Bahkan, setelah mutilasi, Tarsum keliling kampung menjual daging Yanti ke warga sekitar di rumahnya.
Lantas, apa motif sebenarnya Tarsum mutilasi Yanti?
Aksi Tarsum yang membawa potongan tubuh Yanti itu membuat geger tetangganya.
Kasus suami mutilasi istri terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisantrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamus pada Jumat (3/5/2024).
Bahkan ada warga yang diam-diam merekam aksi sadis Tersum tersebut.
Terlihat Tarsum memanggul potongan tubuh sang istri lalu melemparkannya ke dekat pos ronda.
Baca: Curhatan Ade Lista Putri Istri Arif Pembunuh Wanita di Koper, Syok Rini Mariani Bersetubuh 2 Kali
Peristiwa sadis itu terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisantrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamus, Jumat (3/4/2024).
Kapolres Ciamis, Kompol Akmal menuturkan, awal mulanya pasangan suami istri itu sedang berada di rumah mereka.
Berdasarkan pengakuan Tarsum pada polisi, saat itu terjadi cekcok antara ia dan istrinya.
Di tengah cekcok tersebut, Yanti pun memutuskan untuk keluar dari rumahnya.
"Dikejar oleh pelaku sampai di tanjakan kurang lebih 30 meter dari rumah," jelas Kompol Akmal.
Saat berhasil mengejar Yanti, Tarsum pun langsung memukul bagian belakang korban dengan kayu berukuran satu meter.
Pukulan itu langsung membuat Yanti terjatuh.
Baca: Cinta Terlarang Ahmad Arif Ridwan-Rini Mariani, 2 Kali Bersetubuh, Wanita Tewas di Koper Minta Nikah
"Setelah itu baru dilakukan mutilasi oleh pelaku," kata Akmal lagi.
Diduga Tarsum memotong bagian tubuh istrinya di TKP tersebut.
Ia kemudian membawa beberapa bagian tubuh Yanti ke beberapa tempat.
Menurut Kompol Akmal, hingga saat ini keterangan dari Tarsum masih labil.
Terkadang Tarsum bisa diajak bicara, namun kadang kembali tidak fokus.
Namun hasil pemeriksaannya secara langsung, salah satu motif ia tega memutilasi istrinya yakni karena faktor ekonomi.
Diduga korban memiliki utang, sehingga membuat pelaku naik pitam.
Baca: Postingan Terakhir Rini Mariany, Wanita Tewas di Koper Ternyata Pecinta Kucing, Punya 28 Ekor
"Istrinya terlibat utang dan itu membebani pikirannya, cukup mengganggu sampai sering cekcok dengan istrinya," jelas dia lagi.
Selain itu, Kopol Akmal juga mendalami adanya dugaan pelaku depresi.
Sebab sekitar seminggu terakhir, keluarga dan korban menghubungi puskesmas soal perubahan perilaku Tarsum.
"Sempat didatangi juga (oleh puskesmas), pelaku menyampaikan kondisinya baik-baik saja, kemudian diberikan obat penenang. Setelah itu tidak ada update lagi dari keluarga," jelas dia.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan psikiater apakah pelaku layak dipidanakan atau tidak.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Yoyo Tarya mengatakan, pelaku tega memutilasi istrinya karena mendengar bisikan gaib.
Bisikan gaib itu datang dari pesugihan yang sedang dijalani oleh Tarsum.
Baca: Sosok Istri Ahmad Arif Ridwan Nuwloh, Pembunuh Mayat dalam Koper, Ternyata Rekan Kerja Rini Mariany
Diduga Tarsum melakukan perugihan karena terlilit utang.
"Pelaku mengaku mendapatkan bisikan gaib dari pesugihan yang dilakukannya," kata Yoyo Tarya lagi.
Pelaku mutilasi istri, Tarsum (40) ternyata sempat menitip pesan pilu untuk anaknya.
Tarsum tega membunuh dan memutilasi istri sendiri, Yanti (40).
Ia diketahui berprofesi sebagai juragan domba dan sapi.
Kata ketua RT setempat Yoyo Tarya, 3 hari lalu Tarsum mendapat masalah.
Informasinya Tarsum didatangi orang yang menagih utang.
Baca: Nasib Mantan Suami Rini Mariani Mayat di Koper, Tak Kira Istri Disetubuhi-Dibunuh Ahmad Arif Ridwan
Bahkan menurutnya, Tarsum sempat mencoba mengakhiri hidupnya sendiri.
"3 hari lalu depresi sebelum kejadian," kata Yoyo Tarya.
Tarsum membenturkan kepalanya ke tembok lalu mencekik lehernya sendiri.
Saat itu tindakan Tarsum berhasil digagalkan tetangga.
Yoyo bercerita bahwa Tarsum sempat menitipkan anaknya yang masih sekolah di bangku SMP.
Pada tetangganya, Tarsum berdalih hendak merantau ke Kalimantan.
"Sempat menitipkan anak katanya mau merantau ke Kalimanta. 'Pang didikkeun budak (tolong didikin anak saya)', kata Yoyo Tarya menirukan ucapan Tarsum.
Baca: Jadwal Indonesia vs Guinea Olimpiade Paris 2024, Kick-off Jam 19.00 WIB, Tayang Live di TV Mana?
Sampai kemudian juragan domba ini justru melakukan mutilasi terhadap istrinya.
Melihat kejadian suami mutilasi istri di Ciamis, anak Tarsum menangis histeris.
Ia tampak masih mengenakan seragam Pramuka.
Anak Tarsum menangis histeris mengetahui ibunya telah dihabisi oleh ayahnya sendiri, Tarsum.
Kapolres Ciamis AKBP Akmal mengatakan masih belum dapat menyimpulkan motif suami mutilasi istri di Ciamis.
Pasalnya pelaku belum dapat dimintai keterangan karena emosinya yang masih labil.
Polisi juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Tarsum.
"Tentunya kami akab melaklukan pemeriksaan kejiwaan," kata AKBP Akmal.
Ia mengatakan polisi akan melakukan koordinasi dengan dokter kejiwaan dan psikiater.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, yakni dokter kejiwaan dan psikiater," katanya.
Pasalnya saat diamankan pun Tarsum melakukan perlawanan.
Ia bahkan sampai diikat dan digotong dalam posisi telungkup.
Tak sampai di situ saja, saat di dalam tahanan Tarsum juga berusaha melepaskan ikatan dengan cara mengigitnya.
(tribunnewswiki.com/tribunnewsbogor.com)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini