Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hareesa atau Arabic Chicken Harees adalah makanan khas Ramadan yang berasal dari negara Arab.
Nama harees berasal dari kata Arab "harasa" yang berarti menumbuk atau meremas.
Seperti namanya, dalam pembuatan harees, gandum digiling dengan kambing atau kambing dan kemudian dimasak dengan api kecil hingga lembut.
Hareesa terdiri dari gandum, barley, dan daging, baik ayam, sapi, atau domba/kambing, yang dimasak bersama hingga meleleh bersama dalam panci di atas oven khusus.
Harees dibuat dengan memasak gandum dalam air yang sedikit asin selama beberapa jam. Kemudian daging – sering kali domba atau ayam – ditambahkan dan dimasak lagi untuk waktu yang lama (setidaknya empat jam).
Harees lalu disajikan dengan ghee lokal yang disendokkan di atasnya.
Cara penyiapan lainnya yaitu dengan memasukkan daging dan gandum ke dalam panci terlebih dahulu, bersama dengan air dan garam kemudian memasaknya dalam waktu lama.
Beberapa juru masak suka menyajikan Harees dengan bawang goreng cincang yang ditaburkan di atasnya. (1)(2)(3)
Baca: Haleem
Baca: Halloumi
Sejarah
Harees diperkenalkan ke warga India oleh para imigran dari Timur Tengah.
Harees diperkenalkan pada abad ke-17 tiba di Hyderabad yaitu bekas negara pangeran di wilayah selatan-tengah Deccan di India sekarang.
Keturunan mereka pindah ke Pakistan usai pemisahan India Britania pada tahun 1947 dan menetap di pelabuhan Karachi di daerah yang sekarang dikenal sebagai Koloni Hyderabad.
Shaikh Saeed bin Mohsin Baqirf Alamudi, yang ayahnya termasuk di antara mereka yang bermigrasi dari Hyderabad ke lingkungan Karachi, menelusuri asal-usul keluarganya ke Yaman.
Alamudi memperkirakan sekarang ada 500 keluarga dengan nenek moyang yang sama di Karachi, tetapi banyak dari anggota mereka bahkan tidak lagi berbicara bahasa Arab.
Qahwah, jenis kopi paling populer yang diseduh di Timur Tengah, secara teratur menemani santapan sehari-harinya, terutama selama bulan Ramadhan. (1)
Baca: Maqluba
Baca: Kunafa
Resep
Simak inilah cara membuat Harees makanan khas Timur Tengah (2):
- 1/2 Kg ayam tampa tulang.
- 1/2 Kg gamdum yang sudah direndam semalaman.
- 1/2 Kg barley yang sudah direndam semalaman.
- Bawang putih dan jahe yang telah dihaluskan.
- Garam.
- Masala haleem.
- Kaldu ayam.
- Olive Oil atau Ghee.
- Bawang goreng.
- Daun ketumbar.
- Ambil gandum dan barley yang sudah direndam, lalu rebus dalam wajan dengan jumlah air dua kali lipat. Kamu bisa menggunakan panci presto untuk proses yang mudah dan cepat. Jika menggunakan wajan akan memakan waktu sekitar satu jam untuk benar-benar matang dan jika menggunakan panci presto maka akan memakan waktu sekitar setengah jam.
- Setelah itu, masukkan campuran gandum dan barley ke dalam blender dan aduk hingga berubah menjadi campuran seperti pasta yang kental.
- Di wadah lainnya, ayam yang telah disuwir, jahe, bawang putih yang telah dihaluskan dan garam. Aduk hingga semua bumbu tercampur dengan ayam.
- Lalu, masukkan ayam suwir dan campuran gandum-barley ke dalam kaldu ayam. Aduk rata dan masak selama 15 menit lagi. Taburkan masala haleem di atasnya. Tutup penutupnya agar baunya terserap.
- Arabic Chicken Harees siap disajikan. Hiasi dengan bawang goreng, daun ketumbar segar dan satu sendok makan minyak zaitun atau ghee.
Baca berita terkait makanan khas di sini