Terungkap Sosok Korban Selamat dari Penculikan & Siksaan Oknum Paspampres, Bikin Praka RM Ketakutan

Penulis: Bangkit Nurullah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok korban selamat penculikan oknum Paspampres Praka Riswandi atau Praka RM perlahan mulai terungkap.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mencuatnya kasus penculikan yang dilakukan oleh oknum Paspampres Praka Riswandi kini menjadi sorotan banyak pihak.

Kini mulai terungkap korban lain yang berhasil selamat dari keganasan Praka Riswandi.

Dilansir dari TribunnewsBogor.com, selain Imam Masykur, Praka RM juga menculik satu korban lagi.

Namun korban tersebut berbeda nasib dengan Imam.

Ia lolos dari maut karena dilepaskan oleh Praka RM di tengah jalan.

Hal itu lantaran korban tersebut membuat Praka RM dan teman-temannya ketakutan.

Baca: Rekam Jejak Arist Merdeka Sirait, Aktivis Pembela Anak, Pernah Bersebrangan dengan Kak Seto

Lantas siapa korban selamat dalam penculikan tersebut?

Imam dan korban selamat, H, diculik secara bersamaan pada 12 Agustus 2023.

Saat itu Praka RM bersama dua anggota lainnya mendatangi toko kosmetik milik Imam di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

Mereka datang sekitar pukul 20.00 WIB.

Pada kedatangannya itu, Praka RM dan temannya mengaku sebagai aparat kepolisian.

Saat itu Imam Masykur sedang shalat di masjid, dan proses penangkapan disaksikan oleh warga setempat.

Untuk menjalankan aksinya, Praka RM membawa map yang ia klaim sebagai surat penangkapan terhadap Imam.

Mereka membuat skenario seolah-olah hendak membawa Iman dengan tuduhan sebagai pedagang obat-obatan ilegal.

Selesai melaksanakan shalat, Imam langsung dimasukkan ke dalam mobil oleh ketiga oknum TNI tersebut.

Mobil yang digunakan dikendarai oleh kakak ipar Praka RM, yakni Zulhadi Satria Saputra alias MS, yang merupakan warga sipil.

Rupanya dalam penculikan itu Imam tak sendiri.

Ia diculik bersamaan dengan H.

Baca: Profil Wahyu Dian Silviani, Dosen Muda UIN Surakarta yang Tewas Dibunuh, Ternyata Lulusan Australia

Imam dan H sama-sama disiksa oleh ketiga oknum TNI tersebut selama di perjalanan.

Para pelaku juga menghubungi keluarga korban dan mengirim video penganiayaan melalui ponsel korban.

Halaman
12


Penulis: Bangkit Nurullah

Berita Populer