Jenazah wanita berinisial R tersebut ditemukan mengapung di Pantai Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupatan Manokwari, Papua Barat.
R diketahui lahir di Jakarta dan berprofesi sebagai wanita pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Maruni.
Belakangan diketahui, R dibunuh oleh pria berinisial HI (30).
Dilansir TribunPapuaBarat.com, sebelum dibunuh, pelaku juga merudapaksa korban yang sedang hamil 9 bulan.
"Saat itu korban dalam kondisi hamil 9 bulan," ujar Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Nirwan Fakaubun, Selasa (6/6/2023).
Insiden nahas itu bermula saat korban hendak kabur dari tempat kerjanya di kawasan Maruni karena mendapat intimidasi dari atasannya.
Baca: Sosok Tante Bestie, Perempuan Nyentrik yang Viral di Tiktok Karena Bangun Perumahan Duda Janda
R lantas janjian untuk bertemu dengan pacarnya di Pantai Maruni untuk dijemput pergi.
Sementara ketika itu, pelaku HI tengah pesta minuman keras (miras) bersama lima rekannya di kawasan Pantai Maruni.
Sayangnya, korban justru dibuntuti oleh sang pelaku.
Usai membuntuti korban, pelaku terlebih dulu merudapaksa, lalu membunuh R sekitar pukul 13.00 WIT.
"Setelah menyetubuhi dan membunuh korban, satu jam kemudian pelaku kembali ke rekan-rekannya dalam keadaan berkeringat dan basah di sekujur tubuhnya," jelasnya.
Baca: Viral Ayah di Kalsel Justru Dibunuh saat Selamatkan Sang Putri yang Dirudapaksa, Kena 26 Luka Tikam
Setelah itu, HI menceritakan kejadian tersebut kelima rekannya.
Dia meminta teman-temannya untuk tidak memberitahu siapapun atas perbuatan keji itu.
Meski begitu, penyidik berhasil membuat kelima saksi kunci tersebut angkat bicara.
Kemudian, HI pun ditetapkan menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan R.
"Pelaku ditangkap akhir Mei kemarin setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap para saksi," ungkap Nirwan, dikutip dari Kompas.com.
Baca: Viral Suami Bunuh Istri di Tulangbawang Lampung, Pelaku Sakit Hati karena Korban Nikah Siri
Jenazah R ditemukan oleh warga yang tengah berenang di Pantai Maruni.
Saksi mulanya mengira jasad itu merupakan sebatang kayu terapung.
Tetapi, saat didekati ternyata sosok itu merupakan jasad seorang wanita.
Lalu, warga tersebut menghubungi sekuriti di Perum 55, kemudian mayat dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat.