Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bring Me the Horizon, sering dikenal dengan akronim BMTH.
Bring Me the Horizon adalah band rock Inggris dari Sheffield, South Yorkshire pada tahun 2004.
Bring Me the Horizon saat ini terdiri dari vokalis Oliver Sykes, gitaris Lee Malia, bassis Matt Kean, drummer Matt Nicholls, dan kibordis Jordan Fish.
Mereka masuk ke RCA Records secara global dan Columbia Records secara eksklusif di Amerika Serikat.
Gaya karya awal mereka, termasuk album debut mereka Count Your Blessings, terutama digambarkan sebagai deathcore, tetapi mereka mulai mengadopsi gaya metalcore yang lebih eklektik di album-album berikutnya.
Selain itu, dua album terbaru mereka That's the Spirit dan amo menandai pergeseran suara mereka ke gaya musik rock yang kurang agresif, dan bahkan ke arah pop rock.
Anggota pendiri Bring Me the Horizon berasal dari latar belakang musik yang beragam dalam metal dan rock.
Matt Nicholls dan Oliver Sykes memiliki minat yang sama pada metalcore Amerika seperti Norma Jean dan Skycamefalling, dan biasa menghadiri pertunjukan punk hardcore lokal.
Baca: Linkin Park
Baca: My Chemical Romance Kembali! Sudah Siapkan Konser Reuni Bulan Desember Mendatang
Mereka kemudian bertemu Lee Malia, yang berbicara dengan mereka tentang band thrash metal dan melodic death metal seperti Metallica dan At the Gates; Malia juga pernah menjadi bagian dari band penghormatan Metallica sebelum bertemu pasangan itu.
Bring Me the Horizon resmi dibentuk pada Maret 2004, saat anggotanya berusia 15 hingga 17 tahun.
Curtis Ward yang juga tinggal di daerah Rotherham bergabung dengan Sykes, Malia dan Nicholls.
Bassist Matt Kean, yang berada di band lokal lainnya, melengkapi line-up. Nama mereka diambil dari baris dalam film Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl,
Grup musik ini merilis album debutnya, Count Your Blessings, pada tahun 2006.
Album ini justru mendapat kritikan pedas setelah dirilis. Dengan demikian mereka memutuskan undur diri dari gaya bermusik kontroversial mereka dengan keluarnya album Suicide Season (2008), yang menjadi titik balik kreativitas grup musik itu.
Darinya mereka mendapat kritikan dan nilai komersial lebih baik.
Album ketiga mereka, There Is a Hell Believe Me I've Seen It. There Is a Heaven Let's Keep It a Secret., dirilis tahun 2010, telah membawa mereka ke kancah musik internasional, dan menggabungkan pengaruh dari musik klasik, electronica, dan pop.
Album debutnya yang dirilis di label besar, Sempiternal (2013) mendapat sertifikasi Emas di Australia (35.000 kopi) dan Perak di Inggris (60.000 kopi).
That's the Spirit (2015) memulai debutnya pada posisi kedua di UK Albums Chart dan US Billboard 200.
Album studio keenam mereka Amo (2019) memuncaki posisi pertama di Britania Raya. Di samping enam album studio ini, mereka juga merilis dua EP dan dua album konser.
Mereka telah mengantongi empat penghargaan Kerrang!, termasuk dua untuk Best British Band dan satu untuk Best Live Band. Mereka juga dinominasikan di Grammy.
Karya-karya BMtH yang pertama, termasuk pada album debutnya, Count Your Blessings, merupakan lagu-lagu deathcore, tetapi mereka mulai mengadopsi gaya metalcore yang lebih eklektik di album-album berikutnya.
Kemudian, That's the Spirit menandai pergeseran gaya bermusik mereka ke rock yang kurang agresif.[3] Pada album Amo, gaya bermusik mereka berubah menjadi electronica, pop, dan hip hop. (1)(2)
Anggota
- Curtis Ward (2004 – 2009)
- Jona Weinhofen (2009 – 2013)
- Ikan Jordan (2012 – sekarang)
- Lee Malia (2004 – sekarang)
- Matt Kean (2004 – sekarang)
- Matt Nicholls (2004 – sekarang)
- Oliver Sykes (2004 – sekarang)
John Jones − gitaris II dan vokalis latar (2014–sekarang)
Curtis Ward – gitaris II (2004–2009)
Jona Weinhofen − gitaris II, pemrograman, kibordis, vokalis II(2009–2013)
Dean Rowbotham − gitaris II(2009)
Robin Urbino – gitaris II(2013)
Tim Hillier-Brook − gitaris II(2013)
Brendan MacDonald − gitaris II, vokal latar(2013–2014)
Album debut
Pada Oktober 2006, album debut BMtH Count Your Blessings dirilis di Britania Raya dan Agustus 2007 di Amerika Serikat.
Mereka menyewa sebuah rumah di pedesaan untuk menciptakan lagu, tetapi merasa terganggu.
Mereka akhirnya memilih merekamnya di pusat kota Birmingham, suatu proses yang terkenal nilai buruknya karena kebiasaan mereka minum minuman keras yang berlebihan dan berbahaya.
Selama periode ini, drummer Nicholls merangkum kejadian tersebut dan berkata, "Kami keluar setiap malam, hanya menjadi bocah biasa yang berusia 18 tahun."
Kritikus menyebut album ini dengan memberi tanggapan yang sangat bertentangan bahwa grup musik ini sudah dikenal publik.
Untuk mendukung promosi album ini, mereka menggelar tur yang cukup lama di Inggris pada bulan November dan turut mengisi bersama Lostprophets dan The Blackout dalam sebuah tur Britania Raya hingga akhir November dan Desember 2006.
Pada Januari 2007, Bring Me the Horizon mampu mengubah pandangan mereka di luar Britania Raya, kala menggantikan band Bury Your Dead dalam konser Killswitch Engage di Eropa
. Kekosongan slot ini terjadi setelah Bury Your Dead dipaksa undur diri dengan keluarnya sang vokalis, Mat Bruso.
Kehadiran Bring Me the Horizon ternyata kurang diterima bagi para penggemar Killswitch Engage; bahkan penonton konser ramai-ramai melempari mereka dengan botol sebelum mereka tampil. (1)