Sosok Julian Dwi Setiono, Masinis Kereta Api Baraya Meninggal karena Tabrakan dengan KA Turangga

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Julian Dwi Setiono

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut ini adalah sosok dari masinis kereta api Baraya yang bernama Julian Dwi Setiono.

Julian Dwi Setiono meninggal dunia akibat insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Bandung Raya (Baraya) dengan KA Turangga di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat, 5 Januari 2024, pagi.

Julian Dwi Setiono tewas seketika usai kereta api yang ia kemudikan, yakni KA Baraya, menabrak KA Turangga dalam satu jalur lintasan.

Selain Julian, ada lagi tiga korban meninggal lainnya, yaitu Ponisam, Asisten Masinis KA Commuter Bandung Raya, Andrian, Pramugara KA Turangga, dan Enjang Yudi, PAM Stasiun Cimekar.

Sosok dari Julian Dwi Setiono ini merupakan warga asal Bukit Permata E-8 No. 3 RT 2 RW 22 Kel. Cilame, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat.

Ia telah menikah dengan seorang wanita bernama Santika Fujasari pada tahun 2019.

Dari pernikahannya itu, Julian dan istrinya sudah dikaruniai satu orang anak perempuan.

Pria berusia 28 tahun ini juga memiliki hobi fotografi.

Kecelakaan terjadi antara Kereta Api (KA) Turangga vs KA Bandung Raya (Baraya) yang bertabrakan di Cicalengka, Bandung, Jumat, 5 Januari 2024. (Kolase TribunnewsWiki/Ist)

Baca: Penyebab Kereta Api Turangga Tabrakan dengan KA Bandung Raya, Begini Penjelasan PT KAI

Ia kerap membagikan hasil jepretannya itu di akun Instagramnya yang bernama @zuliands.

Baru-baru ini, Julian Dwi Setiono lebih banyak mengunggah potongan-potongan video ceramah.

Termasuk, unggahan terakhirnya yang menayangkan sebuah video ceramah dari seorang ustaz dengan topik "kematian".

Almarhum Julian Dwi Setiono juga mendapatkan berbagai doa dari warganet yang berempati atas peristiwa kecelakaan ini.

Dalam unggahan terakhir Julian Dwi Setiono di Instagram pada 20 Desember 2023, kolom komentarnya dibanjiri ungkapa bela sungkawa.

Banyak warganet meninggalkan kata-kata doa untuk mendiang.

"Mungkin kita pernah bertemu di depo tapi saya belum begitu kenal, semoga akang Husnul Khotimah ya," tulis seorang warganet.

Baca: Kereta Api Bandung Raya Tabrakan dengan Kereta Api Turangga di Cicalengka, Begini Kondisinya

"Masya Allah postingan terakhir nya tentang kematian .. semoga husnul khatimah pak masinis," kata warganet lainnya.

"Meninggal di hari Jumat, sedang bekerja untuk menafkahi istri dan anak. Sungguh mulia sekali pak, husnul khotimah," timpal warganet lainnya.

Biodata

Nama: Julian Dwi Setiono

Tempat dan Tanggal Lahir: -

Umur: 28 Tahun

Agama: Islam

Profesi: Masinis

Istri: Santika Fujasari

Anak: 1 perempuan

Pendidikan: -

Instagram: @zuliands

Facebook: -

Twitter: -

Baca: Dilarang Nyanyi Mungkinkah, Ternyata Segini Tarif Manggung Andre Taulany cs, Dewa 19 & Slank Kalah

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 4 orang tewas akibat insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Turangga yang tabrakan dengan KA Bandung Raya (Baraya) di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat, 5 Januari 2024.

Empat orang korban meninggal dunia tersebut adalah masinis, asisten masinis, dan pramugara.

VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus mengatakan sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak akibat adanya tabrakan ini akan mengalami pengalihan rute.

"Yang tadinya melalui rute jalur selatan dari Bandung, menuju ke Tasikmalaya, Banjar. Saat ini kita lakukan upaya perjalanan memutar melalui Bandung, menuju ke Cikampek, dan menuju ke Kroya," kata Joni.

Ia menjelaskan rute memutar ini akan membuat perjalanan kereta menjadi 2-3 jam lebih lama.

Ditanya soal penyebab tabrakan KA Turangga dan KA Bandung Raya, Joni belum bisa menjelaskan.

Ia mengatakan, pihaknya akan mendalami dan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kecelakaan kereta.

Seluruh penumpang KA Turangga yang mengalami kecelakaan di di Babakan DKA Cicalengka, sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka dilaporkan selamat.

Baca: Pantas Hamish Daud Tak Bayar Gaji Karyawan, Terkuak Kondisi Ekonominya, Suami Raisa Ngeluh Hal Ini

Kapolresta Bandung Kusworo Wibowo mengatakan, semua penumpang kedua kereta yang mengalami kecelakaan dalam kondisi baik dan kini sedang dalam proses evakuasi.

"Kami (polisi) beserta Basarnas, Damkar, Dinkes, masih melakukan upaya-upaya, dan kami membuat garis perimeter aman agar masyarakat tidak ada yang mendekat ke TKP," ujar Kusworo.

Akibat tabrakan itu, 4 orang tewas dan puluhan penumpang lainnya terluka.

Bahkan, kondisi masinis kereta api (KA) 66 Turangga sempat terjepit akibat tabrakan yang terjadi.

Baca: Ini Sosok Ndhank Surahman Hartono yang Melarang Andre Taulany cs Nyanyi Lagu Mungkinkah

Penumpang histeris

Dalam video yang beredar luas, detik-detik kecelakaan itu terekam oleh salah seorang penumpang yang turun tepat setelah tabrakan terjadi.

Awalnya, perekam video pun kebingungan dengan apa yang baru saja ia alami.

Kemudian terdengar teriakan penumpang perempuan yang berusaha turun dari gerbong.

"Turun, turun," ucap salah seorang penumpang histeris.

Perekam video pun kemudian membantu beberapa penumpang turun dari gerbong.

Terdengar pula teriakan hingga tangisan lain dari penumpang yang syok saat kecelakaan terjadi.

"Allahu Akbar," ujar penumpang lain.

Para penumpang yang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak pun mengevakuasi diri menjauh dari lokasi kejadian.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer