Sayangnya, sang menteri justru enggan menanggapi kabar tersebut.
"Enggak ada tanggapan," terang Mahfud, saat menghadiri wisuda MAN 1 Yogyakarta, di UIN Sunan Kalijaga, pada Kamis (4/5/2023), seperti dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat menyebut beberapa tokoh yang dinilai cocok menjadi calon wakil presiden (cawapre) bagi Ganjar Pranowo.
Jokowi mengumumkan hal itu saat diwawancarai awak media setelah menjalankan shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2023).
Kala itu, Jokowi menyebut nama Mahfud MD dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Berbeda dengan Mahfud MD, Prabowo justru menanggapi hal itu dengan mengatakan enggan berandai-andai soal wacana cawapres bagi Ganjar Pranowo.
Baca: Mahfud MD Bakal Umumkan Nama-nama Pelaku Perdagangan Orang, Ada Kejutan Bagi Mereka
Baca: Mahfud MD Tegaskan Tak Ada Unsur Pelanggaran HAM Berat dalam Tragedi Kanjuruhan
Terlebih, Prabowo juga telah dicalonkan sebagai calon presiden (capres) dari partai Gerindra.
"Partai mencalonkan saya sebagai capres. Partai saya agak kuat sekarang," tutur Prabowo.
Baca: Profil Ganjar Pranowo, Capres PDI-P yang Kini Diusung Oleh PPP dan Hanura untuk Maju Presiden 2024
Baca: PPP Usung Ganjar Pranowo Capres 2023 Susul PDI Perjuangan
Selain itu, ia juga menyebut pihaknya masih mengamati situasi politik saat ini.
"Lihat perkembangan, dinamika. Beliau (Ganjar Pranowo) sudah dicalonkan capres. Kita lihat perkembangan dan dinamika. Jangan berandai-andai," terang Ketua Umum Partai Gerindra itu.