Sebelumnya, perempuan bernama Lilan Lantu ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya di Jl. Kancil Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.
Wanita yang berprofesi sebagai karyawan Indomaret di daerah Kota Gorontalo itu meninggal dunia karena bunuh diri pada Senin, 16 Juni 2023, pukul 09.00 WITA.
Lilan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di seutas tali ayunan anaknya.
Ia nekat melakukan aksi bunuh diri itu karena diduga ditipu terkait dengan pinjaman online (pinjol).
Iptu Eldo Rawung, selaku Kapolsek Kota Barat, Polresta Gorontalo, mengungkap bahwa pihak keluarga Lilan menolak jenazah korban untuk diautopsi.
Eldo menyebut, pihak keluarga meminta jenazah Lilan Lantu untuk langsung dimakamkan.
Baca: KISAH Pilu Nur Lilan Lantu, Karyawan Indomaret Bunuh Diri karena Pinjol, Tali Ayunan Anak Jadi Saksi
"Jenazah sudah kita serahkan kepada pihak kelurga korban untuk langsung dikebumikan, karena dari pihak keluarga korban sendiri menolak untuk dilakukannya autopsi," kata Iptu Eldo, Senin, seperti dikutip TribunnewsWiki dari situs resmi Polresta Gorontalo.
Kendati demikian, sebelum dikebumikan, jenazah Lilan Lantu sudah divisum di rumah sakit.
Hasil visum mayat Lilan menunjukkan hasi tidak ditemukan tanda kekerasan di seluruh tubuhnya.
"Jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum luar di mana tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban," ujar Eldo.
Dijelaskan Eldo, peristiwa bunuh diri ini terungkap setelah anak korban yang diketahui masih berusia 2 tahun menangis kencang.
"Korban NLA (21) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung dengan seutas tali ayunan anak di dalam kamarnya," ungkap Eldo.
"Kejadian tersebut terungkap saat anak korban menangis, di mana mendengar suara tangisan tersebut suami korban langsung menuju kamar dan menemukan istrinya sudah meningal dunia," jelasnya.
Baca: Curhatan Karyawan Indomaret di Gorontalo yang Bunuh Diri karena Pinjol, Sempat Posting Kata-kata Ini
Eldo Rawung membeberkan bahwa latar belakang Lilan Lantu melakukan bunuh diri diduga karena korban sudah mengirim uang senilai Rp 3.200.000 ke seseorang yang tidak dikenalnya.
Pegawai Indomaret itu telah dijanjikan oleh orang tak dikenalnya itu bahwa ia akan mendapat pinjaman Rp15 juta setelah mengirim duit tersebut.
Namun, Lilan Lantu ternyata kena tipu oleh orang tersebut.
“Kami akan melakukan penyelidikan terkait penipuan online yang dialami korban dengan melakukan pengecekan penerima uang serta nomor yang menghubungi korban yang mengaku admin pinjaman online tersebut," kata Eldo.
Nur Lilan Lantu adalah karyawan di salah satu toko ritel Indomaret di Gorontalo.
Wanita yang sehari-hari mengenakan hijab ini berusia 21 tahun.
Lilan memiliki seorang suami yang berumur 28 tahun.
Baca: Sosok Lilan Lantu, Karyawan Indomaret Gorontalo yang Bunuh Diri, Gantung Diri Gegara Ditipu Pinjol
Ia dan suaminya sudah dikaruniai satu orang anak perempuan.
Semasa hidup, Lilan Lantu dikenal sebaga sosok ibu muda yang baik.
Akun Facebook Sryy Sulastryy Abdullah yang juga kerabat Lilan, mengungkap bahwa Lilan adalah sosok yang baik dan mudah bergaul semasa hidupnya.
"Kinapa uti Lilan Lantu, taman paling bae sx setiap kita ba bli di Indomaret selalu cuman ba debit ngana sllu ba blng kta orang paling susah di dunia, semoga surga menantimu Nou aa," tulis Sryy Sulastryy.
Kini, Lilan Lantu harus meninggalkan suami dan anaknya untuk selama-lamanya.
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)