Alkali

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Logam alkali di golongan IA


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Alkali adalah salah satu hidroksida logam alkali yang larut.

Alkali bereaksi dengan asam menghasilkan garam netral; dan bersifat kaustik dan dalam bentuk pekat bersifat korosif terhadap jaringan organik.

Istilah alkali pun diterapkan pada hidroksida larut dari logam alkali tanah seperti kalsium, strontium, dan barium dan juga pada amonium hidroksida.

Istilah ini pada mulanya diterapkan pada abu tanaman yang mengandung natrium atau kalium yang dibakar, yang darinya oksida natrium dan kalium dapat terlindih.

Alkali melepaskan ion OH –, menerima proton.

Semua alkali adalah basa.

Alkali adalah basa kuat yang mengubah kertas lakmus dari merah menjadi biru.

Logam alkali adalah enam unsur kimia dalam satu golongan bernama Grup 1(a) yang berada pada kolom paling kiri tabel periodik.

Dalam tabel periodik, logam alkali adalah golongan 1 yang terletak di ujung sebelah kiri dan berada di bawah unsur Hidrogen.

Baca: Tembaga (Cu)

Baca: Halogen

Meskipun ada dalam satu kolom, hidrogen bukanlah logam alkali karena merupakan unsur gas.

Logam alkali terdiri dari enam buah unsur.

Enam unsur tersebut adalah Litium (Li), Natrium (Na), Kalium (K), Rubidium (Rb), Sesium (Cs), dan juga Fransium (Fr).

Unsur-unsur tersebut ada yang melimpah di alam, namun ada juga yang tergolong langka.

Mengutip Encyclopedia Britannica, logam alkali yang paling banyak ditemukan adalah natrium.

Logam alkali di golongan IA dalam sistem periodik unsur (SPU) (www.geeksforgeeks.org)

Unsur natrium dan kaliumlah yang paling melimpah di alam, sedangkan sisanya tergolong langka.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, Dalam kerak bumi terdapat 2,6% natrium, 2,4% kalium, 0,03% rubidium, 0,007% litium, dan 0,0007% sesium.(1)(2)(3)(4)

  • Sifat


Logam alkali mempunyai beberapa sifat yang terbagi menjadi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimiawi.

Berikut adalah penjabarannya:

Konduktivitas Tinggi

Logam alkali memiliki konduktivitas termal dan listrik yang tinggi.

Dalam artian, logam alkali dapat dengan cepat menghantarkan panas dan listrik.

Reaktif

Logam alkali merupakan unsur-unsur dengan sifat elektropositif paling tinggi dalam tabel periodik. Ini membuat logam alkali sangat reaktif terhadap berbagai unsur nonlogam.

Dalam tabel periodik, unsur yang berada di bawah lebih reaktif daripada unsur di atasnya.

Litium menjadi unsur yang paling tidak reaktif di antara golongan 1 tabel periodik, sementara fransium menjadi yang paling reaktif.

Elastisitas Tinggi

Logam alkali termasuk logam dengan elastisitas atau keuletan tinggi (ductile).

Hal ini ditandai dengan mudahnya logam tersebut masuk ke dalam kabel kecil dan menjadi penghantar listrik/panas yang efektif.

Berkilau seperti Perak

Secara fisik, logam alkali memiliki penampilan berkilau seperti perak.

Kemudian, masing-masing logam alkali juga memiliki warna nyala karakteristik yang berbeda-beda.

Yakni merah untuk litium, kuning natrium, ungu kalium, merah rubidium, dan biru sesium.

Baca: Resmi Dinikahi Krisjiana Baharudin, Siti Badriah Terima Mahar Spesial Logam Mulia 20 Gram

Baca: Sering Dipakai Jadi Pembungkus Makanan, Berbahayakah Memasak dengan Aluminium Foil?

Warna-warna ini digunakan sebagai indikator kualitatif dalam metode analisis modern untuk menentukan konsentrasi logam alkali dalam larutan air.

Kepadatan Rendah

Logam alkali memiliki kepadatan rendah dan cenderung lembut sheingga mudah dipotong dengan pisau.

Hal ini disebabkan logam alkali memiliki satu kulit elektron lebih banyak dari sebelumnya dan jari-jari atom yang lebih besar.

Unsur-unsur logam alkali pun memiliki kepadatan terendah (massa per volume) di antara unsur-unsur lainnya dalam tabel periodik.

Titik Lebur dan Titik Didih yang Relatif Rendah

Logam alkali memiliki titik lebur dan titik didih yang terbilang rendah dibandingkan logam lainnya.

Ini merupakan akibat lansung dari jarak antar atom yang besar dalam kristalnya dan ikatan energi yang lemah.

Semakin ke bawah tabel periodik, semakin rendah titik lebur dan titik didihnya. Berikut rinciannya.

- Litium: Titik didih 1.342 derajat Celcius dan titik lebur 180,5 derajat celsius

- Natrium: Titik didih 883 derajat Celcius dan titik lebur 97,72 derajat celsius

- Kalium: Titik didih 759 derajat Celcius dan titik lebur 63,38 derajat celsius

- Rubidium: Titik didih 688 derajat Celcius dan titik lebur 39,31 derajat celsius

- Sesium: Titik didih 671 derajat Celcius dan titik lebur 28,44 derajat celsius

- Fransium: Titik didik 677 derajat Celcius dan titik lebur 27 derajat celsius

Elektronegatif Rendah

Logam alkali adalah unsur yang elektronegatifnya paling sedikit, yakni hanya berkisar antara 0,7-1,0.

Reduktif

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, kecenderungannya membentuk kation membuat logam alkali sangat tereduksi.

Sehingga, dapat menjadi reduktor atau agen pereduksi yang efektif bagi berbagai reaksi kimia.

Mudah membentuk ion positif

Logam alkali memiliki satu elektron valensi, membuatnya mudah membentuk kation (ion positif).

Inilah alasan mengapa logam alkali di alam ditemukan dalam bentuk kationnya. (3)(4)

  • Manfaat


Unsur-unsur logam alkali ini bermanfaat dan mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia dan makhluk hidup lain.

Manfaat Logam Alkali Jenis Litium

Logam alkali yang diberi kode Li ini termasuk logam paling ringan dan sangat reaktif.

Warnanya yang putih keperakan dan termasuk logam yang lunak.

Jangan harap anda bisa mendapatkan logam ini dalam bentuk unsur bebas di alam, harus dilakukan serangkaian proses untuk mendapatkan litium murni karena litium yang tersedia di alam selalu dalam bentuk senyawa dengan unsur-unsur lain.

Logam alkali yang termasuk mudah terbakar ini sangat banyak dimanfaatkan dalam dunia industri diantaranya pembuatan keramik tahan panas, produksi besi, baja, dan alumunium, pelumas gemuk litium, kaca tahan panas, serta baterai litium.

Golongan logam alkali pada tabel periodik (chem.libretexts.org via Kompas)

Litium digunakan sebagai baterai litium-ion

Litium klorida sebagai pembersih aluminium

Litium metalik jika dikombinasikan dengan magnesium dan aluminium dapat digunakan untuk memproduksi barang-barang yang sangat kuat namun sangat ringan

Manfaat Logam Alkali Jenis Natrium

Natrium atau Na yang sangat berperan dalam kehidupan manusia merupakan salah satu logam yang tersedia dalam jumlah besar di alam.

Sama seperti litium logam ini tidak bisa didapatkan dalam bentuk unsur murni secara langsung.

Harus melalui serangkaian proses karena di alam ia selalu ditemui bersenyawa dengan unsur-unsur lain.

Natrium berperan penting dan merupakan unsur esensial dalam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Selain sebagai unsur penyusun garam dapur natrium juga dimanfaatkan dalam industri pembuatan sabun.

Selain natrium bahan lain yang juga digunakan dalam pembuatan sabun adalah manfaat resin.

Natrium klorida digunakan sebagai garam dapur.

Natrium sebagai fluida perpindahan panas di rekator nuklir.

Logam alkali natrium murni digunakan dalam lampu uap natrium karena menghasilkan cahaya yang lebih efisien dibanding pencahayaan lain, serta menghaluskan permukaan logam lain

Manfaat Logam Alkali Jenis Kalium

Kalium merupakan salah satu unsur logam yang sangat diperlukan oleh tubuh.

Ada sekitar 13 manfaat kalium yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh diantaranya mencegah stroke, menstabilkan tekanan darah, hingga mengoptimalkan sistem saraf.

Selain itu unsur logam yang sangat mirip dengan natrium ini juga kerap dimanfaatkan dalam dunia industri diantaranya produksi korek api, petasan, dan bahan peledak (KNO3), pembuatan kaca dan sabun (K2CO3), pupuk (K2SO4), dan lain sebagainya.

Contoh pupuk yang menggunakan kalium sebagai bahan bakunya adalah manfaat pupuk KCL yang berperan penting dalam pemeliharaaan tanaman.

Kalium digunakan sebagai pupuk karena dapat menutrisi tanaman

Kalium hidroksida digunakan sebagai basa yang sangat kuat untuk mengatur pH berbagai zat

Manfaat Logam Alkali Jenis Rubidium

Tidak seperti beberapa logam alkali sebelumnya rubidium bukanlah unsur yang diperlukan oleh tubuh manusia.

Bahkan bisa menjadi racun moderat jika tertelan. Penggunaan unsur dengan lambang Rb ini secara komersial juga tidak terlalu signifikan.

Ia biasanya digunakan dalam industri pembuatan kembang api, gelas, dan keramik untuk memberi warna ungu pada produk tersebut.

Selain itu juga dimanfaatkan sebagai katalis dalam reaksi kimia, dalam bidang geologi, dan sebagai sel fotolistrik.

Manfaat Logam Alkali Jenis Cesium

Unsur logam yang pada suhu ruang berwujud cair ini terkenal sebagai unsur yang dipergunakan dalam jam atom yang menjadi standar ukuran waktu dunia.

Selain itu logam ini juga dimanfaatkan untuk membersihkan tabung hampa dari sisa-sisa oksigen serta dipergunakan pada alat pendeteksi radiasi.

Manfaat Logam Alkali Jenis Fransium

Dan yang terakhir ada unsur fransium yang merupakan salah satu unsur yang cukup jarang terdengar.

Ketersediaannya di alam dalam jumlah yang sangat kecil menyebabkan para ilmuan harus memproduksi sendiri unsur ini dengan cara-cara tertentu agar dapat mempelajarinya.

Oleh karena itu logam alkali ini hanya dimanfaatkan untuk tujuan manfaat penelitian ilmiah.

Itulah diantara manfaat logam-logam alkali dalam kehidupan manusia.

Beberapa diantaranya sangat diperlukan oleh tubuh manusia dan makhluk hidup lainnya serta berperan penting dalam dunia industri.

Sementara beberapa lainnya dimanfaatkan secara terbatas atau bahkan hanya untuk tujuan penelitian ilmiah saja.(4)(5)

(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)





Sumber :


1. www.britannica.com/science/alkali
2. byjus.com
3. www.kompas.com/skola/read/2022/01/04/185447869/logam-alkali-unsur-dan-sifat-sifatnya?page=all
4. www.detik.com/jabar/berita/d-6173276/logam-alkali-unsur-sifat-dan-kegunaannya
5. manfaat.co.id


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer