Relawan tersebut bernama Muara (50).
Saat ini Muara telah menjalankan operasi dua luka tembak yang menembus kulit di bagian pinggang.
Adapun terkait kondisinya, diketahui pria berusia 50 tahun tersebut berangsur membaik.
"Jalannya oprasi berhasil dilaksanakan mulai (23/12/2023) pukul 03.30 wib, terdapat dua luka tembakan dan proyektil peluru di tubuh kakak saya (korban)," kata Muhlis adik dari korban, Selasa (26/12/2023) dikutip dari TribunJatim.com.
Saat ini korban tengah dirawat di ruang ICU dan belum bisa dipastikan kapan akan dinyatakan bisa pulang oleh pihak dokter.
"Alhamdulillah kondisinya terus stabil, sekarang masih dalam tahap pemulihan pasca operasi," terangnya.
Di samping itu, selama korban dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya, banyak tokoh masyarakat menjenguk, termasuk tim relawan Prabowo-Gibran.
Namun, pihaknya mengarahkan para penjenguk untuk tidak menjumpai korban secara langsung mengingat masih di ruang ICU.
"Jadi para tamu bertemu dengan keluarga di parkiran," pungkasnya
Baca: Berikut Sosok 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia, Lengkap dengan Bisnis dan Harta Kekayaannya
Baca: VIRAL Pria Datangi Dealer Bawa Uang 2 Kardus untuk Beli Fortuner, Ternyata Hasil Nabung 5 Tahun
Pihak kepolisian beberkan kronologi lengkap insiden penembakan terhadap Muara (50) di Dusun Mandeman Daya, Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (22/12/2023) pagi.
Insiden penembakan di Sampang itu bermula saat korban duduk-duduk bersama tiga orang teman di depan warung milik Pak Sutali, tepatnya di pinggi jalan Desa setempat.
Di saat asyik mengobrol, tiba-tiba datang dua orang pria berboncengan memakai kendaraan sepeda motor dari arah selatan menuju ke utara.
"Kedua pria itu mengenakan celana , jaket hitam, masker, dan menggunakan helm," kata Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto.
Kemudian ke dua pria tidak dikenal seketika berhenti di depan warung dan tanpa basa basi melepaskan dua tembakan ke arah korban, satupun tidak meleset. Lalu tancap gas, melarikan diri.
"Tembakan mengenai pinggang korban," terangnya.
Darah pun bercucuran, hingga kemudian korban di bawa ke Puskesmas terdekat oleh warga dan dirujuk ke RSUD Bangkalan.
Akibat luka tembak multitrauma, korban kembali dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya. Namun kondisinya tetap stabil
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com