Sosok Pria Berbaju Putih yang Diduga ‘Tampar’ Anies Baswedan saat Kampanye di Pontianak

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Pria Berbaju Putih yang Diduga ‘Tampar’ Anies Baswedan saat Kampanye di Pontianak

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah sosok yang diduga menampar Anies Baswedan saat kampanye di Pontianak.

Sontak saja kabar Anies ditampar saat kampanye oleh orang berbaju putih viral di media sosial.

Seperti yang diketahui, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dilaporkan ditampar saat kampanye di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (26/12/2023).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu ditampar di tengah kerumunan.

Sosok yang berani menampar Anies adalah pria berbaju putih bertuliskan 'AMIN" dan mengenakan topi.

Kabarnya, awalnya, pria itu ingin menjabat tangan Anies, namun karena keramaian tersebut terjadi tamparan di pipi capres nomor urut 1 itu.

Anies hanya tersenyum dan menaikkan alisnya usai kena tampat.

Sementara pendukung yang menampar pipi Anies tetap melanjutkan untuk meminta bersalaman.

Baca: Anies Ditampar saat Berkunjung ke Pontianak untuk Kampanye, Begini Tanggapan Timnas Amin

Baca: Pantas Bidan Eka Anugrah Mampu Sumbang 100 Mobil Demi Dukung Anies Baswedan, Bukan Orang Sembarangan

Apa kata pihak Anies terkit insiden ini?

Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaufi Alaydrus mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi pengamanan.

"Jadi, catatan dari bidang pengamanan, tentunya akan ada peningkatan pengamanan terhadap Beliau berdua sehingga membuat masyarakat juga tenang," ujar Syaugi.

Namun, pihaknya tak mengetahui apakah tindakan itu memang disengaja atau bukan.

Penyelidikan pun juga telah dilakukan oleh Timnas AMIN.

Selain itu, Syaugi mengaku penamparan itu bukan hanya sekali diterima oleh Anies Baswedan.

"Sebetulnya sering kejadian seperti itu cuma tidak ada kamera, kebetulan kemarin ada kamera," tuturnya.

Sosok Pria Berbaju Putih yang Diduga ‘Tampar’ Anies Baswedan saat Kampanye di Pontianak. Capres nomo urut 1, Anies Baswedan saat menghadiri kegiatan Desak Anies di Warung Kopi Aming di Pontianak, Selasa 26 Desember 2023. (Capture video)

"Sebetulnya hal itu memang perlu kami waspadai, tapi itu tidak menganggu kelancaran jalannya kampanye."

Sebelumnya, Polri mengerahkan 444 personel untuk memberikan pengamanan khusus para capres dan cawapres di Pilpres 2024.

Tiap capres-cawapres akan dikawal 74 personel anggota polri.

Spri ADC capres/cawapres beserta istri dan perwira penghubung protokol (Pa Bungkol) sebanyak 9 personel.

Lalu, pengamanan dan pengawalan termasuk tenaga medis sebanyak 21 personel.

Kemudian, pengawal lantas terdapat 7 personel.

Di antaranya 2 motoris dan 2 sedan patwal.

Seperti yang diketahui Sebuah video yang memperlihatkan calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dikeplak seorang pria viral di media sosial.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi saat Anies Baswedan berkampanye di Pontianak, Kalimantan Barat pada Selasa, 26 Desember 2023.

Baca: Dilaporkan ke Bareskrim, Anies Baswedan Minta Satu Hal ke Polisi, Responsnya Buat Orang Tersenyum

Dalam video berdurasi 45 detik yang tersebar di media sosial, Anies Baswedan awalnya berjalan di tengan kerumunan warga.

Kemudian, ada seorang pria bertopi menganakan kaus putih bertuliskan AMIN datang dan berdesak-desakan untuk mendekati Anies Baswedan .

Pria itu terlihat melayangkan tangannya ke arah depan dan mengenai wajah dari Anies Baswedan.

Usai peristiwa itu terjadi, Anies yang menggunakan baju putih terlihat tersenyum dan lanjut berjalan.

Lalu seperti apa faktanya?

Dilansir dari Tribunpontianak.co.id, diketahui peristiwa terjadi ketika Anies Baswedan sedang menghadiri kegiatan Desak Anies di Warung Kopi Aming di Pontianak, Selasa 26 Desember 2023.

Ketua DPW Partai Nasdem Kalimantan Barat Syarif Abdullah mengatakan narasi Anies Baswedan 'ditampar' dalam video yang beredar tidak benar.

Ia memastikan tidak ada kejadian penamparan dari pengunjung terhadap Anies Baswedan.

Syarif Abdullah mengaku saat acara dirinya berada di lokasi, sehingga dirinya mengetahui pasti kondisi saat Anies Baswedan hadir di tempat tersebut.

Saat itu, ada banyak orang yang hadir dan berebut ingin menghampiri Anies Baswedan sesaat setelah acara selesai digelar.

"Tidak ada pemukulan atau penamparan. Saya ada disana pada saat kejadian tersebut," kata Syarif Abdullah, Kamis (28/12/2023).

Menurut Legislator Nasdem itu, insiden itu terjadi tidak ada unsur kesengajaan.

Orang yang berbaju putih lengkap dengan tulisan Amin itu ingin bersalaman.

"Mereka itu hanya antusias ingin mendekat dengan pak Anies. ingin bersalaman dan ingin memegang badan pak Anies saat itu." ujarnya.

"Respon pak Anies saat itu juga tersenyum dan manyapa. Sehingga situasi itu sama sekali tak menggambarkan bahwa beliau merasa terancam," imbuhnya.

Ia juga membantah adanya informasi yang beredar bahwa orang yang bersangkutan ditahan pihak keamanan akibat dari insiden tersebut.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TKD dan Dirintelkam Polda Kalbar gunda memastikan kebenaran informasi itu.

"Orang itu juga menggunakan atribut Amin dan datang ke lokasi ingin bertemu dengan pak Anies guna mendengarkan gagasanya. Tidak ada itu penamparan atau pemukulan. Apalagi yang bersangkutan juga orang tua," katanya.

(TRIBUNNEWSWIKI)



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer