Sering Bunuh & Siksa Kucing, Pria Meninggal karena Covid-19 saat Hari Ulang Tahunnya

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kucing.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang pria yang dikenal sebagai “pembantai kucing” meninggal karena Covid-19 pada hari ulang tahunnya.

Pria itu bernama Stephen Bouquet, warga Brighton, Inggris, dan kerap menyiksa kucing.

Dalam aksinya yang dijalankan bulan Oktober 2018 hingga Mei 2019, Bouquet telah membunuh 9 kucing dan 7 kucing lainnya.

Aksi penyiksaan terhadap kucing itu berakhir setelah dia terekam kamera CCTV dan ditangkap. Akibat aksi sadisnya itu, pada bulan Juli 2021 dia dijatuhi vonis pidana penjara lebih dari 5 tahun.

Dikutip dar Sky News, (1/9/2023), Bouquet adalah pensiunan prajurit Angkatan Laut Inggris dan mantan staf keamanan.

Dia meninggal di Medway Maritime Hospital tanggal 5 Januari 2022, bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Saat itu dia baru menjalani masa hukumannya selama 6 bulan.

Baca: Mengenal Sosok Nabila Febrianti, Bocah SD yang Kakinya Diamputasi Usai Selamatkan Kucing

Baca: Video Kucing Selamat Usai Jatuh dari Lantai Enam Terekam CCTV, Hantam Kaca Mobil hingga Pecah

Bouquet kehilangan nyawa karena radang paru-paru yang dipicu oleh Covid-19. Di samping itu, dia juga mengidap kanker tiroid.

Tidak diketahui dari mana dan bagaimana dia bisa terkena Covid-19. Dia terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 28 Desember 2021. Sehari sebelumnya, dia dirujuk ke rumah sakit tersebut karena batuk dan susah bernapas.

Bouquet kemudian diberi antibiotik, oksigen tambahan, dan berbagai pengobatan lain. Sayangnya, kondisinya terus menurun.

“Terlepas dari pengobatan apa pun (yang diberikan), dia terlalu lemah untuk melawan infeksi (Covid-19) itu dan dia meninggal tanggal 5 Januari 2022 saat ulang tahunnya ke-55,” kata staf kesehatan bernama Patricia Harding.

Kata Harding, ketika Bouquet dijebloskan ke dalam penjara pada bulan Desember, dia sudah rentan terkena infeksi.

Namun, Harding mengaku tenang karena penjara itu mengikuti panduan tentang pencegahan Covid-19.

Baca: Pembuat Video Kucing Diblender Dikabarkan Ditangkap, Kelompok Penganiaya Hewan Tebar Ancaman

Baca: Tampang Xu Zhihui, Sosok Pria China yang Nekat Blender Kucing Hidup, Ternyata Food Blogger Terkenal

Adapun dalam persidangannya, Bouquet mendapat 16 dakwaan pidana, di antaranya penyerangan terhadap kucing dan kepemilikan senjata dalam bentuk pisau.

Kucing-kucing yang dibunuhnya bernama Hendrix, Tommy, Hannah, Alan, Nancy, Gizmo, Kyo, Ollie, dan Cosmo.

Saat persidangan Bouquet, beberapa pemilik kucing di Kota Sussex Timur mengatakan kucing mereka ditemukan terluka di anak tangga.

Pemilik kucing bernama Hendrix berhasil mengidentifikasi pelaku penyiksaan hewan itu setelah mengecek rekaman CCTV di dekat tempat kejadian.

Rekaman itu memperlihatkan Bouquet awalnya mengelus kucing sebelum menyiksanya.

Barang bukti berupa pisau yang noda darah dan jejak DNA-nya pada pegangan pisau itu ditemukan di rumahnya.

Saat persidangan, hakim Jeremi Gold QC menyebut serangan itu kejam dan terjadi terus-menerus.

Baca: Viral Video Penganiayaan Kucing di dalam Blender, Pelaku Sudah Ditangkap?

Baca: Viral Kisah Sepasang Kekasih Tempuh Jarak 700 Km dengan Mobil demi Adopsi Kucing

(Tribunnewswiki)

Baca berita unik lainnya di sini.

 



Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer