Daftar Nama Korban Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok: 11 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Daftar Nama Korban Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok: 11 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka. Korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater Subang, tergeletak di jalan

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah daftar nama korban kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana di Subang.

Data sementara ada 10 orang meninggal dan puluhan orang menjalani perawatan sebagai korban kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024) .

Puluhan korban yang dirawat mengalami luka ringan hingga berat.

Diwartakan, ada 17 orang mengalami luka berat termasuk sopir bus.

Dirut RSUD Subang Ahmad Nasuhi mengungkapkan ada sembilan orang tewas dalam kecelakaan maut but SMK Lingga Kencana Depok.

Dari 9 korban tewas, 4 adalah perempuan, dan 5 lainnya laki-laki,seperti dilansir TribunJabar.id.

Daftar Nama Korban Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok: 11 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka. Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan maut di Lembah Sarimas, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2025). (Istimewa)

Juga dilaporkan 20 orang mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Jalancagak, Subang.

"Berdasarkan informasi dari Dinkes Kabupaten Subang, 9 jenazah akan dibawa ke RSUD Subang," ungkapnya.

Sementara, Kadinkes Kabupaten Subang, Maxi menyebut jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus tersebut bertambah menjadi 11 orang.

Sebanyak 10 siswa SMK dan seorang pemotor.

Korban luka ringan dilarikan ke puskesmas yang terdekat dari TKP.

Sementara, korban luka berat dirawat di tiga rumah sakit, yaitu RS PTPN VII, RS Hamori, dan RSUD Subang.

Baca: Kronologi Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Korban Tergeletak dan Tertimpa Bus

Korban dari kecelakaan maut ini ditangani di beberapa tempat di antaranya, Puskesmas Jalancagak, RSUD Ciereng Subang, dan Puskesmas Palasari.

Di Puskesmas Palasari Subang ada 23 orang, 3 di antaranya warga Dago, Kota Bandung.

Mereka adalah Yanti, 42 tahun, Ajka dan Arif yang masing-masing berusia 8 dan 6 tahun.

Dikutip dari TribunJabar.id, para korban terlihat diletakkan di tepi jalan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui penyebab kecelakaan maut tersebut.

Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan evakuasi bangkai bus yang terguling tersebut.

Selain menabrak sejumlah pohon, bus tersebut juga menghantam 2 motor di TKP.

Berikut daftar nama korban kecelakaan bus maut di Puskesmas Palasari, Subang, Jawa Barat:

  1. Moh Edi Gunawan 18 tahun,Depok
  2. Haikal 18 tahun, Depok
  3. Muhamad Amiludin 19 tahun, Depok
  4. Moh Dwi Prasetio 18 tahun, Depok
  5. Sapitri 18 tahun, Depok
  6. Saeful Fahri 17 tahun, Depok
  7. Arinopa 18t tahun, Depok
  8. Ega Rahmadani 18t tahun, Depok
  9. Nilam 30 tahun ,Cipunagara
  10. Kurdiman 30 tahun, Cipunagara
  11. Abdul Hamid 17 tahun, Depok
  12. Pipi 18 tahun, Depok
  13. Moh Rapi 19 tahun, Depok
  14. Dikri Mujaki 17 tahun, Depok
  15. Johan 17 tahun, Depok
  16. Adawiah 45 tahun, Bojong Gede
  17. H Ade 56 tahun, Lembang
  18. Yanti 42 tahun, Dago
  19. Ajka 8 tahun, Dago
  20. Arif 6 tahun, Dago
  21. Zulfikar 19 tahun, Depok
  22. Nindi 19 tahun, Depok (Rujuk Ciereng)
  23. Julian 17 tahun, Depok (Rujuk Ciereng)

Baca: Berikut Daftar Nama 12 Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus Handoyo di Exit Tol Cikampek

Selain sembilan korban tewas, kepolisian juga melaporkan adanya empat korban yang terjepit di badan bus yang terguling.

Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polres Subang, AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan, 4 korban tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Empat orang meninggal dunia di TKP, tergencet," ujarnya.

Keluarga korban dan kerabat siswa-siswi SMK Lingga Kencana, Depok, berdatangan di lokasi sekolah untuk mencari kabar usai bus yang ditumpangi para siswa sekolah tersebut terbalik di Subang, Jawa Barat Sabtu (11/5) malam.

Menurut laporan jurnalis Kompas TV Hidayatul Mulyadi di SMK Lingga Kencana Depok, para kerabat korban mendapatkan informasi yang sangat terbatas karena di lokasi sekolah sendiri hanya ada penjaga. 

Keluarga, para orang tua dilaporkan panik dan kebingungan dalam mencari informasi tentang keadaan anak mereka. Pasalnya, informasi yang tersedia masih terbatas. Banyak para orang tua yang mencari informasi melalui siaran televisi. 

Abdul Somad, salah seorang orang tua murid, mengaku masih menunggu informasi tentang keberadaan anaknya yang bernama Meta. Ia menuturkan sempat berkomunikasi dengan anaknya pada sore hari. 

"Komunikasi terakhir (dengan anak saya), saya WA, Meta ada di mana? 'Saya masih di Lembang, Pak, mau pulang.' Itu kira-kira jam 5-an (sore)," tuturnya pada jurnalis Kompas TV Hidayatul Mulyadi.

"Sampai sekarang belum ada (kabar lagi)," imbuhnya.

Kronologi Kecelakaan aut SMK Lingga Kencana Depok

Kecelakaan maut menimpa Bus Pariwisata rombongan Siswa SMK Lingga Depok Jawa Barat di Lembah Sarimas, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat Sabtu (11/5/2024) petang sekitar pukul 18.45 WIB.

"Kendaraan yang terlibat, Kendaraan Bus Trans Putera Fajar (nomor polisi) AD-7524-OG, kendaraan Spm Honda Vario dan kendaraan Jenis R2," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana kronologis hingga korban dalam peristiwa itu.

Informasi sementara, saksi mata bus wisata dengan nopol AD 7524 OG tersebut datang dari arah Bandung menuju Subang.

Sebelum terguling bus sempat menabrak pengendara motor dan mobil lain.

Bus tersebut membawa rombongan pelajar dari SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat, yang sedang menggelar perpisahan.

Berdasarkan video dan foto yang diterima oleh Tribunjabar.id, sejumlah penumpang atau korban tampak bergelimpangan di tanah.

"Telah terjadi kecelakaan bus terguling di Lembah Sarimas," ujar pria dalam video.

Baca: Mengenal Dwi Fatimahyen, Dokter Muda yang Tewas Kecelakaan Usai Dituduh Maling dan Dikejar Polisi

Dalam video itu terlihat banyak warga yang sudah mulai berkerumunan.

Bagian depan bus pariwisata berwarna hijau itu pun terlihat ringsek.

Tak hanya itu, bagian atas bus hingga mesin pun begitu terlihat sangat rusak.

Korban bergelimpangan di tanah

Sejumlah korban terlihat bergelimpangan di tanah.

Ada juga para penumpang yang tertindih oleh bagian bus.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)

Baca berita terkait di sini



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer