Ikhlas, PDIP Kini Akui Ridwan Kamil Sudah Tak Mungkin Jadi Cawapres Ganjar

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bakal capres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo (kiri), dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah tidak mungkin menjadi cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

Peluang Ridwan Kamil menjadi cawapres Ganjar telah tertutup karena Golkar yang menjadi tempat bernaungnya memilih berkoalisi dengan kubu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Pak RK juga Golkar, kan. sudah dengan Pak Prabowo dan Pak RK merupakan kader Golkar," ujar Ketua DPP PDIP Puan Maharani selepas menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, (18/9/2023), dikutip dari Tribunnews.

Puan juga meninggung keputusan dalam Munas Golkar yang berisi komitmen mendukung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres atau cawapres dalam Pilpres 2024.

Putri Ketua Umum PDIP itu menilai tidak mungkin Ridwan Kamil menjadi pendamping Ganjar, sementara partainya merapat ke koalisi Praboow.

"Jadi, tidak mungkin satu kader ada di sini tapi gerbongnya ada di tempat yang lain," ujar Puan.

Baca: Politikus Golkar Sebut Ridwan Kamil Tak Masuk Kandidat Cawapres Prabowo : Hanya Airlangga Hartarto

Baca: Sebut Ridwan Kamil Lebih Cocok Jadi Cawapres Ganjar, Pengamat Yakin Golkar Pasti Merestui

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (28/10/2022). (KOMPAS.COM/Humas Pemkot Solo)

Puan kemudian menyebutkan sejumlah kandidat cawapres Prabowo. Mereka di antaranya Menkopolhukam Mahfud MD, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menparekraf Sandiaga Uno.

Menurut Puan, PDIP akan segera menyelenggarakan rapat dengan partai-partai pendukung Ganjar guna membahas cawapres Ganjar.

Kata dia, keputusan koalisi PDIP perihal cawapres Ganjar bakal diumumkan secepatnya.

"Masih lama pendaftarannya masih sebulan meskipun semuanya berharap secepatnya segera diputuskan Tapi semua partai pasti punya strateginya masing-masing jadi kita tunggu saja," katanya.

Ridwan Kamil dijadikan cagub

Airlangga mengatakan Ridwan Kamil tak akan maju sebagai bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo. Dia mengklaim tidak pernah mengusulkan Ridwan Kamil menjadi bakal cawapres.

Menurut Airlangga, dia lebih suka mengusulkan Ridwan Kamil untuk kembali menjadi gubernur atau pemimpin daerah tingkat satu.

Mengenai provinsi yang akan dipimpinnya, Ridwan Kamil diminta oleh Airlangga untuk memilih sendiri.

"Pak RK (Ridwan Kamil) posisinya sebagai gubernur, gubernur Pak RK sendiri yang pilih," ujar Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis malam, (14/9/2023).

Pernyataan Airlangga itu dikuatkan oleh ucapan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Ahmad mengatakan hingga saat ini tidak ada rencana menjadikan Ridwan Kamil sebagai bakal cawapres yang mendampingi bakal capres mana pun.

"Kami juga sudah punya planning buat RK (Ridwan Kamil). Kami waktu itu sudah memutuskan untuk mendorong RK menjadi cagub. Nanti tinggal pilih dua, antara di Jabar lagi atau di DKI Jakarta," kata Ahmad di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, dikutip dari Kompas.com.

Baca: Ketum Golkar Airlangga Ungkap Alasannya Tak Setuju Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar

Baca: Hasil Simulasi SMRC: Ganjar-Ridwan Kamil Berjaya, Kalahkan Prabowo-Erick Thohir

Ahmad mengatakan keputusan tentang pilpres tahun depan adalah kewenangan Airlangga.

Kemudian, Ahmad berkata bahwa pihaknya masih menjunjung komitmen untuk mengusulkan Airlangga sebagai pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Keputusan untuk mendukung Airlangga maju dalam Pilpres 2024 adalah hasil musyawarah nasional (munas), rapat pimpinan nasional (rapimnas), dan rapat kerja nasional (rakernas) partai.

"Belum ada (mengusulkan Ridwan Kamil menjadi cawapres Prabowo), sampai sekarang kami masih putuskan Pak Airlangga Hartarto," kata dia.

Golkar tak larang Ridwan jadi cawapres

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan Ridwan Kamil sudah bertemu empat mata dengan Airlangga.

“Sudah bicara dengan Pak Airlangga, saya yakin pasti sudah. Saya tidak tahu kapan bertemunya, tapi sudah ada pertemuan,” kata Agung dikutip Kamis, (7/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Agung percaya bahwa Ridwan Kamil akan tetap di partai berlambang pohon beringin itu kendati menjajaki kemungkinan menjadi pendamping Ganjar.

Kata Agung, Golkar juga tidak bisa melarang dia menjadi bakal cawapres.

“Karena Partai Golkar akan selalu membantu pemerintah yang sah, siapa pun itu,” ujar Agung.

Baca: Ridwan Kamil Bertemu Prabowo, PDIP Santai: Habis Ketemu Megawati, Dia Lari ke Prabowo

Baca: Golkar Wacanakan Ridwan Kamil Jadi Cagub, PDIP Ngotot Masukkan Dia dalam Bursa Cawapres Ganjar

Agung menekankan bahwa Golkar sudah resmi masuk ke dalam KIM yang mengusung Prabowo sebagai bakal capres.

Menurut Agung, Golkar kini berkomitmen mendukung Airlangga menjadi bakal pendamping Prabowo.

Dia mengatakan komitmen itu tak akan berubah seandainya kelak Ridwan Kamil dipinang menjadi pendamping Ganjar.

“Pokoknya, Pak Ridwan Kamil kalau pun terpilih, kan, masih berandai-andai, belum final ya."

“Andaikan pada waktunya ditetapkan tidak akan Partai Golkar, tidak ada rencana keluar dari koalisi (pengusung Prabowo),” kata dia.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.



Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer