Hal tersebut terungkap dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Adalah Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen Pol Purwadi Arianto.
Jenderal bintang tiga tersebut saat ini mengemban jabatan sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Dalam catatan LHKPN, Komjen Purwadi Arianto memiliki total harta kekayaan senilai Rp. 43.078.232.989 atau Rp43 miliar.
Purwadi Arianto terakhir kali menyampaikan laporan harta kekayaannya di LHKPN tersebut yaitu pada tanggal 30 Maret 2022, saat ia masih menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Sestama Lemhannas) RI.
Jika dibandingkan dengan harta milik atasannya, yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bisa dibilang jauh lebih banyak harta milik Purwadi.
Baca: Ternyata Segini Harta Luhut Binsar Pandjaitan, Capai Triliunan Rupiah, tapi Juga Punya Utang
Di LHKPN, Listyo Sigit tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp. 10.679.000.018 atau Rp10 miliar.
Harta milik Komjen Purwadi ini juga lebih banyak dibanding Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, yakni sebesar Rp. 23.804.638.249 atau Rp23,8 miliar.
Selain itu, harta milik Purwadi ini juga lebih banyak daripada harta dari polisi yang sempat disebut-sebut sebagai polisi terkaya di Indonesia dan terjerat kasus narkoba, yakni Teddy Minahasa, dengan total Rp. 29.974.417.2023 atau Rp29,9 miliar.
Dengan data laporan tersebut, maka bisa dibilang bahwa Komjen Purwadi Arianto saat ini patut untuk menyandang gelar sebagai 'polisi terkaya' di tanah air.
Lantas seperti apa rincian harta Rp43 miliar milik Komjen Purwadi Arianto?
Dikutip TribunnewsWiki dari LHKPN, Rabu, 23 Agustus 2023, harta terbanyak Purwadi berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp37,9 miliar.
Tanah dan bangunan miliknya itu tersebar di berbagai wilayah, seperti Bekasi, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Semarang, Depok, Tangerang, dan Lampung Selatan.
Baca: Profil Rudy Sufahriadi dan Suntana, 2 Alumni Akpol 1988 yang Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Tiga
Diakui Purwadi, tanah dan bangunan itu sebagian adalah hasil sendiri dan ada juga yang berasal dari hibah dengan akta.
Sementara untuk alat transportasi, Purwadi mengaku hanya memiliki motor Honda Vario, mobil Toyota Fortuner, dan mobil Toyota Innova, dengan total senilai Rp654 juta.
Mantan Kapolda Lampung ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp565 juta dan harta lainnya senilai Rp1,2 miliar.
Selain itu, Purwadi mengaku juga memiliki surat berharga senilai Rp403 juta dan kas dan setara kas senilai Rp2,3 miliar.
Purwadi Arianto juga memiliki hutang sebesar Rp130 juta, sehingga total harta kekayaan yang dimilikinya yaitu sebesar Rp43 miliar.
Berikut rincian lengkap harta kekayaan milik Komjen Purwadi Arianto:
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 37.934.916.532
1. Tanah Seluas 1115 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 3.902.500.000
2. Tanah Seluas 560 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 1.960.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 297 m2/312 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA BARAT , HASIL SENDIRI Rp. 5.153.415.000
4. Tanah Seluas 515 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 1.802.500.000
5. Tanah Seluas 630 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 2.677.500.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 47 m2/47 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 230.278.000
7. Tanah Seluas 440 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 1.540.000.000
8. Tanah Seluas 508 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 1.778.000.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 54 m2/54 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 1.080.636.550
10. Tanah Seluas 500 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 1.750.000.000
11. Tanah dan Bangunan Seluas 58 m2/58 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 762.500.000
12. Tanah dan Bangunan Seluas 252 m2/191 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 1.293.843.000
13. Tanah Seluas 250 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HIBAH DENGAN AKTA Rp. 500.000.000
14. Tanah Seluas 394 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HIBAH DENGAN AKTA Rp. 788.000.000
15. Tanah Seluas 272 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HIBAH DENGAN AKTA Rp. 544.000.000
16. Tanah Seluas 857 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HIBAH DENGAN AKTA Rp. 1.714.000.000
17. Tanah dan Bangunan Seluas 55 m2/55 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 898.744.982
18. Tanah dan Bangunan Seluas 173 m2/350 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HIBAH DENGAN AKTA Rp. 4.366.999.000
19. Tanah Seluas 2265 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 1.812.000.000
20. Tanah Seluas 122 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 97.600.000
21. Tanah Seluas 100 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
22. Tanah Seluas 100 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
23. Tanah Seluas 100 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
24. Tanah Seluas 188 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 150.400.000
25. Tanah Seluas 160 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 128.000.000
26. Tanah Seluas 174 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 139.200.000
27. Tanah Seluas 518 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 414.400.000
28. Tanah Seluas 2000 m2 di KAB / KOTA LAMPUNG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 100.000.000
29. Tanah Seluas 1000 m2 di KAB / KOTA LAMPUNG SELATAN,HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000
30. Tanah Seluas 10000 m2 di KAB / KOTA LAMPUNG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
31. Tanah Seluas 1030 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 1.030.000.000
32. Tanah Seluas 563 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 450.400.000
33. Tanah Seluas 100 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 654.000.000
1. MOTOR, HONDA VARIO Tahun 2011, HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000
2. MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 390.000.000
3. MOBIL, TOYOTA INNOVA Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 260.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 565.600.000
D. SURAT BERHARGA Rp. 403.000.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 2.355.185.434
F. HARTA LAINNYA Rp. 1.295.609.401
Sub Total Rp. 43.208.311.367
II. HUTANG Rp. 130.078.378
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 43.078.232.989
Komjen Purwadi adalah Pati Polri yang menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Ia sudah menduduki posisi sebagai Kalemdiklat Polri sejak Maret 2023.
Kala itu, jenderal bintang tiga ini menggantikan posisi Komjen Rycko Amelza Dahniel.
Purwadi Arianto lahir di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 1966.
Ia memiliki istri yang bernama Ny. Sarie Purwadi Arianto.
Purwadi merupakan lulusan Akpol tahun 1988.
Ia satu angkatan dengan Komjen Gatot Eddy Purnomo.
Karier Komjen Purwadi Arianto juga telah malang melintang di dalam institusi Tribrata.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah ia emban.
Purwadi tercatat pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi (2005), Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2007), Penyidik Utama Tk. II Dit I/Kamtrannas Bareskrim Mabes Polri (2008), dan Dirreskrim Polda Malut (2010).
Dia juga pernah menduduki posisi sebagai Dirreskrimum Polda Kalbar (2011), Pamen Polda Kalbar (2011), Dirreskrimum Polda Jateng (2013), dan Wadirtipidter Bareskrim Mabes Polri (2015).
Selain itu, Komjen Purwadi juga sempat mengemban jabatan sebagai Karokerma KL Sops Mabes Polri (2016), Dirtipidter Bareskrim Mabes Polri (2016), dan Wakapolda Metro Jaya (2017).
Kariernya makin cemerlang setelah ia diangkat menjadi Kapolda Lampung pada tahun 2018.
Pada tahun 2021, ia ditugaskan untuk mengisi kursi Sestama Lemhannas RI.
Pada tahun 2023, Komjen Purwadi Arianto kemudian diangkat menjadi Kalemdiklat Polri.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini