Tak Digubris Disnaker, Seorang Wanita Ngadu ke Gibran, Gaji Suami Dipotong Waroeng SS Karena BSU

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cuitan istri Eks karyawan Woroeng SS

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang istri ngadu ke Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo, terkait gaji suaminya yang dipotong Waroeng Spesial Sambal gara-gara dapet bantuan subsidi upah ( BSU).

Bahkan ia juga mengatakan sudah mengajukan aduan ke Disnakerja namun tak digubris.

Aduan ini disampaikan oleh warga Twitter dengan akun @dyahprilita.

Akun tersebut menuliskan soal kecurangan Waroeng SS itu pada Selasa (1/11/2022) pukul 20.26 WIB.

Dalam cuitan tersebut akun @dyahprilita juga menuliskan soal THR yang tak diberikan selama 2 tahun.

Baca: Waroeng Kroepoek

Baca: Fraksi PKS DPR Potong Gaji untuk Bantu Korban Banjir Longsor di Flores dan Bima

Pemilik akun tersebut menyebut Gibran Rakabuming Raka lantaran laporannya ke Disnaker tidak digubris.

"Lapor disnaker mboten di follow up.. Aku isoh ngomong karna suamiku ex karyawan sana.. 2022 THR cair 500.000," tulis akun tersebut, dikutip dari Kompas.

"Opo-opo kok kudu viral sek to mas @gibran_tweet (emot menangis) padahal warung spesial sambal udah curang dari beberapa tahun lalu, gaji suamiku dipotong karena BSU. 2 tahun 2020 & 2021 THR nggak cair. Kalau ada yg protes / tidak sependapat langsung di PHK waktu ituuu," tulis akun itu lagi.

Postingan itu telah disukai lebih dari 1.940 dan cuitkan ulang 678 pengguna akun Twitter hingga Rabu (2/11/2022) pukul 10.18 WIB

Tanggapan Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/11/2022). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Wali kota Solo ini juga sudah mengkonfirmasi soal adanya laporan yang masuk padanya.

Gibran juga mengklaim akan segera menindaklanjutinya.

"Laporannya kemarin sore,"

"Nanti biar ketemu dengan pihak pengelolanya dulu," jelas Gibran.

Gibran juga menjelaskan tentang banyak warung makan yang terdampak selama dua tahun selama pandemi.

Namun Gibran mengklaim dirinya belum menerima laporan yang sama dari wilayah Solo sampai saat ini.

"Dudu SS Solo toh (bukan SS Solo kan)? SS Gonilan (Sukoharjo). Tapi itu aturannya berlaku di semua cabang SS. Ini sudah ditindak lanjuti Kadisnaker," kata ayah Jan Ethes itu.

Sebelumnya kejadian serupa terjadi di daerah Yogyakarta.

Menurut informasi yang beredar pemotongan gaji karyawan penerima BSU berlaku semua cabang Waroeng SS.

Waroeng SS Benarkan Potong Gaji Karyawan Penerima BSU

Pemilik sekaligus Direktur Waroeng Spesial Sambal (SS), Yoyok Hery Wahyono membenarkan adanya surat edaran yang menyebutkan bahwa Waroeng SS memotong gaji karyawan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 300.000.

Yoyok menjelaskan, hal itu dilakukan untuk menjaga kerukunan antar karyawan.

"Agar tidak timbul ketidakrukunan personel," ujar Yoyok saat dihubungi via chat Instagram, Sabtu (29/10/2022), dikutip dari Kompas.com.

Baca: Menaker Ida Fauziyah : Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Bakal Disalurkan September 2022

Baca: Catat, Pencairan BSU Tahap 7 Melalui Kantor Pos Bisa Dilakukan Sebelum Akhir November
Yoyok mengatakan, kebijakan itu sebenarnya sudah pernah diambil pada 2021 lalu.

Sama seperti tahun ini, kebijakan itu diambil agar meredam kecemburuan antar karyawan Waroeng SS yang tidak menerima BSU.

Yoyok menyebutkan, jika hanya menimbulkan ketidakrukunan, lebih baik jangan ada bantuan.

Menurutnya, membangun kekompakan di sebuah perusahaan bukan hal yang mudah dan membutuhkan waktu yang lama.

"Habis-habisan kami membangun 4.000-an orang jadi satu keluarga, satu barisan, satu komando untuk sejahtera bersama. Rusak karena bantuan-bantuan yang verifikasinya kami tidak paham," ungkapnya.

Selama ini, perusahaan tidak pernah dilibatkan dalam verifikasi BSU.

KULINER SOLO - Warung Spesial Sambal (SS) di Jl Ir Sutami No 13A, Jebres, Surakarta, Kamis (21/4/2016). (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

"Saya juga heran BSU (upah) untuk karyawan kok verifikasinya tidak lewat perusahaan," ujar Yoyok.

Jika BSU merata ke semua pegawai, Yoyok akan mencabut kebijakan  tersebut.

Apa saja yang diterima pegawai Waroeng SS?

Yoyok mengatakan, di luar gaji, para pegawai Waroeng SS memperoleh beberapa tunjangan.

Antara lain, beasiswa pendidikan untuk putra dan putri pegawai hingga tunjangan tempat tinggal.

"Personel SS di luar gaji ada beasiswa putra-putri pegawai, bantuan musibah keluarga, pembebasan utang pinjol, BPJS bulanan tidak memotong gaji (dibayari WSS), tunjangan kecantikan, tunjangan tempat tinggal," urainya.

Yoyok menegaskan di Waroeng SS tidak ada pengurangan gaji, tapi kenaikan sejak Agustus-September.

Sebelumnya, viral di media sosial Twitter sebuah surat yang ditandatangani oleh pemilik sekaligus Direktur Waroeng Spesial Sambal (SS) Yoyok Hery Wahyono.

Tertulis bahwa karyawan Waroeng SS yang telah menerima BSU sebesar Rp 600.000 akan menerima gaji dengan pengurangan Rp 300.000 per bulan untuk penerimaan periode November dan Desember.

Tertulis pula jika ada karyawan yang keberatan atau melawan keputusan maka dipersilakan menandatangani surat pengunduran diri.

Kemudian, disebutkan pula tentang pertimbangan kebijakan yang diambil, yakni demi keadilan dan pemerataan fasilitas kesejahteraan.

(TRIBUNNEWSWIKI/Putradi Pamungkas/Ka)



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer