Atas insiden tersebut Pihak Sekretariat Presiden (Setpres) pun angkat bicara.
Dikutip dari Kompas.com, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Septres Bey Machmudin menjelaskan, hal tersebut dilakukan Paspampres karena Mian tanpa sengaja menghalangi pergerakan Ibu Iriana Jokowi yang sedang berjalan di belakangnya.
"Seorang Paspampres secara refleks menarik lengan Bupati Bengkulu Utara agar menjaga jarak sehingga tidak membahayakan langkah Presiden dan Ibu Negara yang sedang dikerumuni masyarakat," kata Bey kepada wartawan, Sabtu (23/7/2023).
Baca: Tak Hanya Gibran, Jokowi Juga Disebut Bakal Berkampanye Dukung Ganjar
Bey Machmudin menjelaskan, setelah menarik lengan Mian, anggota Paspampres sebenarnya merangkul dan berbisik kepada Mian bahwa langkahnya hampir menabrak Iriana.
"Momen ketika Bupati dirangkul tidak tertangkap kamera sehingga yang tampak hanya ketika Paspampres terlihat seperti menarik paksa agar menjaga jarak," ujar Bey.
Bey menambahkan, Mian justru berterima kasih kepada Paspampres karena menarik dirinya sehingga ia aman dan tidak sampai menabrak Iriana akibat terdesak kerumunan.
Baca: 5 Lagu Terkenal Karya Penyanyi Legendaris Tony Bennett
Video momen Mian ditarik Paspampres beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Mengutip dari kanal YouTube Tribun Medan TV, Mian awalnya terlihat sedang bersama rombongan Jokowi melakukan blusukan di tengah pasar.
Suasana pasar ketika itu memang terlihat sesak karena banyak warga yang berebut mendekati Jokowi.
Pada suatu momen, Mian yang mengenakan kemeja safari coklat tiba-tiba ditarik oleh anggota Paspampres.
Dikutip dari Tribunnews.com, Mian mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut karena yang terpenting adalah program pembangunan dari pusat dapat ditarik ke Kabupaten Bengkulu Utara.