Pelatih asal Desa Wadung Getas, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah memukul dan menendang korban di bagian dada sehingga AP meninggal dunia.
Lantaran merasa ada kejanggalan, keluarga korban pun melaporkan kematian AP ke kantor polisi.
Jajaran Polres Klaten kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Setelah memeriksa 11 saksi, Polres Klaten menetapkan seorang pelatih silat berinisial ZR sebagai tersangka.
Kapolres Klaten, AKBP Warsono diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Lanang Teguh Pambudi mengatakan aksi kekerasan yang dilakukan tersangka mengakibatkan korban terjatuh dan meninggal.
Baca: Viral Suami Bunuh Istri di Tulangbawang Lampung, Pelaku Sakit Hati karena Korban Nikah Siri
Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara Yogyakarta, korban mengalami mati lemas.
Selain itu, di tubuh korban terdapat luka patah tulang iga serta memar di bagian paru-paru.
"Korban saat itu sedang mengikuti latihan rutin (pencak silat). Dua kali di pukul pada dada ke bawah, ditendang terus terjatuh," paparnya, Rabu (31/5/2023), dikutip dari TribunSolo.com.
Karena aksinya tersebut, ZR terancam 15 tahun penjara.
Baca: Fakta Dibalik Kisah Viral Siswa SD Pindah ke SLB Karena Dibully
Tapi, lantaran tersangka masih di bawah umur, polisim pun tidak melakukan penahanan.
"Tidak ditahan mengingat pertama usia, dan kedua ada permohonan dari keluarga karena yang bersangkutan masih sekolah akan ujian sehingga minta kebijakan untuk bisa ikut ujian," imbuhnya.
Polisi menuturkan, korban sempat dilarikan ke RSU PKU Delanggu, sayang nyawanya tidak tertolong.
Sebelumnya, Kapolres AKBP Warsono melalui Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah mengatakan, status tersangka sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dalam kasus ini.
Baca: Kisah Pilu Perempuan Disabilitas Diperkosa Bos Coto di Makassar, Sudah 12 Kali, Kini Hamil 4 Bulan
"Ini akan ditangani secara khusus karena melibatkan anak dan kita akan koordinasi dengan BAPAS," bebernya.
Kasus keji itu bermula sata korban dan lima orang temannya berlatih silat pada Senin (29/5/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.
Tersangka yang merupakan pelatih silat memukul dan menendang korban, serta teman-temannya saat latihan.
"Setelah pemanasan kurang lebih 30 menit dan melakukan kuda-kuda, korban mendapatkan 2 kali pukulan dan 2 kali tendangan ke arah dada dan perut oleh ZR yang juga dilakukan ke siswa lainnya," jelas dia.