Diketahui, Perindo menjadi partai terbaru yang resmi mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres dengan mengunjungi markas PDIP pada Jumat (9/6/2023).
Dukungan resmi tersebut, dibuktikan melalui penandatanganan MoU kerjasama oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo.
"Terkait dengan apakah ini kerjasama Pilpres atau Pileg, kerja sama politik ini adalah kaitannya dengan Pilpres mengusung Pak Ganjar Pranowo untuk kemenangan di Pemilu 2024," ujarnya pada Jumat (9/6/2023).
Melihat dukungan resmi tersebut, hingga saat ini, PSI belum secara resmi mendukung Ganjar Pranowo dengan berkoalisi ke PDIP layaknya partai lain yang mendukung Gubernur Jawa Tengah tersebut, menjadi capres di Pilpres 2024.
Bahkan, beberapa waktu lalu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung soal etika perihal dukungan PSI meski partai berlambang bunga mawar itu telah mendeklarasikannya jauh sebelum Ganjar resmi diusung PDIP.
"Namanya beri dukungan, lakukan komunikasi-komunikasi politik," kata Hasto pada 27 April 2023 di Kantor DPP PDIP.
Wasekjen PSI, Dedek Prayudi pun buka suara terkait peluang masuk koalisi untuk mendukung Ganjar sebagai capres 2024.
Dedek menegaskan, PSI tetap akan berkomitmen untuk mendukung Ganjar.
Baca: Demokrat Tanggapi Tudingan NasDem soal Paksakan AHY Jadi Cawapres Anies Baswedan
Dirinya pun meminta doa agar dukungan tersebut akhirnya dapat terealisasi dengan berkoalisi bersama partai lain yaitu PPP, Hanura, Perindo, serta PDIP sebagai partai pengusung Ganjar.
"PSI tetap dengan komitmen kami untuk mendukung mas Ganjar sebagai RI 1. Doakan saja semoga dukungan yang pijakannya adalah idealisme ini dapat segera mengantarkan kami kepada koalisi," katanya ketika dihubungi Tribunnews.com via pesan singkat, Jumat (9/6/2023).
Lalu ketika ditanya apakah sudah ada diskusi di internal PSI untuk sowan ke PDIP terkait dukungan kepada Ganjar, Dedek tidak menjawab secara gamblang.
"Doakan saja supaya itu (koalisi) terwujud," katanya.
PSI menjadi parpol yang pertama kali mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar sebagai capres 2024 pada 3 Oktober 2022 lalu.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengatakan deklarasi ini berdasarkan hasil rembuk rakyat yang dilakukan PSI sejak Februari lalu.
“Dari hasil rembug rakyat itu kami mengumumk
Baca: Megawati Masih Bungkam soal Pendamping Ganjar, AHY hingga Erich Thohir Masuk Bursa Cawapres
an bahwa Partai Solidaritas Indonesia akan mencalonkan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PSI tahun 2024,” kata Grace Natalie dalam konferensi pers secara virtual.
Grace menjelaskan sejak awal Ganjar dianggap unggul dibandingkan dengan kandidat capres lainnya.
Lanjut dia, politisi PDIP itu menjadi calon terbaik karena dianggap memiliki visi kebangsaan dan kebhinekaan yang sama dengan yang digaungkan PSI selama ini.
PSI, kata dia, juga melihat Ganjar sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan pekerjaan yang selama ini sudah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun Indonesia.
“Ini adalah calon presiden 2024 pilihan rakyat lewat rembuk rakyat. Bukan keinginan dari elite PSI dan pilihan rakyat itu sesuai dengan hari nurani kami juga di PSI,” katanya.
Grace menambahkan, Ganjar Pranowo juga dianggap sebagai tokoh politik yang merakyat dan mengerti aspirasi kaum muda.
Baca: Tolak Jadi Cawapres Anies, Mahfud MD Masuk Daftar Kandidat Cawapres Ganjar Pranowo
Hal itu dapat dilihat dari aktifnya Gubernur Jawa Tengah ini dalam memanfaatkan jejaring sosial media untuk menyampaikan informasi dan aspirasi.
“Mas Ganjar ini sosok yang mengikuti perkembangan zaman dan memahami cara komunikasi anak muda,” katanya.
Grace pun menyadari bahwa Ganjar bukanlah kader PSI. Namun di sisi lain, dukungan PSI terhadap Ganjar adalah bentuk komitmen dorongan kandidat terbaik untuk maju ke Pilpres 2024.
“Semoga apa yang menjadi keputusan PSI menjadi pilihan terbaik buat rakyat buat Indonesia,” jelas dia.