Saka Tatal merupakan satu dari 11 anggota geng motor yang membunuh Vina (16) dan Riski Rudiana (16).
Sebanyak 8 pelaku pembunuha Vina Cirebon itu telah divonis di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon.
Sedangkan, 3 orang pelaku lainnya hingga saat ini masih berkeliaran alias masih buron.
Kasus Vina Cirebon ini terjadi pada tahun 2016 atau 8 tahun silam.
Kini, kasus tersebut kembali mencuat setelah film Vina Sebelum 7 Hari tayang di bioskop.
Kisah nyata Vina Cirebon itu diangkat dalam film Vina Sebelum 7 Hari.
Baca: Sosok & Peran 11 Pelaku Kasus Vina Cirebon, 3 Masih Berkeliaran, 1 Sebentar Lagi Bebas
Vina merupakan gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksaan, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Vina ditemukan tewas bersama kekasihnya, Eki di jembatan flyover Majasem, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016.
Awalnya Vina dan Eki diduga tewas karena kecelakaan tunggal.
Namun 6 hari setelah kejadian, Kapolres Cirebon yang saat itu dijabat AKBP Indra Jafar mengumumkan Vina dan Eko bukan tewas karena kecelakaan.
Vina Cirebon dan Eki dibunuh geng motor di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Bahkan Vina sempat dirudapaksa secara bergantian oleh para pelaku sebelum dihabisi.
Sebanyak 8 anggota geng motor sudah diadili di Pengadilan Negeri Cirebon.
Baca: 4 Fakta Ngeri Kasus Vina Cirebon, Korban Digilir Lalu Dibunuh Geng Motor, 3 Pelaku Masih Berkeliaran
7 di antaranya divonis hukuman penjara seumur hidup, sementara satu orang dihukum 8 tahun penjara.
Mereka adalah Rivaldi Aditya Wardana, Eko Ramdhani, Hadi Saputra, Jaya, Eka Sandi, Sudirman, dan Supriyanto.
Sementara Saka Tatal divonis 8 tahun penjara.
Vonis itu dibacakan pada 10 Oktober 2016.
Itu artinya, sebentar lagi Saka Tatal akan bebas dari penjara.
Pada putusan banding terhadap 8 terdakwa, terungkap peran dari Saka Tatal.
Diuraikan bahwa pada hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2016 sekitar pukul 19.30 WIB, Saka Tatal bersama 12 pelaku lainnya berkumpul di warung Ibu Nining di Jalan Perjuangan RT. 02 Rw.10 Desa Saladara, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Baca: Masih Buron, Siapa Sosok 3 Pelaku di Kasus Vina Cirebon? Korban Tewas Diperkosa-Dibunuh Geng Motor
Saka Tatal bersama para pelaku nongkrong sambil meminum-minuman keras jenis CIU yang dicampur denganminuman Bigcola dan obat jenis Trihek.
Mereka kemudian mengejar korban EKi dan Vina yang saat itu berboncengan.
Para pelaku kemudian menghentikan Eki dengan cara memukul.
Saat itu, Saka Tatal ikut berperan memukul mengenai muka bagian kanan korban Eki sebanyak satu kali.
Saat Eki terjatuh, para pelaku kemudian membawanya naik sepeda motor.
Rivaldi Aditya Wardana dan Pegi (DPO) membawa Eki naik sepeda motor.
Sementara Vina dibonceng oleh Eko Ramdhani.
Baca: Mengenal Sosok Santyka Fauziah, Pacar Baru Sule yang Ikut Foto Keluarga di Nikahan Rizky-Mahalini
Saat itu sepeda motor korban Eki dibawa oleh Dani yang diikuti oleh Saka Tatal.
Kemudian saat tiba tempat eksekusi, Saka Tatal berperan ikut memukul bagian muka Muhamad Rizky Rudiana sebanyak satu kali.
Pada putusan, Saka Tatal tidak ikut menusuk Eki dan memukul Vina.
Saka Tatal bahkan tidak ikut merudapaksa Vina seperti para pelaku yang lainnya.
(tribunnewswiki.com/tribunnewsbogor.com)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini