Dua orang wanita di Lampung ini saling pukul atau baku hantam karena asmara serta berlangsung karena berebut suami orang.
Diketahui, dua perempuan berkelahi di sebuah kafe karena perasaan cemburu.
Perkelahian diduga karena berebut suami orang lain.
Peristiwa ini kemudian berujung dengan pelaporan di Mapolresta Bandar Lampung.
Pelapor berinisial PRS (29).
Sedangkan terlapor berinisial PT (26).
Baca: ISI Chat Terbaru Elmer dan Bella Damaika si Pramugari Selingkuhan, Pelakor: Haha Malah Gaenak di Aku
Baca: Baru 23 Tahun, Cewek Ini Jadi Pelakor & Bunuh Istri Sah Pakai Celurit, Terancam Penjara Seumur Hidup
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polresta Bandar Lampung, Inspektur Satu (Iptu) Gustomi Dendi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Pelapor PRS melaporkan mengalami kekerasan oleh terlapor.
Setelah penyelidikan, kasus ini telah naik sidik.
Terlapor sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Gustomi di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (16/1/2024) sore dikutip dari Kompas.com
Gustomi mengatakan, peristiwa ini sebenarnya terjadi pada 8 Oktober 2023 di Daja Kafe.
Namun, terlapor baru bisa diamankan pada Minggu (14/1/2024).
"Setelah ditetapkan sebagai tersangka kita berupaya menahannya.
Tetapi tersangka sering berpindah-pindah tempat,
hingga bisa kita amankan di sebuah hotel kemarin," ungkap dia.
Dari hasil penyelidikan, peristiwa ini berawal saat korban PRS mendatangi pelaku PT yang sedang bersama seorang pria.
Baik korban dan pelaku sama-sama menjalin hubungan asmara dengan pria tersebut.
Sementara, sang pria berinisial FL itu sebenarnya juga telah memiliki istri sah.
"Si lelaki itu sudah menikah dan memiliki istri.
Sedangkan korban dan pelaku diduga menjadi selingkuhan," ucap dia.
Sempat terjadi cek cok di lokasi antara korban yang melabrak pelaku dan sang pria.
Hingga akhirnya pelaku memukul dada dan mendorong korban sampai terjatuh.
"Korban mengalami sesak napas dan memar di bagian dada," beber dia.
Gustomi mengaku pihaknya masih mendalami kasus ini dan menahan pelaku PT.
"Tersangka dikenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan," pungkas dia.
Siaran langsung facebook istri sah labrak pelakor di Bank tempat bekerja viral di media sosial.
Siaran langsung tersbeut dilakukan oleh akun Facebook milik Asriani.
Asriani adalah istri sah pengusaha asal Gowa yang suaminya direbut oleh perempua diduga pelakor asal Palopo.
Aksi pelabrakan pelakor ini terjadi pada Kamis (18/2/2021) di Makassar di salah satu Bank besar di sana.
Video viral tersebut merekam perempuan baju abu-abu yang melabrak customer service bank tersebut.
Mendapatkan perlakuan tiba-tiba tersebut, customer service bank tersebut hanya bisa diam dan bermain handphone.
Istri sah juga sempat melontarkan kata-kata hingga satpam di tempat tersebut bergerak.
Pihak keamanan kantor mencoba menengahi kegaduhan antara istri sah dan perempuan diduga pelakor tersebut.
Bahkan satpam tersebut juga meminta pada perekam untuk mematikan video rekaman tersebut.
"Mohon maaf tolong dimatikan videonya ya buk." ucap satpam tersebut.
Malangnya, satpam tersebut justru kena sembur istri sah, jika hal tersebut sengaja untuk direkam.
"Eh tidak memang sengaja pak!," ujar perempuan berbaju abu-abu.
Kemudian, dua perempuan ini diminta untuk masuk ke ruangan di bank tersebut.
Baca: Video Viral Istri Labrak Pegawai Bank yang Diduga Pelakor, Ternyata Sudah Nikah Siri dengan Suaminya
Baca: 7 Karakter di Drama Korea Hits yang Berhasil Bikin Penonton Emosi, dari Penindas hingga Pelakor
Dalam video viral istri sah labrak pelakor ini memperlihatkan wanita berbaju abu-abu melontarkan kata-kata pada seorang pegawai bank yang duduk di meja tanpa memberikan klarifikasi.
“Oe,, bapak mu tidak bilang kau menikah,” ujar perempuan berbaju abu-abu kepada seorang pegawai, seperti dikutip dari Tribun Timur.
Perempuan berbaju abu-abu tersebut juga mengklaim dirinya pernah jadi pelakor.
"Diamku sabarku 14 tahun jadi istrinya. Dan saya juga pernah jadi kau. Saya pernah jadi pelakor juga. Saya juga pernah jadi yang kedua," kata Asriani.
"Kau nikah siri ko. Bapakmu tidak tahu kau menikah," ujar istri sah yang mengenakan jilbab putih itu.
Ia pun menunjukkan anak dari suaminya.
"Lihat ini anakku, gadis. Dia malu sama teman-temannya. Dia seenaknya ngambil suamiku,"
"Dia bilang menikah. Eh lihat anakku gadis. Malu di sekolahnya,"semprotnya lagi.
"Saya sudah peringatkan baik-baik. Terserah kamu mau lakukan apapun dengan suamiku. Nda jadi masalah. Satuji, jangan pernah upload suamiku. Ini anakku sudah gadis," kata istri tersebut.
Pihak Tribun masih mencari konfirmasi pada pemilik akun Asriani tentang kabar tersebut.
Wajah seorang pelakor ini disilet istri sah usai doakan bayi yang dikandungnya mati.
Wanita bernama Rini Okta Yani (20) yang disebut 'pelakor' mendapat perlakuan tersebut dari dikira Shafira (istri sah) di pintu tol Palindra setelah ditelpon suaminya untuk menemui korban.
Rini si pelakor ini mendapatkan luka sayatan di wajahnya.
Shafira mengaku emosi saat bayi yang dikandungnya didoakan oleh si pelakor meninggal saat melahirkan.
Ternyata si istri ini juga sudah sering mengingatkan pelakor saat berselingkuh dengan suaminya.
"Sudah sering ketahuan mereka ini selingkuh. Suami saya sudah sering saya ingatkan, korban juga. Tapi mereka tetap saja, saya tidak berani melawan karena lagi hamil. Suami saya juga sering menganiaya, ketika ketemu kemarin saya jadi emosi dan melukainya pakai silet. Saya menyesal," kata Shafira.
Shafira melanjutkan, saat itu dikiranya korban akan minta maaf padanya, namun justru mendoakan hal buruk pada bayinya.
"Saya lagi hamil tujuh bulan, maksud menemui itu saya kira dia (korban) mau minta maaf. Tapi dia malah mendoakan anak saya meninggal sehingga saya emosi dan mengambil silet di dalam boks motor," kata Shafira.
Pelakor bernama Rini yang tak terima ini justru melaporkan istri sah ke pihak berwajib dengan dalih menjadi koban penganiayaan kedua pasang suami istri, Aulia Putra (22) dan Shafira (20).
Oleh sebab itulah Unit Jatanras Dikrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan menangkap kedua suami istri tersebut.
Baca: Video Viral Wanita Pergoki Tunangannya Selingkuh dengan Perempuan Lain, Pelakor Akhirnya Mengalah
Baca: PERGOKI Pelakor Berduaan sama Suami di Mobil, Istri Ini Ngamuk: Suami Bela Pelakor dan Pukul Istri
Kompol Suryadi, Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, mengatakan motifnya sejauh ini karena perselingkuhan antara suami pelaku dan korban.
"Dari laporan itu langsung dilakukan penyilidkan, motifnya sejauh ini karena perselingkuhan antara suami pelaku dan korban. Mereka juga mengambil barang milik korban," kata Suryadi.
Kedua pelaku terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan 365 KUHP tentang pencurian dengan penjara 15 tahun atas tindakannya.
Kasus ini bermula dari adanya perselingkuhan di rumah tangga Aulia Putra (22) dan Shafira (20) warga Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan.
Suami Shafira mengatakan, dirinya sudah telah menjalin hubungan terlangan sejak 11 bulan lalu dengan Rini.
Aulia mengkalim dirinya punya masalah dengan Iqbal yang tak lain adalah pacar selingkuhannya itu.
Saat itu, Rini sedang mengendarai motor di kawasan Jalan Panca Usaha dan diberhentikan oleh Aulia dengan cara ditendang.
"Motor Iqbal saya tendang sehingga mereka jatuh. Kemudian Rini saya bawa ke arah tol Palindra. Saya dan Rini memang sudah pacaran," kata Aulia saat berada di Polda Sumsel, Jumat (13/11/2020).
Aulia juga mnegaku jika dirinya sudah menganiaya selingkuhannya itu dengan memukulinya di wajah dan badan korban saat perjalanan menuju arah pintu tol Palindra.
Kemudian Aulia ini sempat menelfon sang istri dengan maksud mempertemukan istri dan selingkuhannya.
"Istri saya tahu kami selingkuh, makanya mau saya temukan," kata Aulia.
Baca berita terkait di sini