Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari raya Saraswati adalah hari raya penting bagi umat Hindu dan khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan.
Saraswati adalah sakti Dewa Brahma, dianalogikan sebagai dewi yang cantik, simbol kecantikan atau ilmu pengetahuan. (1)
Dewi Saraswati adalah dewi yang menurunkan ilmu pengetahuan kepada manusia yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara dalam menjalani kehidupan.
Secara etimologi, kata Saraswati berasal dari kata saras yang artinya 'mata air', terus-menerus atau sesuatu yang terus-menerus mengalir, sedangkan Wati berarti 'yang memiliki'.
Hari raya ini mengandung makna turunnya ilmu pengetahuan sekaligus sebagai penghormatan terhadap Dewi Pengetahuan, yaitu Dewi Saraswati.
Baca: Hari Anak Perempuan Sedunia
Perayaan
Hari Saraswati dirayakan setiap 210 hari sekali atau 6 bulan sekali.
Perayaan hari Saraswati diperingati sebagai hari turunnya hari ilmu pengetahuan.
Pada hari Saraswati, umat Hindu memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati. (1)
Baca: Hari Kesehatan Mental Sedunia
Lambang
Dewi Saraswati dilambangkan dengan seorang dewi cantik bertangan empat dengan memegang alat musik, genitri, pustaka suci, serta bunga teratai.
1. Wanita cantik, simbol dari kekuatan yang indah, menarik, lemah lembut, mulia.
Terdapat semacam proses keinginan untuk mengadakan pendekatan secara utuh.
Pendekatan ini merupakan pendekatan terhadap Sang Dewi dengan menempuh proses belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.
2. Genitri, simbol keabadian dan tidak terbatasnya ilmu pengetahuan yang tidak akan habis untuk dipelajari.
Genitri digunakan untuk melakukan aktivitas ritual yang disebut dengan japa mantra.
3. Pustaka Suci atau Lontar, simbol dari ilmu pengetahuan suci.
Setelah ilmu pengetahuan didapat, penggunannya perlu disesuaikan dengan tepat dan berhasil, sehingga menghasilkan manfaat yang berguna bagi kehidupan orang banyak.
4. Teratai, simbol kesucian dari Ida Sanghyang Widhi Wasa.
Hal ini karena bunga teratai memiliki keunikan tersendiri yang hidup di tiga alam, alam lumpur, alam air, dan alam udara.
Maka hidup dari bunga teratai di tiga alam yaitu alam Bhur, Bwah, dan Swah yang disebut dengan tri buana.
Walaupun hidup dialam air, bunga teratai tidak basah sehingga dipakai simbol kesucian serta bebas dari keterikatan.
5. Angsa, simbol dari kebijaksanaan. Hidupnya angsa tersebut juga dialam tiga alam dunia (Bhur, Bwah, Swah) air, darat, dan, udara sebagai lambang kuasa dari Ida Sanghyang Widi Wasa.
Angsa dalam mencari makan dapat memisahkan antara makanan dan lumpur.
Dengan demikian angsa memiliki sifat wiweka yang tinggi, dapat membedakan yang baik dan buruk, benar dan salah.
6. Alat musik, simbol budaya tinggi. Kesenian merupakan alat penghibur di saat pikiran sedang kacau/kegelapan.
Dalam hal ini ilmu pengetahuan dilambangkan sebagai alat musik yang bisa menghibur dikala kegelapan. (2)
Baca: Hari Pacar Nasional (Boyfriend Day)
Aturan dalam Hari Raya Saraswati
Berikut aturan dalam perayaan Hari Raya Saraswati.
1. Upacara pemujaan Saraswati dilakukan pada pagi hari atau sebelum tengah hari.
2. Sebelum upacara Saraswati dan sebelum lewat tengah hari, tidak diperbolehkan membaca atau menulis mantra dari kesusastraan.
Bila melanggar, hasilnya tidak mendapat kerta wara Nugraha Sanghyang Aji Saraswati.
3. Bagi umat yang melaksanakan Brata Saraswati secara penuh, tidak diperkenankan membaca dan menulis selama 24 jam.
4. Dalam mempelajari segala ilmu pengetahuan pangweruh agar senantiasa dilandasi dengan hati yang jernih serta pikiran astiti bakti kehadapan Hyang Saraswati dan termasuk merawat perpustakaan, baik berupa buku-buku dalam segala jenis maupun lontar-lontar yang dimiliki. (2)