Segini Uang Santunan Jasa Raharja untuk Korban Laka Maut Bus Eka vs Bus Sugeng Rahayu di Ngawi

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi bus Sugeng Rahayu dan bus Eka yang terlibat kecelakaan adu banteng di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa TImur, pada Kamis, 31 Agustus 2023.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jasa Raharja turut berduka cita, atas kecelakaan Bus Eka vs Bus Sugeng Rahayu, Jalan Raya Ngawi - Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Kamis pagi (31/8/2023).

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Madiun Raya Rudi Elfish mengaku prihatin, lantaran kejadian tersebut memakan banyak korban jiwa.

"Kami menjamin semua korban kecelakaan lalu lintas dapat santunan, sesuai dengan peraturan yang ada," ujar Rudi, usai mendata korban kecelakaan di RSUD Geneng Ngawi.

Dirinya menyebutkan, untuk korban luka luka akan mendapatkan santunan sebesar Rp 20 juta. Sedangkan korban yang meninggal dunia mendapatkan Rp 50 juta.

"Khusus yang meninggal dunia, akan diserahkan kepada ahli waris. Sejauh ini belum ada tambahan korban," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama dirinya menyampaikan kronologi kejadian.

Mulanya, Bus Sugeng Rahayu nopol W7572UY dikemudikan oleh Agus Susanto, bergerak dari arah selatan ke utara. Sedangkan dari arah berlawanan bergerak Bus Eka S7551US dikemudikan Catur.

Baca: Kronologi Kecelakaan Maut Mengerikan Bus Sugeng Rahayu vs Bus EKA di Ngawi yang Tewaskan 2 Sopir Bus

"Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, Pengemudi Bus Eka bermaksud menghindari pejalan kaki yang ada di depannya. Sehingga mengambil haluan ke kanan," terangnya.

"Karena kurang memperhatikan arus lalu lintas yang ada serta, kurang hati-hati dan jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrak depan kanan Bus Sugeng Rahayu, dan pejalan kaki. Dengan kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dan korban mengalami luka luka selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi dan RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan," tuntasnya.

Kronologi Kecelakaan Maut Mengerikan Bus Sugeng Rahayu vs Bus EKA

Simak kronologi kecelakaan maut mengerikan antara bus Eka Cepat dengan Sugeng Rahayu di jalan Ngawi-Madiun.

Insiden mengerikan itu diketahui terjadi pada Kamis (31/8/2023) sekira pukul 04.30 WIB.

Dalam kecelakaan tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia.

Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua bus.

Dua bus tersebut yakni Bus Eka Cepat dan Bus Sugeng Rahayu (Sumber Group).

Keduanya terlibat adu banteng di jalur Ngawi-Madiun.

Dikabarkan, kecelakaan maut tersebut terjadi pada hari ini, Kamis (31/8/2023).

Baca: Terkenal Ugal-ugalan, Bus Sugeng Rahayu Vs Bus EKA Tabrakan di Ngawi: 2 Sopir Tewas di Lokasi


Informasi itu dikabarkan oleh salah seorang warganet di grup Facebook INFO CEPAT NGAWI PEDULI.

Dalam grup tersebut, seorang warga bernama Andik Ari Wibowo memperlihatkan kondisi dari kedua bus.

Terlihat bodi bus Sugeng Rahayu (Sumber) mengalami ringsek parah.

Bahkan, atap pada bagian depan bus ringsek sampai permukaan aspal.

Kondisi bus Sugeng Rahayu dan bus Eka yang terlibat kecelakaan adu banteng di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa TImur, pada Kamis, 31 Agustus 2023. (Kolase TribunnewsWiki/Tribun Jatim/Kompas.com)

Sementara Bus Eka juga mengalami ringsek pada bagian samping.

Menurut keterangan foto, insiden kecelakaan tersebut terjadi di Kecamatan Geneng, Kab. Ngawi.

"Geneng... eka vs sumber," begitu keterangan yang tertulis.

Sementara itu dari kesaksian warga, insiden laka itu terjadi pada dini hari sekira pukul 04.30 WIB.

Dua bus dikatakan beradu moncong saat sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi.

Untuk sementara, jalan Madiun-Ngawi ditutup.

Para pengendara dialihkan untuk melewati jalan alternatif.

Kronologi

Dari unggahan Instagram @aboutngawi, empat orang meninggal dalam kejadian tersebut.

Pengemudi masing-masing bus, kernet Bus Eka dan satu pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian itu.

“Kejadian berawal saat Bus Eka berjalan dari arah Solo menuju Madiun, sampai di lokasi, Bus Eka hendak menghindari pejalan kaki.

Sampai akhirnya, menabrak Bus Sugeng Rahayu dari arah berlawanan,” kata Kapolres Argowiyono.

Dia mengatakan total ada 15 penumpang bus yang mengalami luka.

Baca: Bus Sugeng Rahayu Tabrak Bus Eka di Ngawi, Penumpang: Bangun-Bangun Mandi Pecahan Kaca

Sementara, satu kernet bus, pejalan kaki, dan pengemudi masing-masing bus meninggal.

Pengemudi bus Sugeng Rahayu yakni Agus Susanto warga Blitar terlempar keluar dari bus hingga meninggal dunia. “Saat ini kami masih mengevakuasi bodi bus,”

Kesaksian Korban Tabrakan Maut Bus Eka Vs Sugeng Rahayu

Sri Utami (35) bersama suaminya Sutarjan (40) duduk di kursi barisan kelima sisi kiri ketika bus Sugeng Rahayu yang ditumpanginya menabrak Bus Eka di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur, Kamis (31/8/2023) pagi.

Sri kaget lantaran dalam waktu sekejap saat tabrakan itu terjadi, tubuhnya sudah bermandikan pecahan kaca. Sedangkan tepat saat adu banteng terjadi, Sri mengaku tertidur.

"Saya bangun bangun sudah mandi pecahan kaca dari rambut dan badan penuh pecahan kaca. Bagaimana bisa tabrakan saya tidak tahu," ujar dia saat ditemui di Rumah Sakit Geneng, Kamis (31/8/2023).

Saat tersadar, Sri menyaksikan atap bus sudah terlepas dari badan kendaraan. Situasi saat itu sangat kacau dan mencekam.

"Saya juga tidak habis pikir kondisi bus begitu parah tapi kami tidak mengalami luka luka berarti," kata dia.

Sri menuturkan, dia dan suaminya mulai menaiki bus sejak Kamis (31/8/2023) dini hari.

"Saya naik di Terminal Kertosono sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah masuk tol saya tertidur karena kecapekan habis jualan, rencana pulang ke Magelang karena saudara punya hajatan," ujarnya.

Pasangan suami istri Sri Utami dan Sutarjan yang selamat dari Kecelakaan maut terjadi di Jl Raya Ngawi – Maosapati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur antara Bus Sumber Selamat yang melaju dari arah Utara menuju ke Selatan sementara Bus Eka melaju dari arah Magetan menuju ke Ngawi. (KOMPAS.COM/SUKOCO)

Penumpang lainnya, Hari Susanto mengungkapkan, dirinya duduk di belakang sopir bus setelah naik dari Terminal Madiun.

Hari mengaku tak tahu pasti detik-detik adu banteng Bus Sugeng Rahayu dan Bus Eka, namun saat sadar, dirinya sudah berada di luar bus.

"Saya duduknya pas di belakang sopir, tahu-tahu sudah di luar bus dan dievakuasi ke sini (Rumah Sakit Geneng)," katanya.

Dia mengaku menumpang Bus Sugeng Rahayu menuju Solo untuk memeriksakan kesehatan istrinya setelah operasi.

"Istri saya dirujuk ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Saya sendiri luka di bagian kepala," ujarnya.

Sebelumnya kecelakaan maut terjadi antara Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 752 UY dengan Bus Eka Nopol S 7751 US, Kamis (31/8/2023).

Tabrakan itu terjadi di Jalan Raya Ngawi-Maosapati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Tiga orang tewas dalam peristiwa itu. Mereka ialah dua sopir bus serta satu pejalan kaki warga Desa Tambakromo.

(TRIBUNNEWSWIKI)

Artikel ini telah tayang di Tribun Jatim dengan judul Ini Besaran Biaya Santunan Jasa Raharja untuk Korban Laka Maut Bus Eka vs Bus Sugeng Rahayu di Ngawi



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer