Pengamat Sebut Jokowi & Prabowo Punya Hubungan Spesial, Bukan Sekadar Presiden-Menteri

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pertemuan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi di Istana Yogyakarta, Rabu (1/1/2020)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menjelang Pilpres 2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat makin dekat dengan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Bahkan, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai Jokowi dan Prabowo mempunyai hubungan yang spesial dengan Jokowi.

Menurut Adi, hubungan antara Jokowi dan Prabowo bukan sekadar hubungan antara presiden dan menterinya.

"Kedekatan Jokowi dengan Prabowo itu bukan kedekatan yang biasa, ini bukan hanya sekadar kedekatan antara presiden dengan menteri, ini kedekatan yang spesial," kata Adi, Jumat, (7/7/2023), dikutip dari Tribunnews.

Dia menyebut hal itu tampak dari Jokowi yang lebih sering mengajak Prabowo menemaninya ketika senggang. Selain itu, Jokowi kerap mengajak Prabowo bertemu untuk sekadar makan bersama.

Menurut dia, dalam dunia politik, kedekatan yang dipunyai oleh sosok pemimpin dapat menjadi sinyal atau kode bagi publik.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, meyakini Jokowi ingin dukungannya tidak hanya tersebar kepada Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDIP, tetapi juga kepada Prabowo.

Baca: Dulu 2 Kali Kalahkan Prabowo, Jokowi Kini Jadi Konsultan Politik Prabowo

Baca: Jokowi Bakal Dukung Prabowo Ketimbang Ganjar ? Relawan Projo Yakini Hal Ini

Agung mengatakan Jokowi juga tidak berupaya mengurangi intensitas pertemuannya dengan  Ketua Umum Gerindra itu.

"Otomatis PDIP di titik ini harus berjuang keras untuk hattrick, dengan mencari cawapres (calon wakil presiden) yang tepat dan kampanye yang atraktif agar Ganjar kembali unggul dari Prabowo," kata dia, Kamis, (6/7/2023), dikutip Kompas.com.

PDIP percaya Jokowi dukung Ganjar

Terlepas dari kedekatan itu, politikus senior PDIP, Panda Nababan, meyakini bahwa Jokowi tetap mendukung penuh Ganjar pada Pilpres 2024.

Panda menyebut dukungan Jokowi kepada Prabowo hanya basa-basi.

"Iya lah. Basa basi, gembira-gembiralah. Kan bikin orang gembira amal jariyah. Ya kan? Boleh dong," kata Panda di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023), dikutip dari Tribunnews.

"Artinya, kalau yang saya yakini tidak ada satu milimeter pun Jokowi tidak pro Ganjar."

Panda turut membantah isu bahwa Jokowi tidak mendukung Ganjar karena menganggapnya sebagai petugas partai.

"Jadi, aku mendengar itu kasihan, dia tidak mengerti partai itu apa," kata dia.

Baca: Arah Dukungan Jokowi Belum Jelas, Diklaim Dukung Ganjar, tapi Makin Lengket dengan Prabowo

Menurut Panda, semua kader partai harus melaksanakan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) berdasarkan keputusan kongres.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo atau FX Rudy menyebut pertemuan di antara Jokowi dan Prabowo adalah hal yang wajar karena Prabowo menjadi bawahan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan.

"Saya berpikir secara positif saja. Bahwa, sekarang ini, Bapak Jokowi sebagai presiden, Pak Prabowo sebagai Menhan, sehingga antara Presiden dengan Menhan ini mesti harus komunikasi dan koordinasi hukumnya wajib."

Mengenai kedekatan Jokowi dengan Ganjar, Rudy menganggap tak ada yang salah lantaran Ganjar adalah Gubernur Jawa Tengah.

"Ganjar sebagai gubernur sebagai koordinator wilayah di Jawa Tengah. Tentunya melakukan komunikasi, koordinasi adalah hal yang wajar, sehingga saya enggak pernah berpikir secara negatif."

Baca: Relawan Ganjar Bantah Kontrak Politik Ganjar dengan PDIP hingga Isu Jokowi Dukung Prabowo

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024.



Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer