Siapa Ratu Atut ? Dinasti Digdaya di Banten yang Elektabilitasnya Kalahkan Artis sampai Konglomerat

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

bTRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Ratu Atut kembali ramai diperbincangkan karena dinasti politiknya yang kuat di Banten.

Mantan Gubernur perempuan pertama di Banten ini pernah dipenjara gara-gara terlibat kasus suap.

Lantas siapa sosok Ratu Atut sebenarnya ?

Simak inilah ulasan yang berhasil Tribunnewswiki rangkum terkait sosok Ratu Atut yang kekuasaan dinasti politiknya digdaya di Banten hingga elektabilitasnya kalahkan artis sampai konglomerat:

Ratu Atut Chosiyah. Siapa Ratu Atut ? Dinasti Digdaya di Banten yang Elektabilitasnya Kalahkan Artis sampai Konglomerat (Kompas)

Ratu Atut memiliki nama panjang Ratu Atut Chosiyah.

Ratu Atut dilahirkan pada tanggal 16 Mei 1962 di Kampung Gumulung, Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.

Ratu Atut adalah sulung dari tiga bersaudara, putra-putri pasangan Tubagus Chasan Sochib dan Hajjah Wasiah.

Istri dari almarhum Hikmat Tomet ini menamatkan Sekolah Dasar di kampungnya dan melanjutkan pendidikannya (SMP, SMA, Perguruan Tinggi) di Kota Bandung.

Ibu dari tiga anak ini pernah menduduki sejumlah jabatan prestisius, antara lain: Ketua Kama Dagang dan Industri Daerah (KADINDA) Provinsi Banten, Ketua Asosiasi Distributor Indonesia (ARDIN) Provinsi Banten dan aneka organisasi lain.

Baca: Hari Ini, PTUN Gelar Proses Penelitian Berkas Gugatan Dugaan Nepotisme Dinasti Politik Jokowi

Dilansir dari bantenprov.go.id, pada pertengahan tahun 2001 Atut mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Banten periode 2002 – 2007.

Dalam pemilihan di DPRD Banten, Ratu Atut bersama calon gubernur Djoko Munandar terpilih memimpin Provinsi Banten.

Pada tanggal 11 Januari 2002, Ratu Atut Chosiyah resmi menduduki jabatan Wakil Gubernur Banten.

Wanita yang berkarier di Partai Golkar ini pada awal tahun 2006, ia dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Banten menggantikan Djoko Munandar.

Dilansir dari wikipedia, karier itu terus berlanjut sampai pada Pilkada 2006, Atut mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten didampingi oleh Mohammad Masduki.

Pencalonan mereka didukung Partai Golkar, PDI-P, PBR, PBB, PDS, Partai Patriot, dan PKPB.

Pertarungan Ratu Atut menjadi orang nomor satu di Provinsi Banten ditantang oleh tiga pasangan calon.

Baca: Deklarasi Sumpah Pemuda 2.0, Pengamat politik UMY Apresiasi Suara Gen Z Kritisi Politik Dinasti


Ketiganya adalah pasangan Zulkieflimansyah - Marissa Haque, Tryana Sjam'un - Benyamin Davnie dan Irsjad Djuwaeli - Mas A. Daniri.

Sementara, pada Pilkada 2011 Ratu Atut kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten dengan didampingi Rano Karno alias Si Doel.

Pasangan Atut-Rano Karno mengalahkan pasangan nomor urut 2 Wahidin Halim-Irna Narulita dan nomor urut 3 Jazuli Juwaeni-Makmun Muzzaki.

Kesuksesan karier politik Ratu Atut harus tumbang pada tahun 2013 karena terjerat alam kasus dugaan suap terkait penanganan sengketa pilkada Lebak.

Mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, Tangerang, Selasa 6 September 2022.

Berikut profil dan rekam jejaknya sebelum masuk bui.
Seperti diberitakan, Ratu Atut Chosiyah telah bebas dari balik jeruji besi seusai mendekam selama 7 tahun akibat kasus korupsi.

Namun, Ratu Atut diwajibkan mengikuti bimbingan dari Balai Permasyarakatan (Bapas) Serang, Banten, hingga 8 Juli 2025.

Perlu diketahui, Ratu Atut Chosiyah adalah narapidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan kedokteran umum di puskesmas Kota Tangerang Selatan dan kasus suap sengketa Pilkada Lebak.

DINASTI RATU ATUT DI BANTEN

Airin Rachmi Diany, Andiara Aprilia Hikmat, Ananda Trianh Salichan, adalah bagian dari keluarga besar eks Gubernur Banten Ratu Atut Ratu Atut Chosiyah. (Tribunnews)

Keluarga besar eks Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menunjukkan kedigdayaan elektabilitas mereka di daerah pemilihan Banten pada Pileg 2024. 

Dari tujuh anggota keluarganya yang berkontestasi di ajang lima tahunan tersebut, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabulaten/Kota, hingga DPD, enam di antaranya berhasil memperoleh kursi.

Airin Rachmi Diany, istri Tubagus Chairi Wardana yang juga adik ipar Ratu Atut, bahkan memperoleh suara tertinggi dari semua caleg di dapil Banten I, II, dan III, dengan 302.878 suara.

Eks Wali Kota Tangerang Selatan dua periode tersebut, bertarung sebagai caleg dari Partai Golkar dapil Banten III yang meliputi wilayah Tangerang Raya, di antaranya Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Sejumlah artis yang mengikuti pemilihan legislatif dapil Banten, tak mampu menyaingi elektabitas keluarga besar Ratu Atut.

Sebut saja artis peran Virnie Ismail yang juga maju sebagai caleg PAN dapil Banten III. 

Namun, Rano Karno pengecualian.

Meski kalah perolehan suara dari Airin, caleg dari PDIP tersebut lolos ke Senayan dengan 149.397 suara.

Airin juga mengungguli suara Sufmi Dasco Ahmad.

Di Dapil Banten III, Ketua Harian DPP Gerindra itu memperoleh 119.692 suara.

Termasuk eks Gubernur Banten periode 2017-2022 Wahidin Halim dengan 104.946 suara.

Baca: Anggap Dinasti Politik Wajar, Denny JA: Isu Jokowi Bangun Dinasti Politik Akan Jadi Isu Usang

Bahkan konglomerat Hary Tanoesoedibjo yang memiliki kemampuan finansial luar biasa, sama sekali tak bisa bicara banyak untuk mematahkan dominasi Airin.

Caleg Perindo yang bertarung di dapil Banten III itu hanya memperoleh 49.714 suara.

Komedian Usnan Batubara alias Ucok Baba juga tak bisa memanfaatkan popularitasnya untuk mendongkrak suara.

Di dapil Banten II, valeg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya memperoleh 937 suara.

Suaranya kalah jauh dengan Tubagus Haerul Jaman, adik tiri Ratu Atut.

Haerul Jaman diketahui sebagai petahanan dari Partai Golkar. Ia berhasil mempertahankan kursinya di Senayan pada Pileg 2024 dengan 83.565 suara. 

Aktris senior Raslinna Rasidin juga bernasib sama dengan Ucok Baba.

Caleg dari PAN dapil Banten II dengan nomor urut 6 tersebut hanya memperoleh 1.880 suara.

Bahkan kedigdayaan Haerul Jaman tak mampu ditandingi Wakil Ketua MPR Yandri Sutanto dari PAN, dan Nuraini dari Partai Demokrat.

Termasuk Jazuli Juweni dari PKS dan Annisa MA Mahesa, putri almarhum Desmon J Mahesa, dari Gerindra.

Selain Airin dan Haerul Jaman, berikut keluarga Atut yang berhasil memenangkan kontestasi Pileg 2024.

1. Andiara Aprilia Hikmat

Ketua Komite I DPD RI Andiara Aprilia Hikmat (Istimewa)

Andiara Aprilia tercatat sebagai putri Ratu Atut Chosiyah. Ia maju menjadi caleg DPD RI dari Provinsi Banten.

Ia juga berstatus petahanan. Sudah dua periode menduduki kursi DPD RI.

Dan Pileg 2024 merupakan kontestasi ketiganya.
Wanita 36 tahun tersebut juga digdaya di antara caleg lainnya.

Ia berhasil 1.049.928 suara dan menjadikannya lolos di peringkat pertama suara terbanyak.

2. Ananda Trianh Salichan

Ananda Trianh Salichan, anak bungsu Ratu Atut Chosiyah dari pernikahannya dengan almarhum Hikmat Tomet juga berhasil mendapatkan kursi DPRD Banten.

Ia maju sebagai caleg Partai Golkar dengan nomor urut 1 di dapil Banten 9 Kota Tangerang Selatan.
Meski berstatus debutan di kontestasi tersebut, ia berhasil mendulang 45.385 suara.

3. Tubagus Udrasengsana

Tubagus Udrasengsana adalah anak dari adik tiri Ratu Atut Chosiyah, yakni Tubagus Hairul Jaman.

Ia maju memperebutkan kursi DPRD Kota Serang dari dapil Kota Serang 2 meliputi Kelurahan Cipare, Cimuncang, Kota Baru, Keagungan, Lontar Baru, dan Serang.

Meski debut di kontestasi tersebut, Udra memperoleh suara tertinggi di dapilnya dengan raihan 4.877 suara.
Ia pun berhak mendapat kursi parlemen Kota Serang.

4. Teguh Istaal

Istaal diketahui berstatus suami Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang Ratu Ria Maryana, yang merupakan adik tiri Ratu Atut.

Ia maju nomor urut satu dari Partai Golkar memperebutkan kursi DPRD Banten daerah pemilihan Banten 1 meliputi Kota Serang.

Dari perhitungan resmi KPU, Teguh memperoleh 30.251 suara.

Perolehan itu meloloskannya mengisi satu dari 100 kursi di DPRD Banten.

Satu-satunya yang gagal

Meski dinasti Ratu Atut digdaya di Pileg 2024, ternyata ada satu nama yang menjadi bagian dari keluarganya gagal mendapatkan kursi DPR RI.

Ia adalah Adde Rosi Khoerunnisa, istri eks wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, anak sulung Ratu Atut Chosiyah.

Sebagai petahana, politikus dari Golkar ini hanya mendulang 61.848 suara di dapil Banten I yang meliputi wilayah Kabupaten Lebak dan Pandegelang.

(TRIBUN-Network/TRIBUNNEWSWIKI)



Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer