Postingan Terakhir Resy Ariskat Bos Toko Baju di Tangerang Dibunuh Pakai Samurai, Sangat Sayang Anak

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto wajah Resy Ariskat, pemilik toko baju di Tangerang yang dibunuh wanita bersamurai.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Postingan terakhir Resy Ariskat (53) bos toko baju di Tangerang yang tewas ditusuk dengan pedang samurai oleh wanita berinisial ND (43) menjadi sorotan.

Resy Ariskat tewas ditusuk wanita pirang, ND (43) di Ruko Boutique, Jalan Borobudur, Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 1 April 2024.

Resy ditusuk menggunakan pedang samurai jenis Katana Buton Sword tepat di rusuk kirinya.

Seketika Resy Ariskat tumbang di depan tokonya.

Sontak saja warganet penasaran dengan sosok Resy Ariskat.

Resy Ariskat tinggal di Kampung Cibodasari RT 6/8, Cibodas, Kota Tangerang.

Ia memiliki anak yang bernama Avy Yusuf.

Wanita berinisial ND yang membunuh bos toko baju di Tangerang dengan menggunakan samurai ternyata bukan orang sembarangan. (Kolase Istimewa)

Baca: Sibuk di Turki, Ini Sosok Suami Wanita yang Bunuh Bos Toko Baju di Tangerang Pakai Pedang Samurai

Dalam akun Instagram-nya, @aviyusuf02, Avi kerap mengunggah momen kebersamaannya dengan sang keluarga, terutama dengan sang ibunda Resy Ariskat.

Di postingan terakhirnya, Avi mengunggah foto dirinya dengan sang ibu.

Dalam foto itu, Resy Arsikat tampang bersandar di pundak sang anak.

Di keterangan videonya, terlihat bahwa Resy Ariskat sangat menyayangi anak tercintanya itu.

"Nak, kamu adalah alasanku untuk tetap kuat menjalani lika-liku kehidupan ini," tulis keterangan di video, dikutip TribunnewsWiki, Kamis, 4 April 2024.

"Kamu adalah semangat hidupku tak ada alasanku untuk menyerah sekuat apapun rintangannya aku akan berjuang untukmu," sambungnya.

Di unggahan lainnya, Avi sapaan karibnya sempat memposting video ketika mengantar jenazah bos baju.

Baca: Pantas Wanita yang Bunuh Bos Toko Baju Tangerang Bisa Bawa Samurai, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Dalam video Avi tampak tegar.

Betapa tidak, ia masih sempat selfie merekam video suasan di dalam ambulans.

Tampak Avi duduk di samping keranda sembari merangkul.

Ia juga memperlihatkan empat orang yang duduk bersamanya.

Raviandy kemudian merangkul keranda sembari membacakan syahadat.

"Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah."

Dalam keterangannya, Avi menulis sedang mengantar ibunya, Resy Ariskat ke tempat peristirahatan.

Baca: Sosok Wanita yang Bunuh Penjaga Toko Baju Pakai Samurai di Tangerang, Pengakuannya Mengejutkan

"Mengantar kepergian bidadari surgaku ke tempat peristirahatan terakhir," tulis dalam keterangan video.

Sosok dan biodata Resy Ariskat

Resy Ariskat berusia 53 tahun.

Ia memiliki seorang anak, Ivan.

Resy Ariskat tinggal di Kampung Cibodasari RT 6/8, Cibodas, Kota Tangerang.

Kapolsek Kelapa Dua Kompol Stanlly Soselisa menerangkan Resy Ariskat ditusuk karena pelaku, ND merasa sakit hati.

Kejadian berawal dari niata ND mencari baju koko dan batik.

Ia datang seorang diri mengendarai mobil Toyota Yaris B 111 NDO.

Baca: Mahasiswi Yolanda Assyar Klarifikasi Perselingkuhan dengan Direktur di Bandung, Bantah Jadi Pelakor

Saat itu Resy sedang mengepel lantai tokonya, Boutique Aurel Mode.

ND kemudian masuk ke dalam toko tanpa melepas alas kakinya.

Resy Ariskat sontak menegur ND kata Stanlly.

ND yang tak mau ambil pusing memilih pergi meninggalkan toko.

Namun saat berjalan pergi, ND mendengar Resy Ariskat melontarkan kata kasar.

Ia berbalik, mempertanyakan maksud Resy berucap demikian.

"Ada bahasa dari korban membuat pelaku tersinggung dan sakit hati, pelaku mendatangi korban lagi menanyakan maksud dari perkataan korban tersebut," kata Kompol Stanlly Soselisa.

Baca: Bukan Harvey Moeis, Ini Sosok Terkaya di Kasus Korupsi Timah Rp 271 Triliun, Hartanya Ratusan Miliar

Cekcok mulut pun berlanjut sampai pertarungan cakar antar keduanya.

Kemudian ND mengambil pedang Katana Buton Sword dalam mobilnya.

Seketika ia menusukkan pedang tersebut ke bagian rusuk kiri Resy.

"Tepat di bawah payudara," jelas Stanlly.

Pelaku kini dijerat Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP.

Pengakuan pelaku

Sosok wanita berambut pirang berinisial ND yang membunuh Resy Ariskat menjadi sorotan publik.

Alih-alih bertanggung jawab, ND sempat melarikan diri dengan mobilnya yang berjenis Toyota Yaris dan mengancam warga memakai pedang.

Baca: Viral Yolanda Assyar Mahasiswi Hukum Selingkuh dengan Direktur di Bandung: Pelakor Kelahiran 2004

ND lalu berusaha melarikan diri, meski mobilnya sudah dikepung oleh warga.

Wanita berambut panjang dan mengenakan gamis hitam tersebut kemudian mengancam warga dengan pedangnya.

ND bahkan tak gentar menabrak sepeda motor yang menghalangi laju mobilnya.

Aksi pelarian DN baru berhenti setelah mobilnya ditabrak dari depan oleh Toyota Fortuner.

Kepada warga yang mengerubunginya, wanita berinisial ND itu mengaku akan segera menyerahkan diri.

"Saya mau ke kantor polisi, saya mau ke kantor polisi," ucap ND berkali-kali.

Warga yang kadung emosi, meminta ND untuk turun dari mobilnya.

"Turun! Turun!," kata warga.

"Tahan, tahan mobilnya," ucap warga yang lain.

ND akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Jatiuwung.

(tribunnewswiki.com/tribunnewsbogor.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni

Berita Populer