Namun, karena Ahmad Arif Ridwan Nuwloh ditangkap karena kasus pembunuhan Rini Mariani, resepsi nikah pun batal total.
Meski begitu, ternyata masih ada tamu undangan yang tak mengetahui kasus tersebut, sehingga ia datang ke acara resepsi Ade Lista dan Ahmad Arif Ridwan.
Kini nasib pilu menghampiri istri dari pelaku kasus mayat dalam koper.
Ade Lista alias LS wanita asal Palembang, Sumatera Selatan ini nelangsa karena harus menanggung malu di depan keluarganya atas ulah sang suami, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh.
Rencananya, LS dan Arif bakal menggelar resepsi pernikahan pada Minggu (5/5/2024) kemarin.
Untuk diketahui, Ahmad Arif sudah melangsungkan akad nikah di Palembang, Sumatra Selatan pada 10 Maret 2024 lalu.
Baca: Anak Rini Mariany Mayat dalam Koper Minta Pertolongan ke Jokowi dan Kapolri: Ahmad Arif Manipulatif!
Namun, resepsi pernikahan dibatalkan lantaran Ahmad Arif ditangkap usai membunuh rekan kerjanya, Rini Mariany.
Pihak keluarga sudah telanjur menyebar undangan dan menyewa gedung untuk melangsungkan resepsi.
Rencananya resepsi tersebut bakal berlangsung di gedung Auditorium Muhammadiyah, 13 Ulu Palembang dengan undangan sekitar 600-800 undangan.
Pantauan wartawan di lokasi, gedung Auditorium Muhammadiyah sepi dan tak ada undangan yang hadir.
Meski acara resepsi batal dikarenakan Arif menjadi pelaku pembunuhan wanita di dalam koper, ternyata masih ada salah satu tamu undangan yang belum tahu kabar tersebut.
Salah satu tamu undangan itu yakni Zainal (71) yang masih berkerabat dengan keluarga almarhum ayah LS, mempelai perempuan.
Ia datang bersama anaknya ke lokasi resepsi sekitar pukul 11:14 WIB dan tidak tahu kalau acara tersebut batal.
Baca: Ade Lista Istri Arif Pembunuh Rini Mariany Mayat dalam Koper Buka Suara, Pengakuannya Mengejutkan
"Saya datang dari kenten tidak tahu kalau ternyata batal, saya lihat undangannya acara disini. Tidak ada kabar kalau batal," ujar Zainal sambil menunjukkan undangan.
Zainal mengaku syok mengetahui nasib LS yang acaranya batal karena masalah tersebut.
Apalagi LS diketahui seorang yatim piatu dan memiliki dua saudara perempuan.
"Wah saya syok dengarnya, " imbuhnya.
Mengetahui acara resepsi batal, Zainal sempat menemui LS di rumahnya yang berada di Lorong Rukun 2 Kelurahan 14 Ulu.
Namun LS belum mau menemuinya karena masih sangat trauma.
"Masih belum mau ditemui, tadi saya cuma ketemu sama kakak perempuannya. Kita maklumi saja namanya musibah, dia kan tidak tahu menahu," katanya.
Baca: Postingan Terakhir Rini Mariany, Wanita Tewas di Koper Ternyata Pecinta Kucing, Punya 28 Ekor
LS (27), istri Ahmad Arif Ridwan Nuwloh alias AARN (29) di Palembang akhirnya muncul dan mengungkap soal kasus pembunuhan Rini Mariany.
Diketahui, jasad Rini Mariany dimasukkan Arif ke dalam koper dan dibuang di Jalan inspeksi Kalimalang Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.
Dengan mata berkaca-kaca, LS mengaku syok tahu suaminya jadi pelaku pembunuhan.
"Jujur saya sempat kaget pak, waktu suami saya ditangkap," Kata LS saat dibincangi wartawan.
LS mengatakan, ia awalnya tidak tahu bahwa pelaku pembunuhan korban Rini merupakan suaminya.
"Suami saya pulang pada Sabtu, 27 April 2024. keadaannya saat pulang seperti bisa dan mengaku tidak ada masalah," ungkap LS.
LS mengaku, langsung syok saat tahu ada petugas kepolisian gabungan mendatangi rumahnya di Seberang Ulu II Palembang.
Baca: Nasib Mantan Suami Rini Mariani Mayat di Koper, Tak Kira Istri Disetubuhi-Dibunuh Ahmad Arif Ridwan
"Kaget pak, dan syok saat petugas kepolisian mengetuk pintu rumah dan menanyakan nama suami saya," katanya.
Disanalah LS baru mengetahui jika sumainya menjadi pelaku pembunuhan wanita di dalam koper di CIkarang.
"Saya tanya ada apa pak, namun dijawab suami saya tidak ada apa-apa. Lalu petugas kepolisian bilang bahwa suami merupakan pelaku pembunuhan di Cikarang. Saat itu saya langsung syok dan ditenangkan keluarga," katanya terlihat polos.
Awalnya LS mengaku tak percaya saat mendengar keterangan polisi jika suaminya merupakan pelaku utama pembunuhan tersebut.
"Saya bilang tidak mungkin dan tidak percaya bahwa pelakunya suami saya," ungkapnya kembali sambil mengatakan dirinya pasrah setelah sang suami di bawa petugas.
Ketika ditanya mengenai apakah dirinya kenal dengan korban, LS mengaku tidak kenal dengan korban namun korban merupakan teman kerja di PT yang sama namun beda cabang.
"Sebelum suami sayang pulang ke Palembang. Saya memang tahu tempat bekerjanya sedang berduka. Itu saya ketahui setalah ada zoom meeting untuk berdoa bersama, mendoakan korban pada Rabu, (24/4/2024), siang," katanya hingga kini masih tidak percaya bahwa pelakunya ada sang suami.
Baca: Cinta Terlarang Ahmad Arif Ridwan-Rini Mariani, 2 Kali Bersetubuh, Wanita Tewas di Koper Minta Nikah
Ade Lista Putri tinggal tinggal di Jalan Jaya Lorong Rukun 2 RT 21/006, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, Sumatera Selatan.
Sang kakek, M Ali Rahman mengungkap kondisi Ade Lista Putri saat ini sangat syok dan sakit hati.
"Masih syok," kata Ali.
Menurutnya, Lista memilih untuk berdiam diri.
"Istilah kata mulutnya masih terkunci dan tak mau bicara," ucapnya.
Ia sama sekali tak menyangkap bila suaminya, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh merupakan pelaku kasus mayat dalam koper di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Ahmad Arif Ridwan Nuwloh telah membunuh selingkuhannya, Rini Mariani (50).
Padahal kata Ali, antara LS, Arif dan Rini merupakan rekan satu kantor.
"Mereka bertiga bekerja di PT Kobe. Korban cabang Bandung, LS cabang Palembang. Pelaku cabang Tangerang," kata M Ali Rahman.
Baca: Bukan Orang Sembarangan, Sosok Tarsum yang Mutilasi Istri Ternyata Juragan Domba dan Sapi di Ciamis
Diketahui bahwa Rini bertugas sebagai kasir.
Sedangkan Ahmad Arif Ridwan Nuwloh adalah seorang Auditor.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengungkap, Rini dan Arif sudah dua kali berhubungan layaknya suami istri.
Pertama di bulan Desember 2023.
Kedua adalah sebelum pembunuhan di hotel kawasan Bandung pada Rabu (24/4/2024).
"Jadi ketika ada ajakan keluar, korban tidak menolak," kata Wira.
Rini kemudian mempertanyakan status hubungan pria 29 tahun ini.
Namun Arif justru menganggap tindakan terlarang yang dilakukan keduanya hanya didasari atas rasa suka sama suka.
"Menyatakan hubungan didasari suka sama suka," katanya.
Tak terima akan hal itu, Rini kemudian mengeluarkan kata-kata yang membuat Arif tersinggung.
Emosi mendengarnya, Arif langsung membenturkan kepala Rini ke tembok dan membekap selama 10 menit.
Sampai kemudian Arif memasukkan mayat dalam koper dan membuangnya di Cikarang Barat.
(tribunnewswiki.com/tribun network)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini