PROFIL Faouzia, Pelantun Lagu Minefields dan RIP Love yang akan Tampil di Prambanan Jazz 2023

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LOS ANGELES, CALIFORNIA - 23 MEI: Faouzia menghadiri Spotlight: Faouzia di The GRAMMY Museum pada 23 Mei 2022 di Los Angeles, California. Rebecca Sapp/Getty Images untuk The Recording Academy/AFP

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Faouzia saat ini sedang menjadi perhatian banyak orang.

Hal ini lantaran penyanyi kelahiran Maroko ini akan tampil di Prambanan Jaza 2023.

Lantas siapa sosok Faouzia sebenarnya ?

Berikut Tribunnewswiki rangkum profil Faouzia yang perlu kamu ketahui.

Kelahiran Maroko, Faouzia Ouihya (alias Faouzia) yang dibesarkan di Kanada adalah seorang pianis dan penyanyi/penulis lagu yang terlatih secara klasik yang menggabungkan jangkauan vokalnya yang kuat dan lebar dengan pop yang dipengaruhi R&B- dan Arab yang semarak.

Awalnya mendapatkan perhatian untuk tempat vokal tamunya di trek oleh David Guetta , Ninho , dan Kelly Clarkson , Faouzia muncul sebagai bintang solo dengan EP Stripped 2020 dan EP Citizens 2022 , yang terakhir menampilkan single "Minefields" dengan John Legend .

Baca: Lirik dan Terjemahan Lagu Minefields - Faouzia & John Legend: These Minefields Keeping Me From You

Baca: John Legend

Mencari tingkat pendidikan utama untuk Faouzia, orang tuanya membuat keputusan untuk pindah dari Casablanca ke Manitoba hanya setahun setelah dia lahir. Pada usia enam tahun, dia memulai studi berbasis piano selama 11 tahun, menguasai instrumen bersama biola.

Di Kanada, Faouzia masih membenamkan dirinya dalam budaya Arab, mendengarkan musik artis yang beragam seperti Fnaire , Cheb Khaled , dan Umm Kulthum bersama dengan Adele dan Beyoncé, seperti dilansir All Music.

Bersama dengan musik, dia juga fokus pada pengembangan keterampilan bahasanya, menambahkan kefasihan dialek Prancis dan Arab ke busurnya.

Kelahiran Maroko, Faouzia Ouihya (alias Faouzia) yang dibesarkan di Kanada adalah seorang pianis dan penyanyi/penulis lagu yang terlatih secara klasik yang menggabungkan jangkauan vokalnya yang kuat dan lebar dengan pop yang dipengaruhi R&B- dan Arab yang semarak.

Awalnya mendapatkan perhatian untuk tempat vokal tamunya di trek oleh David Guetta , Ninho , dan Kelly Clarkson , Faouzia muncul sebagai bintang solo dengan EP Stripped 2020 dan EP Citizens 2022, yang terakhir menampilkan single "Minefields" dengan John Legend .

Mencari tingkat pendidikan utama untuk Faouzia, orang tuanya membuat keputusan untuk pindah dari Casablanca ke Manitoba hanya setahun setelah dia lahir.

LOS ANGELES, CALIFORNIA - 23 MEI: Faouzia berbicara di atas panggung di Spotlight: Faouzia di The GRAMMY Museum pada 23 Mei 2022 di Los Angeles, California. Rebecca Sapp/Getty Images untuk The Recording Academy/AFP (Rebecca Sapp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Pada usia enam tahun, dia memulai studi berbasis piano selama 11 tahun, menguasai instrumen bersama biola.

Di Kanada, Faouzia masih membenamkan dirinya dalam budaya Arab, mendengarkan musik artis yang beragam seperti Fnaire , Cheb Khaled , dan Umm Kulthum bersama dengan Adele dan Beyoncé.

Bersama dengan musik, dia juga fokus pada pengembangan keterampilan bahasanya, menambahkan kefasihan dialek Prancis dan Arab ke busurnya.

Atlantic segera mengontraknya dan -- mengikuti kolaborasi dengan duo rumah Swedia Galantis di "I Fly", sebuah lagu dari soundtrack Scoob! -- dia mengeluarkan single solo label besar pertamanya, "How It All Works Out," pada Juli 2020.

Sebulan kemudian, Faouzia merilis EP debutnya, Stripped . Ini terutama merupakan kumpulan versi piano-led, pared-back dari materi yang dirilis sebelumnya dan anggukan untuk idolanya Adele saat dia memadukan vokal emosional dengan dukungan yang terkendali.

Lagu Minefields adalah lagu kolaborasi dengan John Legend muncul akhir tahun itu dan masuk tangga lagu pop Kanada dan Prancis.

Itu kemudian dimasukkan dalam EP kedua Faouzia,Warga , pada tahun 2022.

Sebelumnya telah diberitakan, CEO Prambanan Jazz Festival Anas Alimi membocorkan nama-nama sejumlah artis internasional yang akan mengisi line-up acara itu pada Juli mendatang.

Anas menyebut Faouzia dan Eric Benet akan hadir dalam festival di kompleks Candi Prambanan, D.I. Yogyakarta tersebut.

Anas juga menyinggung sejumlah nama besar yang telah dikonfirmasi hadir melalui unggahan line-up resmi Prambanan Jazz Festival 2023. Di antaranya adalah Postmodern Jukebox, Ruth B, Gipsy Kings, dan Gemini.

Selain musisi-musisi internasional, Anas pun menyatakan bahwa banyak musisi Indonesia yang akan berpartisipasi.

"Banyak sekali musisi Indonesia-nya hampir 60-an, dari Dewa 19, Tulus, Maliq & D'Essentials, dan banyak lagi,” kata Anas dalam program “Business Talk” Kompas TV, Selasa (16/5/2023) malam WIB.

Kata Anas, Prambanan Jazz Festival 2023 akan digelar selama enam hari, yakni pada 7-9 Juli dan 14-16 Juli mendatang.

Anas menilai bahwa konser-konser musisi internasional akan menghasilkan perputaran uang yang “luar biasa.”

Pasalnya, penikmat konser tidak hanya membeli tiket, tetapi juga berbelanja untuk kebutuhan sekunder/tersiar lain di subsektor-subsektor ekonomi kreatif.

"Saya menyebut ini sebagai music tourism, wisata musik,” kata Anas, dilansir KompasTV.

(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer