Profil Ambyah Panggung Sutanto, Mantan Pak Kades di Purworejo Bongkar Jalan Beton yang Dulu Dibangun

Penulis: Bangkit Nurullah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Profil Ambyah Panggung Sutanto, mantan Kepala Desa (Kades) Ketangi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo membongkar jalan beton Di desanya.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ambyah Panggung Sutanto mantan mantan Kepala Desa (Kades) Ketangi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo kini menjadi buah bibir masyarakat.

Karena ia membongkar jalan beton di desanya sendiri.

Padahal jalan beton tersebut merupakan jalan yang dulu pernah dibangun olehnya.

Lantas siapakah Ambyah Panggung Sutanto?

Ambyah Panggung Sutanto merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Ketangi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Ia jadi perbincangan publik karena membongkar jalan beton yang dulu pernah dibangun.

Ambyah Panggung Sutanto melakukan hal itu lantaran merasa dirugikan oleh hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2016-2017.

Hasil audit yang tidak menyebutkan nilai fisik sejumlah bangunan yang ia bangun saat menjadi Kades membuatnya kecewa.

Akibatnya, ia harus mendekam di penjara lantaran diduga melakukan korupsi dana desa (DD).

Karena hal itu, Ambyah kemudian nekat membongkar jalan beton di desanya yang pernah ia bangun.

Baca: Prabowo akan Sambangi Markas Golkar Hari Ini, Sinyal Airlangga Hartarto Jadi Cawapres?

Diketahui, Ambyah dipenjara selama 3 tahun 10 bulan akibat dari hasil audit BPKP tersebut.

Ia disangkakan Korupsi dana desa senilai Rp 461 juta.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang mendakwa Ambyah bersalah karena menyimpangkan penggunaan dana desa, pajak daerah pajak desa, bantuan gubernur dan bantuan bupati dalam kurun 2015 - 2017.

Selain hukuman penjara selama tiga tahun, hakim juga menjatuhkan denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan.

Selain itu, terdakwa diminta membayar uang pengganti Rp 461 juta subsider delapan bulan.

"Mereka (BPKP) menghitung kerugian negara dari aliran dana saja tanpa menghitung bangunan fisik, dari puluhan kegiatan fisik dan non fisik hanya 3 yang diperhitungkan."

"Maka dari itu beberapa bangunan fisik saya sandera dan saya bongkar," kata Ambyah pada Rabu (30/8/2023).

Baca: Profil dan Biodata Lengkap 11 Formatur Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah 2023-2027

Kid Hamzah, panggilan akrabnya mengeklaim bahwa dana pribadinya ikut digunakan dalam pembangunan fisik saat dirinya menjabat sebagai Kades Ketangi di 2016-2017 silam.

Usai melakukan pembongkaran, Ambyah Panggung Sutanto mengatakan, pembongkaran tersebut akan dilakukan juga pada sejumlah infrastruktur lainnya.

"Gorong-gorong 4 titik, drainase 3 titik, rabat beton 2 titik, termasuk teras gedung Paud yang rencananya akan kami bongkar," Sebut Ambyah.

Halaman
12


Penulis: Bangkit Nurullah

Berita Populer