Minggu Palma

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Daun Palma


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Minggu Palma adalah hari peringatan dalam liturgi Gereja Kristen, terutama Gereja Katolik Roma.

Minggu Palma ini dikenal dengan nama Hari Minggu Palma Mengenangkan Sengsara Tuhan.

Perayaan ini jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah.

Simbol dalam Minggu Palma ini menggunakan daun palem.

Daun palem ini membawa arti ke arah simbol Kristen.

Daun palem digunakan untuk menyatakan kemenangan martir atas kematian. 

Daun palem sendiri bewarna hijau dan warna ini merupakan warna khas dari tanaman serta musim semi. (1)

Baca: Gereja Ortodoks Timur

  • Perayaan Minggu Palma


Perayaan Minggu Palma terdiri dari dua suasana yang kontras.

Upacara pemberkatan daun palma dilakukan di luar gedung gereja dengan suasana yang meriah, terlebih ketika memasuki gedung gereja.

Umat akan melambai-lambaikan daun palma sambil menyanyikan pujian-pujian dengan lagu yang meriah.

Kemudian suasana meriah tersebut berganti menjadi suasana menyedihkan ketika memasuki gedung gereja.

Di dalam Liturgi Sabda akan dibacakan kisah penderitaan Yesus.

Sejak Minggu kelima Prapaskah, patung-patung orang Kudus dan salib-salib diselubungi.

Salib-salib tersebut diselubungi sampai akhir liturgi Jumat Agung.

Hal ini memiliki simbol bahwa Yesus sungguh menunjukkan kemanusiaannya.

Oleh karena itu, perbedaan suasana ini mengingatkan umat Katolik bahwa di dalam kemeriahan sorak-sorai penyambutan Yesus sebagai Raja, ada derita dalam diri Yesus yang harus ia tanggung.  (2)

Sebuah lukisan karya Cristiano Bangti (1857) menggambarkan Galileo Galilei sedang menghadapi inkuisisi Gereja Katolik di Roma (Internasional.kompas.com)

Baca: Zakat Maal

  • Sejarah


Perayaan Minggu Palma sejatinya merujuk pada peristiwa yang dicatat pada empat Injil, yaitu Markus 11:1-11, Matius 21:1-11, Lukas 19:28-44, dan Yohanes 12:12-19.

Dalam perayaan Minggu Palma, dikenang peristiwa masuknya Yesus ke kota Yerusalem dan dielu-elukan oleh banyak orang.

Masuknya Yesus Kristus ke kota suci Yerusalem adalah hal yang istimewa.

Karena hal ini terjadi sebelum Yesus disiksa, mati, dan bangkit dari kematian.

Itulah alasan mengapa Minggu Palma disebut sebagai pembuka pekan suci, yang berfokus pada pekan terakhir Yesus di kota Yerusalem.

Dalam liturgi Minggu Palma, umat umumnya mendapatkan daun palem dan ruang gereja dipenuhi ornamen palem, meniru orang banyak yang mengelu-elukan Yesus dengan daun palem. (2)

Gereja Katolik (TRIBUNFLORES.COM/MARIA MANGKUNG)

Baca: Telur Paskah

  • Minggu Sengsara


Selama Minggu Palem, Gereja tidak hanya mengenang peristiwa kedatangan Yesus ke kota Yerusalem.

Tetapi juga sengsara Yesus.

Itulah mengapa Minggu Palma disebut juga minggu sengsara.

Dalam tradisi ibadah gereja, saat umat melakukan prosesi pelepah lontar (melambai-lambaikan daun palem), umat mendengarkan pembacaan penderitaan Yesus dari Alkitab.

Sementara kisah-kisah ini dibacakan kembali dalam liturgi Jumat Agung, penggunaannya berbeda.

Membaca kisah sedih Yesus dalam liturgi Minggu Palma bertujuan untuk memahami bahwa kemuliaan Yesus tidak hanya terletak pada kemuliaan-Nya setelah kedatangan-Nya di Yerusalem.

Melainkan juga pada saat kematian-Nya di kayu salib.  (1)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)

 



Nama Hari Peringatan Minggu Palma


Nama lain Hari Minggu Palma Mengenangkan Sengsara Tuhan


Waktu Hari Minggu sebelum Paskah


Sumber :


1. flores.tribunnews.com
2. id.wikipedia.org


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer