7 Kuliner Khas di Tahun Baru Imlek, Ada Shiu Mi hingga Kue Keranjang

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kembali Rayakan Imlek, Grand Candi Hotel Semarang Dipadati Pengunjung

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tahun Baru Imlek umumnya identik dengan momen berkumpul bareng keluarga.

Acara kumpul keluarga tersebut biasanya juga ditemani dengan aneka kuliner khas Imlek yang khas.

Lantas apa saja makanan yang identikk dengan perayaan tahun baru Imlek ?

Berikut kuliner yang identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek dikutip dari Kompas:

1. Yusheng

Ilustrasi Yusheng, kuliner khas Imlek yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan (Flickr.com/Choo Yut Shing)

Komposisi makanan ini adalah salad berisi irisan halus wortel, lobak, potongan ikan tuna atau salmon mentah segar yang direndam dan dicampur ke dalam minyak wijen.

Untuk sausnya, yusheng menggunakan campuran minyak goreng dan minyak wijen dengan tambahan saus buah plum, bubuk kayu manis, dan gula pasir.

Baca: Begini Momen Perayaan Tahun Baru China di Grand Candi Hotel Semarang

Biasanya, setiap anggota keluarga di rumah akan duduk bersama di meja makan dan mengaduk yusheng dengan sumpit sembari mengucapkan selamat tahun baru.

Kemudian, yusheng tersebut diangkat tinggi-tinggi. Ini merupakan simbol di mana harapan akan terkabul, serta memperoleh peruntungan yang baik di tahun yang baru.

2. Ikan bandeng

Ilustrasi Ikan Bandeng (patikab.go.id)

Ya, ikan bandeng kerap menghiasi meja makan di rumah sat Tahun Baru Imlek.

Ikan bandeng dianggap melambangkan rezeki dan bisnis yang lancar.

Karena itulah, ikan bandeng ini harus disajikan secara utuh.

Baca: Inilah 7 Hal Khas yang Biasa Ada saat Perayaan Tahun Baru Imlek, Mulai dari Warna Merah dan Hujan

3. Jeruk mandarin

ilustrasi jeruk mandarin atau mandarin orange, buah yang selalu ada setiap Imlek. (PIXABAY/COULEUR via Kompas)

Jeruk santang atau jeruk mandarin adalah buah khas imlek. Hampir sama seperti ikan bandeng, jeruk ini juga melambangkan rezeki yang berlimpah.

Biasanya, jeruk mandarin masih memiliki tangkai dan daunnya.

4. Telur dengan rebusan teh

Makanan berikutnya, ada telur yang direbus dengan bumbu kecap asin, rempah-rempah, serta daun teh.

Saat dalam kondisi setengah matang, cangkang telur diretakkan sehingga bumbu-bumbu yang ada dapat menyerap pada telur.

Nah, karena menggunakan daun teh, maka telur ini mempunyai aroma yang menggoda.

Telur yang direbus dengan daun teh ini adalah perlambang kesuburan.

5. Shiu mie

Shiu mi, mi panjang umur yang identik hadir saat Tahun Baru Imlek (Pixabay/winNet via Tribun Travel)

Shiu mie atau mie panjang mempunyai peranan penting di setiap acara adat di China.

Shiu mie merupakan simbol dari umur panjang, kebahagiaan dan rezeki yang berlimpah. Oleh karenanya, mie ini juga sering disebut mie panjang umur.

Mie dibuat sepanjang mungkin, dan saat kita memakannya, mie tersebut tidak boleh sampai terputus atau sengaja dipotong.

Baca: Perayaan Imlek Identik dengan Turunnya Hujan & Disebut Pembawa Hoki, Ini Penjelasannya

Baca: Mengenal Kue Keranjang, Makanan Khas yang Selalu Muncul Saat Imlek Tiba

6. Babi panggang

Hidangan babi panggang memiliki arti khusus. Banyak yang beranggapan jika babi adalah hewan yang malas.

Makna menghidangkan babi panggang saat Tahun Baru Imlek, agar orang yang mengonsumsinya tidak menjadi pemalas.

7. Jiaozi

Di Indonesia, jiaozi juga dikenal dengan kuo tie, yang kerap ditemukan pada sajian dimsum.

Jiaozi disantap saat Tahun Baru Imlek sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan, karena bentuknya mirip dengan uang kuno zaman dulu di daratan China.

8. Kue keranjang

Kue keranjang di Pasar Glodok. (Kompas.com/Krisda Tiofani)

Tahun Baru Imlek tidak lengkap rasanya kalau kamu belum menyajikan kue keranjang alias dodol China.

Kue satu ini umumnya hanya dibuat menjelang Tahun Baru Imlek.

Bentuk kue yang membulat melambangkan harapan keluarga yang selalu bersatu dan rukun.

(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer