Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok misterius datangi Pegi setiawan alias Pegi Perong.

Terduga pembunuh Vina Cirebon dan Eky, Pegi Setiawan alias Pegi Perong didatangi sosok misterius malam hari di penjara Polda Jabar..

Pegi Setiawan mengaku merasakan adanya hal yang janggal saat dirinya ditahan di Mapolda Jawa Barat.

Hal tersebut baru diketahui setelah keluarga Pegi Setiawan menjenguknya ke Polda Jabar pada Selasa (4/6/2024) lalu.

Kejadian tersebut diceritakan oleh ayah Pegi Setiawan, Rudi Irawan dalam tayangan iNews TV.

Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara (Tribun Network)

Rudi memastikan bahwa Pegi Setiawan di Polda Jabar masih dalam kondisi baik-baik saja.

Selain itu, Pegi juga tidak mengalami pemukulan apapun selama di tahan di Polda Jabar.

"Tapi ada satu hal yang mengganjal di Pegi itu, dia cerita ke saya," kata Rudi Irawan.

Dia menjelaskan bahwa Pegi merasakan hal yang mengganjal ketika suatu malam dia didatangi sosok misterius.

Baca: Tampang Egi Prayoga yang Disebut Pegi Asli, Foto Viral di FB Dikaitkan dengan Pembunuh Vina Cirebon

Sosok misterius yang menemui Pegi Setiawan ini berjumlah 2 orang.

"Ada katanya ngaku-ngaku pengacara, dua (orang), dateng malem-malem pak," terang Rudi.
Dua orang misterius tersebut meminta Pegi melakukan sesuatu.

Anehnya permintaan itu juga disertai dengan pemaksaan.

"Dia minta tanda tangan, maksa gitu. Kata anak saya gitu pak," kata Rudi.

Dia menjelaskan bahwa Pegi tidak mengetahui siapa sebenarnya dua orang misterius tersebut.

Bahkan Pegi sendiri juga tidak diperbolehkan untuk bertanya.

"Tidak tahu pak, bahkan anak saya mau nanyain, tidak boleh pak," ujarnya.

Ketika Pegi bertanya maksud dan tujuannya, dua pria misterius ini mengaku bermaksud membantu Pegi.

"Ini tujuannya apa ? Katanya mau meringankan hukuman kamu, saya membantu kamu meringankan hukuman kamu. Gitu pak, kata anak saya," ujarnya.

Saat itu dua orang misterius itu mengaku kepada Pegi sebagai utusan.

Yakni utusan kuasa hukum dari Ibu Yanti.

"Tapi saya tanya ke Ibu Yanti, enggak pak, enggak ada utusan malam-malam gitu," ungkapnya.

Pegi Setiawan alias Perong, terduga pembunuh Vina Cirebon dan Eky, yang sempat masuk DPO, kini telah 15 hari berada dalam penjara.

Diketahui, Pegi Setiawan alias Perong (30), terduga pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky, yang masuk daftar DPO, ditangkap polisi pada Selasa (21/5/2024) pukul 18.28 WIB.

Baca: Isi Chat Terakhir Eky Pacar Vina Cirebon Sebelum Tewas, Eks Sekjen XTC Ungkap Soal Lokasi Pembunuhan

Pegi Setiawan ini tak luput dari perbincangan kasus Vina Cirebon karena sebagian pihak beranggapan Polisi salah tangkap.

Meski begitu, Polisi tetap yakin bahwa Pegi Setiawan adalah buronan kasus Vina Cirebon yang sudah diburu sejak tahun 2016 silam.

Meski begitu, kasus Vina Cirebon masih terus menjadi perbincangan.

Sebab titik terang kasus ini belum terlihat.

Tambahan informasi, saat kasus Vina Cirebon heboh menjadi perbincangan banyak orang, dari 11 pelaku ada 3 orang yang masih buron, yaitu Pegi, Dani dan Andi.

Namun setelah Pegi Setiawan ditangkap, Polda Jabar mengumumkan bahwa dua DPO kasus Vina Cirebon dihapus dan Pegi Setiawan disebut pelaku terakhir di kasus ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan.

"Sejauh ini, fakta di penyidikan kami, tersangka atau DPO itu 1 bukan 3. Jadi semua tersangka 9 bukan 11," ujar Surawan saat konferensi pers di Mapolda Jabar yang juga menghadirkan Pegi, Minggu (26/5/2024).

Pihaknya pun menyebut semua tersangka kini berjumlah 9 orang, delapa orang sudah diadili.

"DPO tidak ada (Andi dan Dani), itu asal sebut nama. Sudah kami dalami, ternyata yang dua atas nama Dani dan Andi itu tidak ada."

"Jadi, yang benar DPO satu atas nama PS (Pegi Setiawan)," ujar Surawan di Mapolda Jabar, Minggu.

Surawan mengatakan para pelaku memiliki keterangan yang berbeda.

Ada yang menyebut 11 pelaku, namun ada yang menyebut 13 pelaku.

"Lima keterangan berbeda dari tersangka. Ada yang (menyebut) tersangka (buron) tiga nama berbeda, ada menerangkan lima, ada satu."

"Setelah dilakukan pendalaman, dua nama yang disebutkan selama ini, itu hanya asal sebut (oleh para tersangka)," kata Setiawan.

Setelah penyelidikan mendalam, dua nama itu yang selama ini diungkap saksi adalah bohong.

Akan tetapi Surawan menyebut tidak menutup kemungkinan nantinya akan muncul tersangka lain.

"Tetapi sejauh ini fakta di dalam penyelidikan kami, tersangka atau DPO adalah satu, bukan tiga. Jadi, semua tersangka jumlahnya sembilan, bukan 11."

"Delapan melakukan rudapaksa, yang satu tidak," ucapnya.

Baca: Kesaksian Ayah Pegi Setiawan Soal Anaknya yang Tak Ada di TKP saat Vina Cirebon dan Eky Dibunuh

Kondisi Terkini Pegi Setiawan

Kondisi terkini Pegi Setiawan alias Perong, terduga pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, yang ditangkap beberapa waktu lalu, diungkap orang tuanya.

Diketahui, Pegi Setiawan alias Perong (30), terduga pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky, yang masuk daftar DPO, ditangkap polisi pada Selasa (21/5/2024) pukul 18.28 WIB.

Selama 14 hari berada dalam penjara, kini orang tua Pegi Setiawan, Rudi Irawan dan Kartini, datang menjenguk anaknya yang ditahan di Gedung Direktoran Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Jabar, Selasa (4/6/2024).

Setelah menemui anaknya, Rudi menceritakan kondisi terbaru anaknya.

Ia menuturkan, Rudi mengatakan jika kondisi Pegi baik-baik saja.

Rudi diketahui bertemu Pegi sekitar 40 menit.

"Sehat, Alhamdulillah. Anak anak sehat semua," ujar Rudi, Selasa (4/6/2024).

Rudi mengaku tidak ngobrol terlalu banyak dengan anaknya. Rudi hanya memberikan dukungan agar tetap tegar dan tidak meninggalkan salat lima waktu.

"Gak ngobrol apa-apa cuma ngasih support saja, salat yang tekun," katanya.

Kartini lebih banyak menangis saat ditanyai oleh media.

Kartini hanya mengatakan bahwa anaknya tidak bersalah dan tidak melakukan pembunuhan seperti yang dituduhkan Polisi.

"Saya merasa sakit, karena anak saya tidak pernah melakukan kejahatan itu," ujar Kartini.

Menurutnya, pada 27 Agustus 2016, saat terjadi peristiwa pembuhunan Vina dan Eky, anaknya Pegi alias Perong berada di Bandung untuk bekerja.

Kartini pun berharap anaknya dapat segera dibebaskan.

"Harapannya anak saya segera dibebaskan karena anak saya tidak bersalah. Dia sedang mencari nafkah untuk adik-adiknya," katanya.

Pegi pun sempat meminta doa kepada ibunya, agar kasus yang menyeretnya ini dapat cepat berakhir.

"Pegi ngomong mamah sabar dan tawakal mamah doain aja biar aa cepat bebas," ucapnya.

Rekan Kerja Perong Siap di Penjara, Jadi Saksi di Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Tiga rekan kerja Pegi Setiawan alias Perong, terduga pelaku pembunuhan Vina Cirebon, bersedia untuk menjadi saksi saat persidangan nantinya.

Bahkan, ketiganya siap untuk di penjara jika terbukti kesaksian mereka tidak benar alias bohong, dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tewas bersama kekasihnya, Eky, di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016. Keduanya menjadi korban penganiayaan geng motor.

Ketiga rekan kerja Perong tersebut yakni Ibnu, Bondol, dan Suparman yang bekerja bersama Pegi di Bandung.

Pernyataan tersebut disampaikan Bondol kala diwawancarai Dedi Mulyadi.

"Kalau bohong dipenjara loh, bersedia?" kata Dedi Mulyadi lagi.

"Bersedia," jawab Bondol yakin.

Sebelumnya, kesaksian Aep dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky, bakal 'dilawan' 3 rekan kerja Pegi Setiawan alias Perong.

Satu di antara terduga pelaku yakni Perong, yang sempat masuk daftar pencarian orang, sampai akhirnya ia ditangkap di Bandung.

Namun, Perong membantah jika ia terlibat dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon tersebut.

Bahkan, ada 3 saksi kunci yang bersama Pegi di malam kejadian pembunuhan Vina dan Eky, yang siap melawan Aep di persidangan.

Ketiga saksi itu adalah rekan kerja Pegi di Bandung pada bulan Agustus 2016.

Mereka adalah Ibnu, Bondol, dan Suparman yang bekerja bersama Pegi di Bandung.

Baca: Menguak Sosok Pemilik Sperma di Jasad Vina Cirebon, Polisi Kembali Cek Uji Sperma di Tubuh Korban

Bersedia jadi saksi yang meringankan Pegi, ketiga saksi ini siap melawan Aep di persidangan.

Bahkan Bondol mengaku sempat melihat keramaian di flyover Talun yang ternyata adalah TKP Vina dan Eky ditemukan pada 27 Agustus 2016.

Bekerja bersama Pegi di Bandung, Bondol mengaku tidak betah sehingga pulang duluan ke Cirebon.

Selama bekerja satu minggu, Bondol mengaku sehari-hari tidur di bedeng bersama Pegi Setiawan.

"Tidur seminggu sama Pegi, Robi, Inu, Parman," kata Bondol dikutip dari siarang langsung Pengacara Tomi, Rabu (29/5/2024).

Kemudian pada 27 Agustus 2016, Bondol pulang ke Cirebon.

Saat itu Bondol diantara oleh Ibnu, Robi, dan Pegi ke jalan raya untuk menunggu angkot menuju Terminal Leuwipanjang, Bandung.

"Naik mobil Godwill pukul 20.00 WIB," kata Bondol.

Bondol mengingat saat itu tanggal 27 Agustus 2016 karena dirinya melihat ada kecelakaan di flyover Talun.

Dari Bandung, Bondol tiba di Cirebon pukul 23.00 WIB.

Ia turun di jalan tol km 202, kemudian naik celah dan lanjut jalan kaki ke rumahnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / TribunnewsBogor.com/TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)

Baca berita terkait Vina Cirebon di sini



Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer