Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mastodon adalah jejaring sosial terdesentralisasi dan bersifat terbuka.
Media sosial jenis ini diluncurkan oleh Eugo Rochko pada tahun 2016.
Mastodon dikembangkan oleh Mastodon gGmbhH, organisasi nirlaba asal Jerman yang dipimpin Rochko.
Aplikasi Mastodon dapat diunduh di Play Store (Android) maupun App Store (iOS).
Selain itu, aplikasi ini juga bisa diakses via laman https://mastodon.social/. (1)
Baca: Microsoft Teams
Fitur mirip Twitter
Fitur-fitur di aplikasi Mastodon hampir mirip dengan aplikasi Twitter.
Di halaman muka, pengguna dapat melihat linimasa, explore, hingga trending topic.
Halaman muka Mastodon juga memiliki tab hashtag yang sering dipakai di platform serta tab news yang paling sering dibicarakan di platform.
Selain itu, jejaring sosial ini juga memiliki fitur yang hampir serupa dengan Twitter, misalnya fitur reply, retweet, bookmark, like, favorite, serta follow pengguna lain. (2)
Baca: YouTube Go (Aplikasi)
Perbedaan
Meskipun begitu, Mastodon memiliki sejumlah perbedaan dengan Twitter.
Hal yang paling terlihat adalah batasan karakter, Mastodon memungkinkan penggunanya menulis postingan dengan maksimal 500 karakter.
Angkat tersebut hampir dua kali lipat lebih banyak dibanding Twitter yang memiliki batas maksimal 280 karakter dalam sekali posting.
Mastodon dirancang seperti layanan e-mail atau RSS. Jadi, Mastodon memungkinkan orang-orang mengirim pesan publik ke siapa saja yang mereka ikuti di layanan.
Sehingga, di Mastodon, siapa saja bisa membuat server dan menjadi host.
Cara registrasi Mastodon tidak sama seperti membuat akun Instagram, Twitter, atau Facebook.
Di Mastodon, pengguna harus memilih satu server terlebih dahulu untuk mendaftar.
Sebagian server, terbuka untuk siapa saja. Tapi, beberapa lainnya memerlukan undangan.
Hal ini bergantung dengan kebijakan setiap orang yang menjalankan server.
Selain itu, pengguna bisa menjalankan server sendiri juga. (2)
Baca: Bibit (Aplikasi)
Pertumbuhan pesat
Media sosial Mastodon menjadi tempat untuk migrasi para pengguna Twitter.
Hal ini disebabkan karena kontroversi Elon Musk sebagai pemilik baru Twitter.
Selain itu, perubahan juga dilakukan di media sosial Twitter.
Di bawah kepemimpinan Elon Musk, Twitter memungut biaya langganan Twitter Blue seharga 7.99 dollar AS (Rp124.760) untuk pengguna yang ingin mendapatkan centang biru (verified account).
Sebelum tangg 27 Oktober 2022, jumlah pendaftar baru di Mastadon hanya sekitar 60-80 entri per jam.
Setelah tanggal tersebut, jumlah pendaftar baru mencapai ribuan per jam.
Mastodon mengalami pertumbuhan pesat sejak Elon Musk membeli Twitter.
Dalam sebuah postingan di Mastadon, CEO dan lead developer Mastodon, Eugen Rochko mengeklaim Mastodon mengalami pertumbuhan pesat sejak Elon Musk membeli Twitter.
Ia juga mengatakan, hampir 500.000 pengguna bergabung dengan Mastodon sejak 27 Oktober, di hari yang sama akuisisi Twitter oleh Musk rampung.
Per Senin 7 November 2022, Mastodon telah memiliki 1 juta pengguna aktif bulanan (monthly active user). (1)