Kasuami (Soami)

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kasuami, makanan khas di Wakatobi, Sulawesi Tenggara


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasuami adalah makanan pokok Orang Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Makanan ini menjadi makanan khas daerah Sulawesi Tenggara (Wakatobi, Muna dan Kabupaten Buton).

Kasuami juga disebut dengan soami atau sangkola yang merupakan makanan nenek moyang suku Wakatobi.

Kasuami terbuat dari bahan dasar singkong.

Kasoami pun diartikan sebagai makanan dari ubi kayu(kaopi) yang diolah dengan uap panas (soa).

Bentuk dari kasuami atau soami ini sangat unik.

Kasuami memiliki bentuk seperti tumpeng berukuran kecil atau sedang berwarna putih.

Kasuami sering dikonsumsi sebagai makanan pengganti nasi.

Baca: Songkol (Tete Kilu)

Baca: Cakalang Fufu

Umumnya kasuami dimakan dengan lauk sup ikan, sayur berkuah, atau colo-colo (irisan bawang dan minyak).

Kasuami atau soami menyimbolkan persaudaran dan keakraban.

Oleh sebab itulah, kasuami umumnya dihidangkan saat acara besar seperti hajatan maupun penyambutan sanak saudara yang pulang ke kampung halaman.

Soami masih menjadi makanan pokok dan umumnya disajikan bersama ikan parende (sop ikan khas Wakatobi). (1)(2)

Kasuami, makanan khas di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (agrifood.id via Tribun Travel)

 

  • Sejarah



Sejarah

Kasuami adalah makanan pokok yang fungsinya sama seperti nasi, jadi akan lebih nikmat bila dimakan bersama lauk.

Ikan parende atau kapinda (ikan pindang) merupakan lauk yang pas kala menyantap kasuami.

Kasuami dikenal di Sulawesi Tenggara sebagai hidangan nenek moyang suku Wakatobi yang menyebar ke pulau Buton.

Kasuami diperkirakan menjadi konsumsi sehari-hari oleh warga nelayan dan petani sebab desanya tidak bisa ditumbuhi tanaman padi.

Baca: Woku Belanga

Di dua wilayah tersebut, tanaman singkong yang menjadi bahan dasar kasuami, tumbuh subur dan menjadi makanan pokok sehari-hari.

Karena kasuami tidak mudah basi, para pelaut menjadikannya bekal dan makanan khas mereka.

Kasuami dapat dikonsumsi hingga 14 sampai 20 hari, tapi jika singkong parut yang digunakan belum dikukus, kasuami bisa bertahan sampai 30 hari.

Karena ketahanannya, pelaut-pelaut Wakatobi dapat membawa makanan ini sampai ke Singapura, pesisir Malaysia hingga Filipina. (2)(3)

 

  • Resep


Resep

Simak inilah resep lengkap yang berisi bahan dan cara membuat kasuami (4):

 

Bahan-bahan:

Singkong (ubi kayu)

Cara membuat:

​1. Bersihkan singkong lalu parut dengan mesin parutan.

2. Bungkus hasil gilingan tadi, dengan menggunakan kain tipis agar tetap higienis.

3. Lakukan penindisan agar kadar airnya berkurang. Biarkan selama 1-3 jam hingga benar-benar kering.

4. Setelah itu hancurkan menggunakan tangan, saring ubi kayu tersebut menggunakan anyaman bambu dengan ukuran kira-kira 0.3 cm.

5. Masukan kecetakan dari daun kelapa berbentuk tumpeng kecil.

6. Kukus hingga matang.

(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)

Baca berita terkait makanan tradisional di sini





Sumber :


1. www.rri.go.id/kuliner/277157/mengenal-kasuami-makanan-khas-buton
2. p2k.stekom.ac.id
3. budaya-indonesia.org
4. sultralight.net


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer