Berdasarkan survei tersebut, Ganjar dipilih 46,7 persen responden sebagai sosok penerus program Jokowi.
Sedangkan, bakal calon presiden (capres) lainnya yaitu Prabowo Subianto hanya mendapat 29,5 persen suara dan bakal capres koalisi Perubahan Anies Baswedan memperoleh 7,1 persen suara.
Sementara, 7,1 persen responden lainnya tidak menjawab saat ditanya mengenai sosok capres yang paling mampu meneruskan program-program Jokowi.
Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan survei yang sama diketahui sebanyak 61,3 persen responden mengaku akan memilih capres yang berkomitmen meneruskan program Jokowi.
Baca: Megawati Akan Resmikan Kantor Koordinasi Relawan Ganjar 1 Juni, Puan Maharani Dijadwalkan Hadir
Baca: Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul dalam Simulasi Tiga Nama Pasca Deklarasi Capres
Lantaran, kebijakan pemerintah selama hampir 10 tahun terakhir ini dianggap telah baik.
Sementara, 29,5 persen responden mengaku tak akan memilih capres yang bakal meneruskan program Presiden karena ingin adanya kebijakan baru.
Sisanya, 7,7 persen responden belum memutuskan dan 1,5 persen responden menolak menjawab.
Survei Populi Center juga menunjukkan 75,4 persen responden puas dengan kinerja Presiden Jokowi.
Rinciannya, 10,8 persen merasa sangat puas dan 64,6 persen puas.
Sementara, 20,9 persen responden mengaku tidak puas dan 2,3 persen responden sangat tidak puas terhadap kinerja Kepala Negara.
Baca: Jokowi Tolak Wacana Duet Prabowo-Gibran, Justru Ingin Satukan Prabowo dan Ganjar di Pilpres 2024
Baca: Jokowi Diduga Main Dua Kaki di Pilpres 2024, PDIP Mengaku Tak Khawatir
Kemudian, sebanyak 1,4 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab pertanyaan ini.
Survei tersebut dilakukan pada 4-12 Mei 2023.
Sampel survei terbesar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia.
Survei digelar dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden dengan metode acak bertingkat dengan. Dengan metode tersebut, margin of error survei kurang lebih 2,83 persen.