Tahun Baru Imlek adalah sebuaah perayaan terpenting orang Tionghoa.
Perayaan tahun baru imlek ini dimulai pada hari pertama bulan pertama (Hanzi: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa.
Serta berakhir dengan Cap Go Meh (十五暝 元宵節) pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama).
Malam tahun baru imlek juga dikenal sebagai Chúxī (除夕) yang memiliki arti "malam pergantian tahun".
Ada beberapa hal yang dikaitkan dan identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Baca: Mengenal Baju Cheongsam, Baju Berwarna Merah Khas Imlek yang Biasa Dikenakan Wanita Tionghoa
Inilah tujuh hal yang identik dengan Perayaan Tahun Baru Imlek, dikutip dari TribunTravel:
Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan ragam ornamen dan pernak pernik Tahun Baru Imlek yang berwarna merah,
Warna merah ini identik dengan Perayaan Tahun Baru Imlek lho.
Bagi orang Tionghoa warna merah menggambarkan kebahagiaan dan membawa nasib baik.
Maka tak heran, jika perayaan Tahun Baru Imlek ini identik dengan pakaian, lampion hingga ornamen berwarna merah.
2. Lampion
Selain warna merah, Lampion juga menjadi hal yang tidak pernah ketinggalan saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Sesuai dengan fungsinya yakni menerangi dan memberikan cahaya, lampion memiliki filosofi 'menerangi' bagi orang Tionghoa.
Ada beragam bentuk lampion yang dipasang saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Berikutnya ada tarian barongsai.
Sadar atau tidak, saat perayaan Tahun Baru Imlek ada sejumlah mall atau pusat perbelanjaan yang menampilkan pertunjukkan tarian barongsai.
Angpao berasal dari dialek Hokkian yang berarti bungkusan atau amplop merah.
Dalam tradisi Tionghoa, orang yang wajib memberikan angpao biasanya adalah mereka yang telah menikah dan dianggap sudah mapan secara ekonomi.
Saat perayaan Tahun Baru Imlek, angpao diberikan kepada anak-anak dan yang dituakan.
Baca: Alasan Kenapa Setiap Tahun Baru Imlek Selalu Hujan, Faktor Cuaca Atau Sebuah Rezeki ?
Seperti perayaan Tahun Baru yang diperingati tiap tanggal 1 Januari, perayaan Tahun Baru Imlek juga identik dengan mercon dan kembang api.
Menurut tradisi dan keyakinan yang ada, mercon dipercaya dapat mengusir semangat jahat dan menarik Dewa Kekayaan ke pintu rumah.
Namun, karena mercon dianggap terlalu berbahaya, banyak orang yang menggantinya dengan kembang api.
6. Kue Keranjang
Kue Keranjang merupakan satu kuliner yang sering kita jumpai saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Kuliner khas Imlek ini terbuat dari tepung ketan dan gula.
Sekilas kue keranjang memiliki tekstur yang mirip dengan dodol, yakni kenyal dan lengket.
Baca: Resep Olahan Kue Keranjang yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah
7. Hujan
Perayaan Imlek dipercaya identik dengan hujan.
Dari tahun ke tahun masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek sudah akrab dengan kondisi cuaca hujan.
Menurut pengamat Feng Shui Ferry Wong yang dilansir dari KompasTV, unsur air yang datang saat Imlek memberi pengaruh positif untuk umat.