Memanfaatkan Momentum Single’s Day dengan Omnichannel bagi E-commerce Agar Terdepan di Indonesia

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi belanja online

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Singles’ Day (promo tanggal kembar) yang jatuh pada 11 November (11/11) menjadi salah satu momentum penting bagi e-commerce di Indonesia karena dapat meningkatkan penjualan, berdasarkan laporan Criteo.

Momentum tersebut akan kembali dirayakan pada tahun ini, seiring dengan mendekatnya musim liburan dan semua orang bersemangat untuk berbelanja dengan beragam promosi dan penawaran dari berbagai toko online.

Menurut Rifa Haryadi, Country Manager Indonesia, Info bip, saat ini, sebagian besar konsumen Indonesia memilih membeli barang secara online karena faktor kebutuhan dan kenyamanan.

Namun, kami juga melihat lebih banyak pembeli yang memilih berbelanja online untuk mengejar berbagai promosi, keuntungan cashback, dan menikmati fasilitas seperti pengiriman barang gratis.

Sebuah survei terbaru oleh Kredivo menemukan bahwa hampir 80persen konsumen memilih kombinasi belanja online dan offline dengan banyak pembeli yang masih lebih memilih toko tradisional.

Seiring dengan semakin banyak pemain yang bersaing di era e-commerce modern, pelaku bisnis memerlukan strategi pemasaran inovatif agar dapat menonjol — terutama untuk momentum seperti Singles’ Day. Jadi, bagaimana penjual dapat menerapkan strategi omnichannel yang sukses dalam menanggapi keperluan tersebut?

Pentingnya Penyederhanaan Bisnis

Fokus pada hal mendasar merupakan hal penting — sebagaimana dilakukan oleh Matahari, salah satu jaringan ritel terbesar dan terkenal di Indonesia yang mengandalkan kombinasi integrasi toko online melalui aplikasi dan platform sosial, layanan pelanggan yang kuat, serta program loyalitas sebagai bagian mendasar dari strategi mereka.

Selain itu, sangat penting bagi bisnis retail yang memiliki jaringan luas untuk memiliki satu platform digital yang dapat mengatur inventaris, memaksimalkan toko offline sebagai aset branding bagi konsumen untuk mencoba sekaligus mengambil barang yang dibeli secara online. Strategi marketing perlu memperhatikan integrasi yang mulus program loyalitasnya antara offline dan online.

Strategi omnichannel dapat menyederhanakan kegiatan bisnis, terutama dalam hal komunikasi dan promosi. Omnichannel menawarkan solusi efektif dan efisien yang menciptakan interaksi lebih baik dengan pelanggan; hal tersebut seringkali dikenal dengan conversational commerce yang dapat membantu bisnis bersaing dalam era ekonomi digital.

Laporan IDC Infobip InfoBrief 2023 juga menemukan bahwa lebih dari 67persen bisnis di Indonesia berencana untuk meningkatkan anggaran guna meningkatkan platform komunikasi bisnis mereka pada tahun mendatang.

Info bip, melalui laporan Messaging Trends 2023 juga menemukan bahwa WhatsApp memiliki interaksi dua kali lebih banyak pada tahun lalu.

Info bip melihat pentingnya pesan percakapan melalui aplikasi obrolan, seperti WhatsApp, yang kini menjadi hal biasa.

Sebagian besar bisnis yang sukses dapat mengintegrasikan seluruh pesan dari berbagai medium ke dalam satu platform komunikasi. Misalnya, kita ingin membuat kemeriahan pada sebuah acara di satu medium sosial — beberapa hari sebelumnya, kita dapat mengirim pengingat pada beberapa medium yang berbeda.

Hal seperti ini dapat meningkatkan tingkat konversi hingga 39persen karena banyak orang yang masih menggunakan platform tradisional, seperti SMS, email, dan pesan suara.

Mengintensifkan Conversational Commerce

Metode Live commerce mengalami peningkatan popularitas dan pertumbuhan yang fenomenal sebagai salah satu cara meningkatkan penjualan karena berhasil menggabungkan pengalaman berbelanja online yang interaktif, menghibur, dan real-time. Hal ini membantu brand mempertahankan interaksi dan perhatian pelanggan mereka — terutama terhadap generasi Milenial dan GenZ.

Shopee Live merupakan salah satu platform live commerce paling populer saat ini. Sekitar 83persen orang Indonesia pernah menyaksikan live shopping online, menurut laporan oleh Jakpat.

Bisnis yang mempraktikkan live shopping memiliki tingkat konversi hingga 30persen — tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan taktik konvensional. Selama musim liburan, berbagai merek telah melakukan live streaming selama 24 jam untuk menjual produknya.

Chatbots adalah salah satu alat yang mengalami perkembangan pesat dalam beberapa bulan terakhir. Bot generatif yang didukung AI kini mampu membangun percakapan yang dipersonalisasi bagi pelanggan.

Chatbot AI dilatih untuk memahami maksud pelanggan melalui dukungan Natural Language Processing (NLP). Mereka dapat menyimulasikan percakapan manusia untuk jenis interaksi sederhana dan bervolume tinggi guna membantu pelanggan.

Keindahan dari Sebuah Data

Meski demikian, diluar dari potensi besar teknologi AI, kita harus ingat yang menjadi faktor vital adalah kemampuan untuk menganalisa data. Data pelanggan memainkan peran besar dalam komunikasi omnichannel.

Sebuah bisnis harus mampu mengelompokkan pelanggan berdasarkan perilaku, preferensi, demografi, dan riwayat dengan bisnis mereka — peran AI di sini dapat membantu membuat personalisasi pelanggan lebih sederhana.

Berdasarkan data preferensi komunikasi pengguna, bisnis dapat menentukan medium yang layak diinvestasikan, sementara data pengalaman pelanggan dapat membantu bisnis melihat pilihan dan tingkat interaksi pengguna. Medium komunikasi yang berbeda mungkin lebih sesuai untuk pesan tertentu, sehingga akan meningkatkan pengalaman pengguna.

Melalui analisa kinerja pesan di berbagai medium — jumlah klik, engagement, konversi, dan kepuasan pelanggan — bisnis juga dapat meningkatkan pengalaman pelanggan.

Selain itu, ada satu aspek lagi yang mudah terlewatkan; bagaimana bisnis dapat mempertahankan pelanggan mereka setelah durasi promo selesai. Brand dapat meningkatkan loyalitas untuk mempertahankan pelanggan baru, misalnya, melalui insentif seperti diskon khusus yang mereka dapatkan karena memberikan masukan dan saran.

Taktik lainnya, bisnis juga bisa membuat pesan yang dipersonalisasi dan berkesempatan untuk menjadikan mereka sebagai pelanggan setia yang melakukan pembelian berulang.

Singles’ Day adalah penentu keberhasilan bagi banyak bisnis. Sehingga, persiapan yang matang dan tepat merupakan faktor yang penting.

Menghindari penyimpanan data yang terisolasi, mengedepankan integrasi online-offline, dan memanfaatkan teknologi yang tepat dapat membuat bisnis Anda menjadi terdepan di tengah lanskap dinamis industri e-commerce. Oleh karena itu, hanya dengan strategi yang tepat dan alat modern, sebuah bisnis dapat beradaptasi dan mengatasi tantangan modern.



Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer