Pemerintah Jajal Program Konversi Gas Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas menata tabung gas LPG berukuran 3 kg di agen gas Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/1/2020). Pemerintah ingin membatasi penyaluran dan penyesuaian harga elpiji 3 kg.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, pemerintah menguji coba program konversi gas elpiji 3 kilogram ke kompor listrik di beberapa daerah.

Airlangga menjelaskan, pemerintah akan meninjau program tersebut setelah uji coba selesai.

"Itu sedang dilakukan piloting (uji coba) di beberapa daerah, antara lain Bali dan Solo, nanti kita review setelah piloting jalan," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/9/2022), dikutip dari Kompas.com.

Airlangga mengatakan, program tersebut sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo, tetapi ia menegaskan kelanjutannya masih menunggu hasil uji coba.

"Ya itu sudah dilaporkan dan ini menunggu piloting," ujar dia.

Baca: Antisipasi Migrasi Pengguna Elpiji 12 Kg, Pertamina Kaji Kebijakan Beli Gas 3 Kg Pakai MyPertamina

Seperti diketahui, dalam program konversi elpiji ke kompor induksi, PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat miskin pengguna listrik 450 VA beralih menggunakan kompor induksi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan program konversi elpiji ke kompor induksi ini, dalam hal penggunaan listriknya menggunakan jalur khusus, berbeda dengan daya listrik yang terpasang pengguna.

Dia mengatakan, memasak dengan menggunakan kompor induksi lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan kompor elpiji 3 kg.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer