Kapolres Klaten AKBP Warsono membenarkan adanya aduan tentang dugaan pengeroyokan tersebut.
"Iya benar, kami menerima aduan adanya dugaan pengeroyokan," ujar Warsono saat ditemui di Polres Klaten, Selasa (16/5/2023).
Atas dasar tersebut pihak kepolisan hingga kini masih berupaya melakukan penyelidikan agar mendapat titik terang kejadiannya.
Baca: Kuasa Hukum Benarkan Pria dalam Video Syur Adalah Rezky Aditya
Baca: VIRAL Warung Soto Plus-plus di Klaten Tongkrongan PSK, Ternyata Prostitusi Berkedok Wedangan
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Lanang Teguh Pambudi mengatakan pihaknya sudah mendapatkan keterangan dari 6 orang saksi.
"Saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti, dan siapa saja yang terlibat masih didalami," ujar Lanang kepada TribunSolo.com.
Lanang menambahkan awalnya pihak keluarga baru mengajukan pengaduan, sementara untuk laporan keluarga belum membuat.
"Dari keterangan saksi awal mengatakan kalau kelompok korban sebelumnya nongkrong di sekitar terminal untuk ngopi-ngopi, lalu ketemu kelompok lain." ujarnya.
Baca: Viral Sosok Pria Semedi di Tengah Jalan di Klaten, Ternyata Tidak Hanya Sekali Beraksi
Baca: Momen Lucu Presiden Jokowi Bertemu Warga Bernama Joko Widodo saat Tinjau Vaksinasi di Klaten
Pihaknya juga belum bisa memastikan adanya motif dendam atau hal lain terkait kejadian tersebut.
"Kami masih mendalami antar kelompok tersebut bertemu apa dendam belum bisa menyimpulkan," jelasnya.
Sementara untuk informasi awal adanya senjata tajam, pihak Satreskrim masih mendalami informasi tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Seorang Pelajar di Klaten Meninggal Dunia Akibat Dikeroyok, Polisi Lalukan Penyelidikan