SOSOK 2 Sopir Bus Sugeng Rahayu vs Eka Adu Banteng di Ngawi, 3 Orang Tewas, Saksi: Terdengar 1 KM

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi bus Sugeng Rahayu dan bus Eka yang terlibat kecelakaan adu banteng di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa TImur, pada Kamis, 31 Agustus 2023.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah sosok dari kedua sopir bus yang mengemudikan bus Sugeng Rahayu dan bus Eka yang terlibat kecelakaan adu banteng di Ngawi, Jawa Timur.

Tabrakan maut antara Bus Sugeng Rahayu dengan Bus Eka menyebabkan 3 orang meninggal dunia.

Sementara sebanyak 15 orang, termasuk kernet, diketahui mengalami luka-luka akibat kecelakaan adu banteng antara Sugeng Rahayu vs Eka.

Kecelakaan bus Sugeng Rahayu dengan bus Eka terjadi di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa TImur, pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Adapun bus Sugeng Rahayu yang mengalami kecelakaan yang bernomor polisi (nopol) W 7572.

Sedangkan bus Eka Cepat bernopol S 7551 US.

Sosok dari kedua sopir bus Sugeng Rahayu dan Eka itu pun sudah diidentifikasi.

Bus Eka dan Bus Sugeng Rahayu yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ngawi - Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Kamis pagi (31/8/2023). (Foto Istimewa Polres Ngawi)

Baca: KESEHARIAN Imam Masykur yang Dibunuh Praka RM Paspampres: Jual Kosmetik dan Obat-obatan di Tangerang

Baca: Jadwal Siaran TV Indonesia vs Turkmenistan FIFA Matchday September 2023, Ini Daftar 24 Pemain Garuda

Dihimpun TribunnewsWiki dari sejumlah sumber, supir bus Sugeng Rahayu diketahui bernama Agus Susanto.

Agus sang driver Sugeng Rahayu ini terbilang masih berusia muda.

Sosok dari Agus Susanto berumur 28 tahun.

Ia merupakan warga asal Jalan Arjuna Desa Babadan RT 01/05, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Dalam kecelakaan tersebut, Agus mengalami luka di kepala dan meninggal dunia di TKP.

Sementara itu, sosok dari sopir bus Eka diketahui bernama Catur Prasetyo.

Catur Prasetyo berumur 40 tahun.

Baca: SOSOK Praka Riswandi Manik, Anggota Paspampres Bunuh Imam Masykur Warga Aceh, Terancam Hukuman Mati

Baca: Jadwal Siaran Timnas Indonesia U-23 vs China Taipei Piala Asia di Manahan Solo, Tayang TV Mana?

Ia merupakan warga asal Kecamatan Karanggedhe, Kabupaten Boyolali.

Catur Prasetyo juga mengalami luka di kepala dan meninggal dunia di TKP.

Sedangkan sosok dari salah satu warga yang tewas yaitu bernama Atik Sujiati.

Atik merupakan pejalan kaki yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan antara Sugeng Rahayu dan Eka tersebut.

Kapolres Ngawi, AKBP Agrowiyono juga membenarkan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

"Untuk korban ada 3 (meninggal dunia) sementara. Untuk luka-luka ada 16," kata Argowiyono di lokasi kejadian, dikutip TribunnewsWiki dari Kompas.com, Kamis, 31 Agustus 2023.

"Semua sudah dievakuasi. Untuk penyebab kita masih mengumpulka keterangan," imbuhnya.

Baca: Chord Kunci Gitar Persija OT - Skarbu: Main Jangan Ragu, Jangan Bikin Malu

Baca: Jadwal Inter Miami vs Houston Dynamo Final US Open Cup 2023, Messi cs Main di Hard Rock Stadium?

Saksi mata sekaligus anggota relawan evakuasi, Yoyok Nugroho, menjelaskan bahwa kecelakaan itu menimbulkan suara yang sangat keras.

Bahlan, kata Yoyok, benturan antara kedua bus terdengar sampai 1 kilometer dari lokasi kejadian.

Yoyok mengaku, saat kejadian, ia sedang melihat sawah miiknya yang berjarak 1 km dari TKP.

"Kejadiannya sekitar 04.30 WIB, saya di bawah mendengar suara tabrakan. Suaranya keras karena jarak saya dari lokasi ada 1 kilometer," kata Yoyok di lokasi kejadian.

Yoyok menambahkan, saat tiba di lokasi ada 3 warga yang berusaha memberi pertolongan kepada korban.

"Korbannya ada ibu-ibu tergeletak di sisi timur jalan, kemudian kernet Bus Sugeng Rahayu tergeletak meninggal di sisi selatan jalan," tutur dia.

Selain itu, kerasnya benturan antara dua bus itu membuat atap Bus Sugeng Rahayu sampai telepas dari badan bus.

Baca: Chord Kunci Gitar Jiwa yang Bersedih - Ghea Indrawari, Berlarut-larut, Berpura-pura Sempurna

Sementara Bus Eka mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan bus.

Hingga pukul 9.30 WIB, petugas masih melakukan upaya evakuasi bangkai bus.

Sementara arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.

Kronologi

Kapolres Ngawi AKBP Argo Wiyono mengatakan, kecelakaan yang melibatkan bus Sugeng Rahayu dan bus Eka itu terjadi pada Kamis (31/8/2023).

Insiden kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Maospati Km 9-10, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur sekitar pukul 05.15 WIB.

"Betul terjadi laka antara bus Sugeng Rahayu dengan bus Eka," kata Argo, Kamis.

Argo menjelaskan, kecelakaan bermula ketika bus Sugeng Rahayu bergerak dari arah selatan menuju ke utara.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, pengemudi bus Sugeng Rahayu bermaksud menghindari pejalan kaki yang ada di depannya.

Hal itu kemudian membuat bus mengambil haluan ke kanan.

Akant tetapi, di saat bersamaan, muncul bus Eka dari arah berlawanan.

"Karena kurang memperhatikan arus lalin yang ada, serta kurang hati–hatinya dan jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrak depan kanan bus Sugeng Rahayu dengan depan kanan bus Eka," jelas Argo.

Bus Sugeng Rahayu dan Eka tersebut tabrakan dan menewaskan kedua sopir dan satu penumpang warga Desa Tambakromo.

(tribunnewswiki.com/korban.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer