Penyebaran Berita Hoax

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Program inovatif untuk meningkatkan literasi media di masyarakat KKN FISIP UNDIP

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari jurusan Ilmu Komunikasi, Almira Zahra Yusuf, meluncurkan sebuah program inovatif untuk meningkatkan literasi media di masyarakat.

Program ini, yang dilaksanakan di bawah bimbingan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai cara mengenali berita hoax dan memverifikasi informasi secara efektif.

Di era digital yang serba cepat ini, akses informasi menjadi lebih mudah, namun disertai tantangan besar berupa penyebaran berita hoax.

Berita yang tidak akurat tidak hanya dapat mempengaruhi opini publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan kepanikan dan konflik sosial.

Dengan kesadaran akan dampak negatif dari berita hoax, penting untuk memperkuat literasi media di masyarakat. 

PKK sebagai organisasi yang berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat, dipilih sebagai mitra strategis dalam program ini untuk menyebarluaskan pengetahuan literasi digital.

Program ini menyasar berbagai tingkat pemahaman dan keterampilan digital di kalangan anggota PKK.

Beberapa anggota mungkin sudah familiar dengan konsep literasi media, sementara yang lain mungkin memerlukan pendekatan yang lebih mendalam.

Selain itu, kesulitan dalam menggunakan teknologi untuk memverifikasi informasi menjadi tantangan yang harus diatasi.

Program ini dirancang dengan beberapa tujuan utama, di antaranya; meningkatkan pemahaman literasi media, mengembangkan keterampilan praktis, meningkatkan kesadaran, dan menyediakan dukungan berkelanjutan.

Materi program pelatihan yang diadakan mencakup berbagai materi penting untuk mendukung pemahaman literasi media, yakni; pengenalan literasi media: materi ini meliputi definisi literasi media, pentingnya memahami literasi media, serta dampak berita hoax terhadap masyarakat.

Kemudian identifikasi berita hoax: peserta akan belajar mengenai karakteristik berita hoax, cara membedakannya dari informasi valid, dan teknik memeriksa keaslian berita.

Terakhir, teknik verifikasi fakta: program ini juga mengajarkan penggunaan alat digital untuk verifikasi informasi, seperti situs pengecek fakta, serta langkah-langkah praktis dalam memverifikasi berita sebelum membagikannya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan anggota PKK dalam menangani informasi digital dan menjadi agen perubahan dalam menyebarkan literasi media kepada masyarakat luas.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN FISIP UNDIP berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dalam menghadapi tantangan informasi di era digital saat ini. (*)

 
 
 

 



Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer