Trump mengklaim Bragg membocorkan dokumen atau informasi tentang dakwaan yang kini dihadapi Trump. Politikus Partai Republik itu didakwa menyuap Stormy Daniels, seorang bintang film dewasa.
Permintaan Trump itu disampaikan melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Senin malam, (3/4/2023).
Sebelumnya, Yahoo! News melaporkan bahwa Trump bakal menghadapi 34 dakwaan pemalsuan catatan bisnis. Informasi tentang dakwaan itu didapatkan dari narasumber yang mengetahuinya.
Adapun surat dakwaan terhadap Trump masih disegel dan baru dibuka hari Selasa.
Permintaan terbaru Trump itu kemungkinan adalah tanggapan atas berita yang ditulis oleh Yahoo! News.
Baca: Didakwa, Trump Bersumpah Akan Lebih Gencar Serang Jaksa Alvin Bragg
"Wow! Jaksa Distrik Bragg baru saja secara ilegal MEMBOCORKAN berbagai hal pokok, dan informasi lengkap, mengenai dakwaan yang menyedihkan terhadap saya," tulis Trump di Truth Social, dikutip dari New York Post.
"Saya wartawan itu dan, sayangnya, begitu juga dia. Ini artinya dia dia HARUS SEGERA DIDAKWA. Sekarang jika dia memang ingin membersihkan reputasinya, dia akan melakukan hal terhormat, dan sebagai seorang Jaksa Distrik, MENDAKWA DIRINYA SENDIRI."
Trump juga meminta Bragg untuk segera mengundurkan diri.
Dakwaan terhadap Trump berawal dari skandal asmaranya dengan Daniels. Keduanya dilaporkan pernah melakukan hubunga badan tahun 2006 silam.
Baca: Sidang Kasus Suap Trump Berpotensi Ditunda hingga setelah Pilpres AS 2024
Pada tahun 2016 Trump diduga memberikan uang tutup mulut kepada Daniels $130.000 atau setara hampir Rp2 miliar agar Daniels tidak menceritakan peristiwa itu. Uang itu sampai kepada Daniels melalui perantara Michael Cohen, pengacara pribadi Trump.
Trump mengklaim uang yang diberikannya kepada Cohen merupakan bayaran atas jasanya. Dia juga mengaku tidak tahu tentang transaksi antara Cohen dan Daniels.
Dia menyebut dakwaan yang dihadapinya itu sepenuhnya bersifat politik. Dia juga menudiang Bragg sebagai psikopat. Bragg sendiri berasal dari Partai Demokrat yang berseberangan dengan partai Trump, yakni Partai Republik.
Trump sendiri awalnya terkejut dengan kemunculan dakwaan itu. Selama 24 jam, dia membaca berita-berita tentang dakwaan yang disampaikan oleh para penasihatnya. Kemudian, dia menegaskan bahwa jaksa telah melancarkan kepadanya.
Kepada tim penasihatnya, Trump mengatakan bakal melawan jaksa. Dia mengklaim tidak melakukan tindakan apa pun yang dilarang.
Baca: Trump Jadi Mantan Presiden AS Pertama yang Didakwa dalam Kasus Pidana
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Donald Trump di sini.