Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Letnan Jenderal atau Letjen TNI Arif Rahman adalah seorang perwira tinggi (Pati) di dalam TNI Angkatan Darat (AD).
Di TNI AD, Letjen Arif Rahman diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Komandan Kodiklat TNI AD.
Jenderal bintang tiga tersebut sudah menduduki posisi sebagai Komandan Kodiklat TNI AD sejak Januari 2023.
Adapun Letjen Arif Rahman sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat.
Baca: Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon
Baca: Letjen TNI Anton Nugroho
Kehidupan Pribadi
Letjen Arif Rahman lahir di Jakarta, pada tanggal 22 April 1966,
Ia memiliki istri yang bernama Ny. Mia Kusmiati, S.Pd.
Baca: Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko
Baca: Letjen TNI Teguh Pudjo Rumekso
Pendidikan
Arif Rahman adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988.
Nama lengkapnya adalah Letjen TNI Arif Rahman, M.A.
Baca: Mayjen TNI Harfendi
Baca: Mayjen TNI Ibnu Bintang Setiawan
Karier
Karier Letjen Arih Rahman telah malang melintang di dalam kemiliteran tanah air.
Berbagai jabatan strategis di dalam TNI AD sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Dandim 0606/Kodya Bogor Korem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi, Sespri Wakasad, Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2009—2011), Dirbindiklat Pussenif Kodiklatad (2011—2012), dan Danrindam V/Brawijaya (2012—2013).
Selain itu, Arif juga sempat menduduki posisi sebagai Koorspri Kasad (2013), Danrem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi (2013—2014), Waasrena Kasad (2014—2015), dan Waasrenum Panglima TNI[3] (2015—2016).
Kariernya makin cemerlang setelah ia didapuk menjabat sebagai Gubernur Akmil (2016—2017), Pangdam V/Brawijaya, merangkap Dankogartap III/Surabaya (2017—2019), dan Danpusterad[7] (2019—2020)
Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Komsos(2020—2021).
Pada tahun 2021, Letjen Arif kemudian diangkat menjadi Danpussenif Kodiklatad.
Setelah itu, jenderal asal Jakarta ini dimutasi menjadi Danpussenif TNI AD (2022—2023).
Pada tahun 2023, Letjen Arif Rahman kemudian dipercaya untuk mengisi posisi sebagai Dankodiklatad.
Baca: Mayjen TNI Deddy Suryadi
Baca: Mayjen TNI Erwin Djatniko
Rekam Jejak
- Jaring Merah Aceh (1994)
- Dharma Nusa Aceh (2003)
- Amerika Serikat (1997)
- Amerika Serikat (2006)
- Mongolia (2007)
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)