Sosok Grace Nathalie, Elite PSI yang Datangi Moderator di Debat Capres, Pertanyakan Aksi Pose 3 Jari

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Grace Natalie. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Grace Natalie saat ini sedang ramai menjadi perbincangan masyarakat Indonesia.

Hal ini lantaran Grace Natalie yang juga elite PSI ini mendatangi moderator saat debat capres, Minggu (7/1/2024), kemarin.

Lantas siapa Grace Natalie sebenarnya ?

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait sosok Grace Natalie yang perlu kamu ketahui:

Grace Natalie Louisa lahir di Jakarta, pada 4 Juli 1982.

Grace Natalie lahir dari pasangan Brata Ngadiman dan Anna Clementine.

Baca: Grace Natalie Pertanyakan Aksi Pose Tiga Jari saat Debat: Mari Kita Hormati Capres yang Berbicara

Baca: Prabowo dan Anies Baswedan Tak Saling Salaman Usai Debat, Anies: Tidak Tahu ke Mana Harus Salaman

Grace Natalie adalah politisi yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sebelumnya, Grace Natalie pernah berkarier sebagai seorang jurnalis.

Kala itu, ia sempat menjadi pembawa acara berita di beberapa program.

Grace Natalie mengenyam pendidikan di SMAK 3 BPK Penabur, Jakarta.

Grace Natalie. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikannya di Jurusan Akutansi Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII).

Grace Natalie memiliki suami bernama Kevin Osmond.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak yaitu Kenzo dan Kael.

Awalnya, Grace mengikuti kompetisi SCTV Goes To Campus dan meraih kemenangan untuk wilayah Jakarta.

Grace masuk tingkat nasional dan berhasil menjadi lima besar.

Di sinilah perkenalan awal Grace dengan dunia jurnalistik.

Grace Natalie kemudian didapuk menjadi satu di antara penyiar di Liputan 6 yang tayang di SCTV.

Grace juga sempat mengembangkan karirnya di stasiun TV lain, seperti ANTV dan TVOne.

Sewaktu bekerja di TVOne, Grace Natalie berkesempatan mengikuti kursus kilat di Maastricht School of Management di negeri kincir angin, Belanda dari Januari hingga April 2009 silam.

Karirnya di dunia jurnalistik semakin berkembang dengan banyak pengalamannya.

Tidak hanya di studio, Grace Natalie juga terjun ke lapangan untuk liputan.

Grace Natalie pernah meliput tragedi tsunami Aceh 2004, meletusnya Gunung Talang Sumatera Barat, konflik Poso di Sulawesi Tengah, hingga liputan terorisme Agustus 2009 di Temanggung, Jawa Tengah.

Baca: Sosok Icang Aliudin, Camat Parungpanjang Berseteru dengan Caleg PSI Bro Ron, Begini Karir Politiknya

Baca: Sah! MK Tolak Gugatan PSI soal Batas Usia Capres-Cawapres Jadi 35 Tahun

Selama perjalanan karirnya di dunia jurnalistik Grace Natalie berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa tokoh internasional.

Beberapa tokoh tersebut antara lain Abhisit Vejjajiva (Perdana Menteri Thailand), Jose Ramos Horta (Presiden Timor Leste), Steve Forbes (CEO Majalah Forbes), George Soros.

Dedikasinya di dunia jurnalistik menghantarkan Grace Natalie menjadi salah satu pembawa acara berita terfavorit.

Grace Natalie pernah mendapat gelar Anchor of The Year 2008, serta Runner Up Jewel of the Station 2009 versi News Anchor Admirer.

Juni 2012 Grace meninggalkan TVOne dan beralih dalam jabatan baru sebagai CEO Saiful Mujani Research and Consulting.

Tahun 2014 Grace Natalie memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Grace mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan partai yang bebas korupsi.

Wanita berumur 36 tahun tersebut kemudian mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menjabat sebagai ketua umum.

PSI ikut merebutkan kursi legislatif dalam pemilihan umum April 2019.

Namun dalam Pemilu 2019, PSI tidak lolos ambang batas parlemen.

Alasan Grace Natalie Datangi Moderator Debat Capres

Wakil TKN Prabowo-Gibran Grace Natalie di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/12/2023). (Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow)

Terungkap alasan Grace Natalie datangi moderator debat calon presiden (capres) saat jeda iklan.

Saat itu Wakil Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Grace bersama Isyana Bagoes Oka menghampiri moderator untuk mempertanyaakan perihal aksi pose tiga jari yang dilakukan pendukung paslon nomor 3.

"Kami mempertanyakan apa boleh pendukung yang duduk di belakang moderator, setiap paslon menjawab, mengacungkan tangan mereka tinggi-tinggi," kata Grace kepada wartawan, dikutip dari Kompas.com pada Minggu (7/1/2024). 

Grace mengaku khawatir jika gerakan-gerakan tersebut mengganggu konsentrasi semua calon yang berbicara.

Hal ini karena masing-masing calon presiden hanya diberi waktu 2 menit. Sehingga dalam waktu yang terbatas itu, capres harus fokus berpikir.

"Karena (gerakan pendukung) pasti tertangkap mata paslon. Itu ada dalam sudut pandang mata paslon," ujar Grace.

Selain itu, melalui akun Instagramnya Grace juga mengajak untuk saling menghormati capres yang sedang bicara.

"Sebagai suporter marilah kita menghormati capres yang sedang berbicara. Hanya ada waktu 2 menit utk menjawab pertanyaan. Gestur mengacung2kan tangan tinggi2 persis di hadapan para paslon, berpotensi mengganggu konsentrasi beliau2 ini."

"Peristiwa ini terjadi berkali kali. Baik ketika paslon 01 maupun 02 bicara." tulis Grace.

Kala itu, Grace dan Isyana yang sama-sama mantan jurnalis dan pembawa berita itu bahkan menghampiri jurnalis MNC Group, Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, duo moderator debat capres hari ini, dengan berlari.

Dua petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusung Prabowo sebagai capres tersebut berdiskusi dengan Anisha dan Ariyo selama hampir 1 menit saat jeda iklan antara segmen 2 dan 3.

Hal itu terjadi setelah pendukung capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo berulang kali mengangkat salam 3 jari selama 15 detik ketika lawan debat Ganjar, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan berbicara.

Gestur 3 jari ala Hunger Games ini diperkenalkan Ganjar melalui akun media sosialnya pada akhir November 2023 lalu.

Setelah segmen 3 dimulai, Ariyo dan Anisha langsung mengingatkan para pendukung capres untuk menghormati hak bicara para capres.

"Dimohon untuk tidak mengganggu dan tidak men-distract capres yang sedang berbicara," kata Anisha.

Selepas debat, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Nusron Wahid, menyebut bahwa protes juga dilayangkan ke tim sukses Ganjar-Mahfud secara langsung dan ke KPU RI.

Diketahui, debat kedua capres ini diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo beradu gagasan seputar tema seputar pertahanan, keamanan, politik luar negeri, globalisasi, hubungan internasional, dan geopolitik dalam debat kali ini.

(TRIBUNNEWSWIKI)

Baca berita terkait di sini



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer